"Jadi, sekali lagi tampaknya ayat-ayat bible di atas ada baiknya dikategorikan 
sebagai dongeng saja dan bukan dalam kategori kitab suci."
 
Kitab suci memang dongeng yang bercampur sejarah, Anda lihat Mahabaratha kan 
juga termasuk kitab suci. Perjanjian Lama berisi dongeng memang betul tetapi 
juga ada yang berisi sejarah terutama bagian-bagian mulai dari kitab raja-raja. 
Jangan lupa sejarah juga sebagian berisi dongeng karena kejadian sebenarnya 
tidak pernah diketahui dengan pasti dan apa yang menurut orang di jaman dulu 
benar di jaman sekarang dilihat sebagai dongeng. 
Yang membedakan kitab suci yang benar dan kitab suci yang tidak benar adalah 
kejujuran dan kepandaian orang yang menulis pada waktu itu. Diperlukan 
kejujuran dalam menulis kitab suci sehingga kitab itu bukan contekan bukan 
rekayasa tetapi sungguh-sungguh keluar dari pikiran yang terilhami. Diperlukan 
kepandaian dalam menulis kitab suci karena hanya orang pandai yang dapat 
membedakan mana bohong dan mana benar dan orang pandai pasti bukan orang buta 
huruf karena orang buta huruf tidak mungkin dapat menyerap pengetahuan yang 
membawa pada kearifan.
Di dunia ini hanya ada satu kitab suci yang ditulis dengan tidak jujur, banyak 
contokan dari kitab lain dan dihasilkan oleh orang buta huruf, yaitu al-Quran 
karena itu ada baiknya al-Quran jangan dilihat sebagai kitab suci.
Membaca kitab suci yang benar adalah menangkap pesan yang dikandung dalam kitab 
tersebut yang dapat dilakukan dengan cara membaca dalam hati bukan membaca 
keras-keras seperti orang buta huruf yang berlagak pandai membaca. Karena itu 
hentikan membaca kitab suci dengan suara keras-keras apalagi dengan menggunakan 
pengeras suara karena membaca seperti itu bukan membaca kitab suci tetapi 
membaca kitab mantra aba kadabra.
Salam 


        hasEML = false;
    


--- On Sat, 10/11/08, Budi P <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Budi P <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Kisah Nuh dalam Bible
To: "Yogi Triyuniardi" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "riri cute" <[EMAIL PROTECTED]>, 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "cah ayoe" <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "hidayahnet" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "muskita wati" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL 
PROTECTED], "RULUTO" <[EMAIL PROTECTED]>, "Budi P" <[EMAIL PROTECTED]>, "Batul" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "rizal lingga" <[EMAIL PROTECTED]>, "wirajhana eka" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]>, "Andik Yudiarto" <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "majulah indonesia" <[EMAIL 
PROTECTED]>, zamanku@yahoogroups.com, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], "Ulil
 Abshar-Abdalla" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "anggun" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Purwanto PDC" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], "Hikayat Dunia" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, October 11, 2008, 9:45 AM



Sebuah kitab suci, seharusnya menyatakan sejarah dan hal-hal yg dapat dipercaya 
kebenarannya.

Ada beberapa keanehan dalam kisah Nuh menurut bible, namun gue akan 
mengutarakan dua keanehan.
Hal ini gue utarakan karena hal ini dapat diperdebatkan secara ilmu pengetahuan.

I. Ketidakmungkinan segala binatang di bumi untuk masuk ke kapalnya Nuh

Menurut bible, Nuh membangun kapal sebesar 300x50x30 hasta dan segala binatang 
dibumi masuk ke dalamnya. 
Berdasarkan 1 Raja-Raja 6:6 ( 
http://www.sabda.org/sabdaweb/bible/verse/?b=11&c=6&v=6 ), ukuran tersebut 
setara dengan 135x 22.5 x 13.5 m.

Kejadian
9:8 Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama 
dengan dia:
9:9 "Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan 
keturunanmu,
9:10 dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: 
burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama 
dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi.

