Ya benar sekali, kasihanilah TKW di luar negeri, mereka semua seperti TELOR 
diujung tanduk, tak ada RUU yang melindungi mereka, jadi jangan bikin RUU yang 
memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kita.


FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah 
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur 
119:105 -106)
 
Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath 
and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)

--- On Tue, 9/23/08, Si Djampang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Si Djampang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Fwd: TKI Diperkosa Majikan di Arab Saudi
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], zamanku@yahoogroups.com, [EMAIL 
PROTECTED]
Date: Tuesday, September 23, 2008, 1:42 AM







Menyedihkan sekali !!

Daripada ngeributin RUU Porno - Mending DPR tuh membahas RUU yg bisa melindungi 
para TKW,
yg notabene adalah putri putri Ibu Pertiwi (Saudara saudara kita juga, 
sebangsa, setanah air dan se-agama)

Ini bukan kasus pertama - dan saya yakin bukan kasus terakhir.


---------- Forwarded message ----------
From: awind <[EMAIL PROTECTED] nl>
Date: 2008/9/22
Subject: [nasional-list] TKI Diperkosa Majikan di Arab Saudi
To: nasional-list@ yahoogroups. com








Pemerintah RI kelihatannya sampai saat ini kurang memperhatikan warganya di 
dalam negeri maupun di luar negeri. Peristiwa yang menimpa pekerja TKI yang 
ditayangkan di bawah merupakan kejadian yang berulang kali dan sepertinya sudah 
menjadi kebiasaan. Mungkin sudah dianggap biasa oleh penguasa RI makanya terus 
kurang diperhatikan. Kejadian serupa juga sering kita dengar di dalam negeri 
sendiri. Kiranya apa yang diucapkan oleh orang bijaksana perlu dicamkan untuk 
direnungkan yaitu: "Guru kencing beridiri murid kencing berlari". 
 
http://www.liputan6 .com/news/ ?id=165533&c_id=3
 

 
TKI yang diperkosa majikan di Arab Saudi.

22/09/2008 13:05 - TKI
TKI Diperkosa Majikan di Arab Saudi


Liputan6.com, Jakarta: Seorang tenaga kerja Indonesia lagi-lagi mengalami nasib 
buruk. Bunga, bukan nama sebenarnya, diperkosa sang majikan saat bekerja di 
Jeddah, Arab saudi. Akibatnya, perempuan berusia 30 tahun itu hamil delapan 
bulan. Sementara sang majikan tetap bebas karena Bunga tidak tahu cara melapor 
ke polisi.
Nasib Bunga semakin terpuruk. Ketika pulang ke Tanah Air dua pekan lalu untuk 
minta perlindungan keluarga, Bunga justru diceraikan sang suami. Nahasnya pula, 
tujuh bulan gaji Bunga juga belum dibayar hingga kini. Padahal pendapatan 
itulah harapan Bunga satu-satunya untuk bisa menghidupi diri dan bayinya 
beberapa waktu ke depan.(YNI/Nova Rini dan Nurwanto) 

 
 














      

Kirim email ke