Pecat Semua Guru Agama Untuk Selamatkan Dana Pendidikan !!!
                                             
Pengajar Agama bukanlah guru dalam dunia pendidikan, KARENA:
Guru mendidik dengan standard yang sama.
Pengajar Agama mendidik murid dengan standard yang berbeda.

Pengajar Agama bukanlah guru tetapi disebut Imam/Uztad/Pendeta/Pastor.


Dalam dunia pendidikan, murid dipersiapkan untuk memiliki ketrampilan
dalam mencari nafkah yang bebas dari ketergantungan.

Dalam dunia agama, umat (bukan murid) dididik untuk memiliki keimanan
yang harus pasrah menggantungkan nasibnya kepada yang disembahnya.

Pengajar agama dalam agamanya disebut berkhotbah.
Guru dikelas dalam pendidikan formal disebut sebagai "Guru"

Pengajar agama dalam berkhotbah memiliki jalur sistem penggajian yang
berbeda institusinya.

Guru dalam sekolah formal memiliki sistem karir dan penggajian melalui
departement pendidikan.

Gaji guru sekolah formal budgetnya berasal dari Dept. Pendidikan.
Gaji Imam/Uztad/pendeta/pastor budgetnya berasal dari umat dan
mendapat subsidi dan pengawasan dari Dept.Agama.

Management dan Administrasi negara keseluruhannya jadi dikacaukan
apabila dua institusi yang berbeda saling mencampuri tanpa ada rambu2
yang jelas.  Korupsi atau kebocoran2 akan berlangsung tanpa bisa ditambal.

Konflik managerial antara pendidikan formal dan pendidikan agama tetap
sengaja dipelihara untuk melanggenggkan korupsi uang negara yang tidak
bisa dikontrol oleh siapapun juga.

Sudah waktunya, semua gaji guru agama dihentikan dan dikembalikan
kepada masing2 institusi agamanya untuk sistem penggajiannya yang
tidak dimasukkan dalam budget pendidikan formal.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke