Keimanan Islam Menjerumuskan Arab Palestina Dalam Tragedy !!!
                                                            
Kekurangan dalam ajaran Islam yang sangat penting yang tidak diajarkan
atau lupa diajarkan Allah adalah tentang falsafah sang Buddha:

"Janganlah mencubit seseorang kalo kamu tak mau dicubit"
"Janganlah membunuh kalo kamu tak mau dibunuh"
"Janganlah memfitnah kalo kamu tak mau difitnah"
"Janganlah menipu kalo tidak mau ditipu"

Akibat fatal umat Islam Palestina menterror orang2 Yahudi padahal kalo
diterror balas, mereka teriak2.

Berdasarkan ketentuan UN, setiap negara yang baru mendapatkan
kemerdekaannya, wajib menghormati hak2 pilihan semua warga yang
tinggal diatas tanah tsb untuk menjadi warganegara atau memilih lainnya.

Demikianlah, sewaktu 1947 Israel mendapatkan kemerdekaannya, maka
warga2 keturunan Arab Islam ini seharusnya otomatis menjadi
warganegara Israel sesuai dengan peraturan UN tsb.  Namun tragedy
terjadi, Yasser Arafat dengan keimanan Islamnya yang tinggi menolak
kewarganegaraan Israel, dan dia mengajak dan membujuk semua keturunan
Arab Islam untuk keluar dari Israel dan menentang berdirinya negara
Israel bahkan memerangi negara yang baru berdiri ini.

Akibatnya 2 juta Arab Islam keluar dari Israel dengan long march
menuju ke Libanon untuk melakukan terror2 dan perang gerilya
menumbangkan negara baru Israel dalam pengasingannya.

Pemerintah baru Israel berusaha negosiasi Yasser Arafat untuk kembali,
dan selama dalam pengasingan ini, pemerintah baru Israel terus
mensupplai makanan kepada Arab Islam ini agar tidak kelaparan.

Apa daya, maksud mempersatukan Israel gagal karena ajaran Islam yang
menyesatkan Arab2 ini yang justru menuntut orang2 Yahudi keluar dari
Israel dan memberikan tanah itu kepada Arab2 Islam.

Bantuan Israel akhirnya dihentikan setelah pecahnya perang terbuka,
dan supply makanan untuk orang2 Arab Islam ini ditanggung oleh Amerika
dan UN.  Akhirnya Amerika mendamaikan melalui perjanjian Camp David,
namun perjanjian inipun dikhianati oleh Arab2 Palestina.  Akhirnya
perang pecah akibat Arab2 Palestina menolak hidup berdampingan dengan
orang Yahudi dan orang kafir.

Sekarang bantuan Amerika terpaksa dikurangi untuk dihentikan karena
tak ada gunanya mendukung mereka yang sudah diracuni jiwa terror dari
keimanan Islamnya.

Beda lagi dengan kondisi di Indonesia, sejak berdirinya negara ini,
warga keturunan Cina, Arab, dan Belanda seharusnya juga otomatis
mendapatkan kewargaan negaranya, namun tidak demikian yang dilakukan
Sukarno, banyak keturunan Cina, Arab, dan Belanda tidak diberikan
status kewargaan negara yang otomatis, mereka dipaksa melamar atau
mengajukan lamaran untuk menjadi warganegara Indonesia melalui
pengadilan sehingga mereka diharuskan mengorbankan ber-juta2 rupiah
dengan waktu ber-tahun2 pemerasan untuk akhirnya mendapatkan surat
kewargaan negara yang harus diperpanjangnya setiap 5 tahun.

Sangatlah berbeda perlakuan Israel kepada Arab2 Islam ini, perlakuan
RI kepada keturunan asing lebih biadab dibandingkan Israel, namun
nyatanya Arab2 Islam tidak berterima kasih, dan akhirnya dunia juga
tidak lagi bersimpati kepada Arab2 Islam di Israel atau Palestina ini.

Dengan kebiadaban2 yang telah dilakukan Arab2 Palestina ini kepada
orang2 Yahudi dan juga kepada bangsanya sendiri, akhirnya kita sama2
menyaksikan, hidup mereka dalam chaos, saling membunuh antar sesama
islam, main peras memeras sesamanya, jangan bicara listrik dan air
bersih, bahkan untuk makan hari2 saja mereka harus menunggu selundupan
bantuan dari perbatasan.

Cepat atau lambat, Arab2 Islam diwilayah bekas tanah Palestina ini
akan mati semuanya tanpa perlu dibunuh melainkan mereka saling bunuh
sendirinya dan tidak ada yang perlu diprotest karena keimanan mereka
memang menjerumuskan mereka sendiri kedalam bencana yang disediakan
Allahnya.

Hidup nya sudah jelas2 tergantung orang Yahudi, tetapi keimanannya
mewajibkan untuk membunuh dan memusnahkan Yahudi, wajar kalo akhirnya
Yahudi menghindari diri tidak mau jadi korban pembunuhan. Sebagai
gantinya membunuh Yahudi akhirnya mereka saling membunuh sendiri. 
Memang Islam sebagai ajaran maha biadab haruslah dimusnahkan awalnya
dari wilayah ini.

Berita2 mengenai Palestina sudah tidak lagi menjadi bahan berita bagi
semua media didunia, dan hal ini berarti tragedy mengerikan sedang
berlangsung disana, namun siapa yang mau disalahkan????  Hanya
keimanan, kepercayaan, dan agama Islam saja yang bisa disalahkan bukan
pihak lainnya. 

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke