http://www.gatra.com/artikel.php?id=118998


Amrozi Ingin Kawin Lagi


Cilacap, 1 Oktober 2008 11:56
Amrozi, salah satu dari tiga terpidana mati kasus Bom Bali I yang kini mendekam 
di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa 
Tengah, enggan berkomentar soal eksekusi.

"Jika tanya eksekusi, `tak bom lagi nanti (aku bom lagi nanti --Red)," katanya 
bercanda kepada wartawan usai salat Idulfitri 1429 H di Lembaga Pemasyarakatan 
(LP) Batu, Nusakambangan, di Cilacap, Rabu (1/10).

Menurutnya, jika tidak jadi dieksekusi dirinya akan menikah lagi. "Jika Allah 
memberikan umur panjang, saya ingin kawin lagi karena dalam Islam kan boleh 
punya istri empat orang," katanya.

Disinggung mengenai calon istri ketiganya, karena sebelumnya Amrozi telah 
memiliki dua istri, Rachmawati dan Khoriyana, Amrozi justru menunjuk Ustad 
Hasan A Makarim dari Majelis Ulama Indonesia Cilacap. Menurutnya, Ustad Hasan 
mengetahui rencananya tersebut. "Ustad ini yang tahu," katanya, menegaskan.

Sementara mengenai rencana eksekusi, Amrozi mengaku tidak pernah memikirkannya. 
Bahkan, dia justru balik bertanya kepada wartawan, apakah wartawan siap mati. 
"Soal eksekusi, berpikir pun saya tidak pernah. Saya sekarang tanya, apakah 
Anda siap mati?" tanyanya balik.

Menurutnya, masalah kematian, hanya Allah yang mengetahuinya dan kalau memang 
ada eksekusi, para eksekutornya akan dilaknat Allah.

Amrozi merasa yakin jika dirinya dieksekusi, pasti akan ada yang membalasnya. 
Namun dia tidak mengatakan siapa yang akan membalas. "Tidak usah saya katakan 
siapa yang membalasnya," katanya. [EL, Ant] 

Kirim email ke