Di Swedia tidak ada peraturan seperti di Indonesia yang menyatakan  jemaat 
harus lebih dari 60 baru bisa mempunyai tempat atau rumah ibadah dan kalau 
orang Kristen kumpul-kumpul seperti biasa mereka lakukan yaitu kebaktian sesama 
 tetanga didemontrasi dilempar batu, digobrak-gabrik oleh golongan Islam. 
Polisi datang terlambat setelah ada kerusakan besar. Untung kalau mereka 
datang.  Penghuni  rumah disuruh pindah,  karena mereka bilang ada usaha   
memurtadkan umat Islam.  Macam-macam saja alasan yang dibuat. 

Kalau orang Swedia tahu keadaan di Indonesia,  mungkin mereka akan berpikir 3 
atau 4 kali. Di Swedia apartmen biasa dipakai oleh  kaum muslim untuk shalat, 
dzikir  dsbnya, tetapi setelah jam 22.00 harus tenang.

Kelihatannya Indonesia akan menjadi negara  teokrasi, lihat saja pidato Hassan 
Wirayuda di  Sidang Umum PBB beberapa waktu lalu.

  ----- Original Message ----- 
  From: phyllobates.terribilis 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Thursday, October 02, 2008 12:41 PM
  Subject: [zamanku] Re: Umat Islam RI di Stockholm Beridul Fitri Selasa


  --- In zamanku@yahoogroups.com, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > http://ramadan.detik.com/read/2008/09/30/031401/1014180/631/umat-
  islam-ri-di-stockholm-beridul-fitri-selasa
  > 
  > Selasa, 30/09/2008 03:14 WIB 
  > Umat Islam RI di Stockholm Beridul Fitri Selasa 
  > Eddi Santosa - detikRamadan
  > 
  > 
  > 
  > Stockholm - Umat Islam Indonesia di Stockholm malam ini sudah mulai 
  takbiran dan akan merayakan Idul Fitri besok, Selasa (30/9/2008).
  > 

  *** Umat Islam takbiran di negeri kafir Swedia. Orang Kafir boleh 
  rayakan Natal besar besaran gak di Arab Saudi?



   

Kirim email ke