Yang celaka ialah yang selalu sengara karena percaya pada tipuan Abunawas dari 
gurun pasir.

  ----- Original Message ----- 
  From: tawangalun 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, October 21, 2008 11:02 AM
  Subject: [zamanku] Re: Pengungsi Ahmadiyah di Mataram Minta Suaka ke AS


  Kan kalau ke Amrik pikirnya bisa nanti bakal bisa dapet gaji 
  Dollar,jadi ada untungnya juga diserang Rizik itu.Cino2 dulu dg 
  bilang bahwa diperkosa sekarang sudah enak di AS sana.Jadi sengsara 
  membawa nikmat namanya.

  Shalom,
  Tawangalun.

  - In zamanku@yahoogroups.com, "bobysuprijadi" <[EMAIL PROTECTED]> 
  wrote:
  >
  > Saya pikir minta suakanya nga perlu jauh jauh minta aja suaka ke
  > Provinsi Sulawesi Utara/Manado...aman deh kalo disana atau minta 
  suaka
  > ke kantong kantong NU juga beres...gitu aja kok repot
  > 
  > salam boby
  > --- In zamanku@yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote:
  > >
  > > Jawa Pos
  > > [ Sabtu, 18 Oktober 2008 ] 
  > > 
  > > 
  > > Pengungsi Ahmadiyah di Mataram Minta Suaka ke AS 
  > > 
  > > 
  > > MATARAM - Ratusan warga Ahmadiyah yang saat ini mendiami lokasi
  > pengungsian di Jalan Transito, Mataram, mulai jenuh hidup tanpa
  > kejelasan. Kepada perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS)
  > Surabaya yang mengunjungi pada Kamis (16/8), mereka meminta suaka 
  agar
  > dapat hidup normal di negara Paman Sam itu.
  > > 
  > > Ketua Pengungsi Ahmadiyah Mursidin mengatakan, warga Ahmadiyah di
  > pengungsian saat ini telah jenuh hidup sebagai pengungsi. Selama dua
  > tahun sembilan bulan mereka hidup dengan penuh kekurangan. 
  > > 
  > > Sebagai manusia normal, mereka ingin dapat hidup bermasyarakat di
  > mana saja. Bahkan, jika tidak diterima di negaranya, mereka bersedia
  > hidup di negara lain. ''Dalam pikiran kami, seolah sudah tidak ada
  > lagi tempat untuk hidup di negara sendiri. Karena itu, kami minta 
  agar
  > kami mendapatkan suaka ke AS,'' kata pria paruh baya itu di hadapan
  > Wakil Konsulat Jenderal AS di Surabaya Jeffri M. Loore dan sejumlah
  > staf konsulat yang lain. 
  > > 
  > > Kunjungan wakil Konsulat Jenderal AS itu memang bertujuan 
  mengetahui
  > kondisi pengungsi Ahmadiyah. Dalam kunjungan selama dua jam lebih 
  itu,
  > selain melihat kondisi pengungsian, mereka berdialog dengan sejumlah
  > pengungsi. Sejumlah hal ditanyakan, seperti kondisi kesehatan,
  > ketersediaan makanan, hingga pendidikan anak-anak pengungsi.
  > > 
  > > Sejumlah pengungsi mengungkapkan, kondisi mereka saat ini cukup
  > memprihatinkan. Selain kekurangan sandang dan pangan, mereka harus
  > hidup dalam ketakutan. 
  > > 
  > > Perwakilan Konsulat AS itu tidak banyak berkomentar soal keadaan
  > pengungsi, termasuk soal permintaan suaka ke AS. Mereka hanya 
  berjanji
  > akan menyampaikan keinginan para pengungsi tersebut kepada 
  pemerintah
  > AS. ''Nanti kami sampaikan semua ke negara kami,'' kata salah 
  seorang
  > staf konsulat Carissa Adamson kepada para pengungsi. (ms/jpnn/ru
  > >
  >



   

Kirim email ke