SBY Kumpulkan Pengusaha Keturunan Tionghoa Untuk Diperas           
                         
Kehidupan negara bisa berlangsung dari pembayaran pajak rakyatnya, dan
di Indonesia rakyat yang bayar pajak itu 80% berasal dari keturunan
pengusaha Tionghoa, 10% dari pengusaha asing lain seperti perusahaan2
minyak dan tambang, sisanya 10% barulah dari pengusaha2 pribumi yang
kebanyakan berasal dari group Cendana.

Proporsi pembayar pajak bukanlah gambaran pelayanan negara diutamakan,
justru sebaliknya dari kelompok mayoritas pembayar pajak yaitu
keturunan pengusaha Tionghoa lebih banyak didholimi, gereja mereka
dibakar, dilarang berdiri, ditutup jalan masuknya, sekolah2 mereka
dipaksa mengajarkan agama Islam meskipun tidak ada murid2 beragama
Islam.  Dan lebih keji lagi, amoy2 mereka diperkosa massal sambil
toko2 mereka dijarah apabila pemerintah membutuhkan dana.

SBY dalam rangka krisis ekonomi yang makin parah sekarang kembali
mengundang ratusan pengusaha Tionghoa untuk dibujuk secara paksa agar
ikhlas pajak mereka dinaikkan meskipun sekurity dan kehormatan mereka
tidak diperbaiki dan tetap di-injak2 seperti layaknya orang kafir yang
tidak dihargai.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke