Jangan Namakan Zakat, Namakanlah Upeti Atau Pungli !!!
                                        
Zakat itu kata suci meskipun perbuatannya sama sekali tidak terpuji.
Ada ulama menganggap bahwa Zakat cuma ditarik setiap tahun, tapi kotak
zakatnya diletakkan dimeja lurah setiap hari, kotak zakat juga
diletakkan dimeja jendral polisi setiap hari, kotak zakat juga
diletakkan dipintu masuk RT/RW setiap hari.  Jangan dilupakan,
di-pengkolan2 jalan juga setiap hari diletakkan kotak zakat.

Toko2 Cina, Gereja, Kuil, Kelenteng, Candi, Pura..... semuanya wajib
bayar zakat kalo rumah ibadah yang disucikannya mau selamat dari
pembakaran.  Bahkan yang bayar zakat sekalipun tidak jarang tetap
terbakar, karena ada aliran lainnya yang tidak kebagian zakat sehingga
membakarnya.

Quran menyatakan zakat itu untuk menolong orang miskin, tapi definisi
miskin itu oleh Hadist dijelaskan dengan jelas yaitu seorang ibu yang
menggoreng batu. Jadi kalo anda menggoreng singkong belum termasuk
orang miskin.  Dengan kata lain, Islam menarik zakat juga dari orang
miskin, yang penting ikhlas.


> "edy prayitno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Salam dari mualaf.
> KAlau begitu anda sudah mengaburkan ...
> pengertian zakat dan upeti.. kalau semua
> upeti anda samakan dengan zakat ...ini yg
> jadi maslah.


Oooo... yang salah itu bukan saya, tapi anda, karena yang narik zakat
itu adalah umat Islam yang mengerahkan muda mudinya untuk berjihad
menarik zakat.

Boleh jadi istilah upeti bisa digunakan untuk mengganti kata zakat,
tapi karena penyelenggaranya dari mesjid dan dilakukan oleh umat
Islam, maka mereka jelas lebih tahu, lebih paham, bahwa memaksa orang
untuk memberi uang, lebih manjur pakai nama zakat sehingga semuanya
merasa takut untuk enggak bayar.

Tapi kalo anda ganti namanya jadi "Upeti", selain enggak ada yang mau
bayar, malah anda bisa ditangkap polisi dituduh "pungli" dan gantian
diperas.  Dengan tuduhan "Pungli" anda masuk melanggar hukum dan
berhak menikmati penjara.

Itulah gunanya memahami Islam, agar bisa memeras orang lewat, kita
namakan "zakat".  Setiap orang tahu Zakat = pemerasan, zakat=
perampokan, tapi karena asalnya dari Quran, siapa yang berani protest???

FPI juga menjarah dan kemudian menghancurkan warung2 yang dituduhnya
melanggar UU puasa tak ada yang berani melawan, coba bayangkan kalo
penjarahan dan penghancuran ini tidak pakai landasan Quran, jangan
harap sipemilik warung enggak melawan...... !!!  Itulah sebabnya,
Islam itu manjur untuk merampok, manjur untuk menjarah, manjur untuk
menterror, pokoknya semua yang jelek2 asal pakai nama Islam dijamin
selamat.

Yang salah itu bukanlah pelakunya, tapi ajarannya yang sangat
bermanfaat untuk memberi nafkah kepada pelaku2nya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke