Selama tidak memaksakan harus cuma ada satu agama saja, maka siapapun
yang membiayainya tidak masalah.  Apa salahnya Amerika membiayai
gerakan anti-polusi, anti-obat bius dan segala yang kriminal ???

Membiayai bantuan untuk kerukunan dan keamanan bukan hal yang salah,
barulah menjadi salah kalo membiayai kerusuhan untuk memaksakan
tegaknya hanya Syariah Islam dengan membakar mesjid Ahmadiah,
mengobrak abrik pengajian Islam Saptamarga, menjarah harta benda umat
sesama Islam Ahmadiah, memperkosa massal amoy2, dan menjarah toko2 Cina.

Bantuan Amerika memang banyak dan tidak dirahasiakan karena bantuan
itu kebanyakan berupa bantuan obat2an, bantuan pendidikan, bantuan
teknologi, dan bantuan kemanusiaan.  Kesemua bantuan Amerika sama
sekali tidak ada salahnya.



--- In zamanku@yahoogroups.com, edogawa2000 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya rasa bukan Arab Saudi yang mendanai FPI, karena mereka sendiri 
> tidak menyukai FPI ataupun HTI dan MMI. Saya justru lebih curiga mereka 
> di danai oleh IRAN, Taliban Afganistan serta PAKISTAN. atau mungkin
juga 
> Palestina.
> melihat kiblat perjuangan mereka mengarah ke negara negara tersebut.
> 
> Sunny wrote:
> >
> > Refleksi: Bagaimana kalau FPI dan konco-konco dibiayai oleh Arab
Saudi?
> > http://kabarindonesia.com//berita.php?pil=14&dn=20081020172626 
> > <http://kabarindonesia.com//berita.php?pil=14&dn=20081020172626>
> > *Habib Rizieq: AKKBB Didanai AS*
> > *Oleh : Aldy Hoki*
> >
> > 20-Okt-2008, 17:26:26 WIB - [*www.kabarindonesia.com*]
> >
> > */KabarIndonesia,/* JAKARTA – Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan 
> > Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) diduga dibiayai oleh Amerika
Serikat 
> > dalam setiap kegiatannya.
> >
> > Hal itu dikatakan terdakwa kasus insiden Monas, Ketua Front Pembela 
> > Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dalam pembacaan pledoi atau pembelaan 
> > pada persidangan lanjutan kasus insiden Monas di Pengadilan Negeri 
> > Jakarta Pusat, Senin (20/10).
> >
> > Ia mengatakan, sejumlah LSM asing milik AS seperti Asia Foundation
dan 
> > USAID diduga mendanai sejumlah LSM di Indonesia, termasuk AKKBB. 
> > Ditegaskan, AS mendanai Indonesia sekitar US$ 60 juta pada 2004, US$ 
> > 78 juta pada 2005, US$ 84 juta pada 2006, US$ 96 juta pada 2007, US$ 
> > 143 juta pada 2008 dan direncanakan sebesar US$ 184 juta pada 2009. 
> > "AKKBB didanai oleh AS," tandas Rizieq.
> >
> >
> >
> > */Blog: /**/http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com//* 
> > <http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/>
> > */Alamat ratron (surat elektronik): /**/[EMAIL PROTECTED]/* 
> > <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> > /*Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:*
> > /*/www.kabarindonesia.com/* <http://kabarindonesia.com//>
> >
> >
>


Kirim email ke