Dari pernyataan ayat itu, tampaknya kita boleh aja gak percaya ayat tersebut, 
karena secara logika, segala binatang di bumi tidak mungkin masuk ke kapal 
dengan ukurang tersebut

Gue kutip dari : 
http://www.dephut.go.id/INFORMASI/MKI/06VI/06VIGajah%20terakhir.htm pada alinea 
kedua

Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan tropis terluas ketiga di dunia 
setelah Brazil dan Zaire. Posisi ini menempatkan Indonesia sebagai negara 
mega-biodiversity. Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis atau 17 % satwa dunia 
terdapat di Indonesia walaupun luas Indonesia hanya 1,3 % dari luas daratan 
dunia. Sebanyak 515 jenis mamalia, 1539 jenis burung, dan sebanyak 45% ikan 
dunia hidup di Indonesia. Kebanggaan ini membuat kita terlena dalam pemanfaatan 
sumber daya hutan yang mengarah pada pemanfaatan tidak rasional dan tidak 
bijaksanan. Hal ini mengakibatkan dikenalnya Indonesia sebagai negara dengan 
daftar panjang tentang satwa liar yang terancam punah. Hingga saat ini jumlah 
jenis satwa liar Indonesia yang terancam punah adalah 104 jenis burung, 19 
jenis reptil, 60 jenis ikan, 29 jenis invertebrata, dan 128 jenis mamalia 
termasuk Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus ) di dalamnya.


DI Indonesia aja udah ada diperkirakan 300.000 jenis hewan. Dapatkah loe 
percaya gajah yg memiliki panjang 3m, gorilla yg besarnya 1,5m, jerapah yg 
panjangnya 2m, badak, sapi, buaya, harimau, singa, macan tutul, cheetah, lemur, 
beruang, antelop, penguin, etc semuanya bisa masuk ke kapal tersebut.

Lantas dari mana tuh caranya penguin, beruang kutub bisa datang ke negerinya 
Nuh untuk hanya sekedar masuk kapalnya Nuh ?

Tampaknya ayat bible tersebut tidak make-sense dan tidak 




II. Masih ada makhluk hidup dan manusia yang hidup didunia pada saat kejadian 
Nuh selain yang ada di dalam kapalnya Nuh


Dan Alkitab berkata bahwa seluruh makhluk hidup yang ada dibumi akan mati oleh 
air bah

Kejadian 8:9
8:9 Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan 
pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh 
bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan 
dibawanya masuk ke dalam bahtera.

Kejadian

6:12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia 
menjalankan hidup yang rusak di bumi.
6:13. Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri 
hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi 
Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat 
berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.
6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, 
lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta 
dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu 
bertingkat bawah, tengah dan atas.
6:17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk 
memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di 
bumi akan mati binasa.


Nah, untuk menguji apakah Alkitab benar atau tidak. Tugas kitalah untuk melihat 
sejarah.
Hal yang pertama kali diuji adalah, siapa saja yang hidup di zaman Nabi Nuh ? 
Dan apakah mereka musnah juga ?

BErdasarkan fakta arkeologis, bahwa ternyata diluar kisah banjir nabi Nuh 
tersebut pada kurun waktu yang sama, ditemukan adanya peradaban lain yang masih 
berjalan. Peradaban Mesir dan Mesopotamia sudah dimulai sejak jaman Neolotikum 
(8000 – 7000 SM) dan masih terus berlanjut sampai pada masa setelah banjir 
besar (thn 4000 SM). Orientalis Morris Buckey berdasarkan data dan temuan 
arkeologis modern juga menyatakan ada peradaban-peradaban di berbagai belahan 
dunia yang nyatanya tetap eksis hingga generasi-generasi berikutnya. Sezaman 
dengan banjir nabi Nuh, sejarah Mesir kuno tengah menapak fase pertengahan 
pertama sebelum dinasti kesebelas, sementara Babilonia dikuasai oleh dinasti Ur 
II. Peradaban kuno tetap lestari dan tidak mengalami keterputusan sejarah 
ataupun binasa total seperti yang dikatakan kitab Kejadian tersebut.

Bisa juga baca-baca di sini : http://id.wikipedia.org/wiki/Timur_Tengah_Kuno


Fakta lain juga bisa baca disini

http://www.cyprus-property-sales-resales.com/Cyprus_Real_Estate_Sales/Cyprus_Real_Estate_History.htm

atau disini

http://www.telusplanet.net/public/dgarneau/euro4.htm

8,600 B.C.  

At Muretbet, Iraq evidence suggests people until 7,300 B.C. continuously occupy 
this site.  During this period they evolved from semi-nomads' hunters and 
fishers to farmers' villagers.  The Syria, Palestine and Iraq people are 
hunting and fishing using Natufian type stone tools.  This cultural tool kit 
lasted to about 5,000 B.C. 


The Huaxia people have been identified with the North Asian Mongolian group.  
The Huaxia group (or confederation of tribes) of Neolithic ancients are living 
along the Yellow River (8,000-2,100 B.C.) who formed the nucleus of what later 
became known as the Han group in China.  The Han Chinese make up 92% of the 
population of China


Jadi, sekali lagi tampaknya ayat-ayat bible di atas ada baiknya dikategorikan 
sebagai dongeng saja dan bukan dalam kategori kitab suci



      

Kirim email ke