Berdebat Pecahkan Masalah Bukan Memasalahkan Yang Tidak Bermasalah
                      
Berdebat itu mengadu argument untuk memcahkan masalah bukan sebaliknya
memasalahkan hal2 yang tidak bermasalah atau hal2 yang tidak menjadi
masalah.

Yang jadi masalah di Indonesia hingga mendapat sanksi ekonomi dari
seluruh dunia Internasional pada pokoknya adalah pelanggaran2 HAM
seperti pemerkosaan massal amoy2, terror2 bomb Jihad, penjarahan toko2
Cina, pembakaran2 Gereja, pembakaran Mesjid Ahmadiah, penjarahan umat
Islam Ahmadiah, menghalalkan pembantaian umat Islam Ahmadiah, dan
masih lebih dari 1001 permasalahan yang merupakan pelanggaran2 HAM
oleh umat Islam yang diracuni ajaran2 Syariah biadabnya ini seperti
halnya memaksakan RUU Pornografi, memaksakan pelarangan Islam
Ahmadiah, dll.

Demikianlah permasalahan yang melanda RI sehingga dunia Internasional
telah melakukan berbagai kecaman, embargo, dan sanksi2 lainnya. 
Urusan agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Islam Sapta Marga, Islam
Rebo Wage, Islam Kejawen, Islam Ahmadiah dll kesemuanya tidak menjadi
masalah sehingga tak perlu dipermasalahkan.


> "edy prayitno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Betul mas.....bahkan rekan2 dimilis sebelah
> juga sudah mulai malas ngadepin GP yg selevel
> TK ini ...dia bisanya cuman ...debat gaya
> Chating dan olok2 kayak anak TK ...dan memang
> itu yg sengaja mereka terapkan dlm meladenin
> debat dengan muslim......jawab singkat2 dan
> olok2 Muhammad pedofili ..hanya itu , tetapi
> jika diajak debat secara serius soal ..Yesus
> ...Trinitas....Roh Kudus ...mereka ngacir /


Soal Yesus dan Trinitas bukan bahan perdebatan, sama halnya dengan
filem Superman tidak perlu kita perdebatkan disini karena hanyalah
hiburan semata.

Yang perlu diperdebatkan secara serius adalah urusan pembunuhan
terrorist dalam memusnahkan orang2 kafir, Yahudi, dan murtad dalam
rangka menegakkan Syariah Islam.  Hal inilah yang paling riskan untuk
dihadapi karena mengancam keselamatan banyak orang sehingga perlu
dibentuk kubu "War on Terror" diseluruh dunia kita sekarang ini.

Lalu kenapa Yesus yang mau anda debatkan ???  Apanya yang perlu kita
waspadai umat yang percaya Yesus ini???  Yesus khan enggak
memerintahkan umatnya membunuhi kafir dan menegakkan Syariah Islam
sehingga tak pernah jatuh korban2 seperti halnya dalam terror2 Islam ini.

Kita tak perlu pelajari ajaran Yesus, tak perlu pelajari apalagi
memahami Islam, yang paling perlu bagi kita semua adalah mengamalkan
menegakkan HAM demi perdamaian dan kedamaian semua umat manusia tanpa
mem-beda2kan agamanya.  Setiap umat beragama memilihi derajat dan hak
yang sama tak ada yang lebih mulia seperti ajaran Islam yang
memuliakan muslim dan menghinakan yang bukan muslim.

Sebagai muslim kita harus menegakkan HAM bukan menegakkan Syariah
Islam.  Sebagai muslim kita harus menghormati kepercayaan sesama
muslim seperti muslim Ahmadiah, muslim yang sudah tidak percaya lagi
kepada Allah, muslim murtad, kafir, Yahudi dll, kesemuanya harus
dihormati sama seperti menghormati sesama muslim itu sendiri.

Sebagai muslim kita bersalah kalo mem-beda2kan manusia atas dasar
agamanya, atas dasar keimanannya, karena kitapun kaum muslimin dan
muslimah sama2 tidak mau di-beda2kan.  Kalo kita tidak mau di-beda2kan
maka kitapun tidak boleh mem-beda2kan.  Orang kafir, yahudi dan orang2
murtad memiliki hak yang sama untuk menjadi pemimpin negara.

Bukankah nasihat saya ini lebih membawa perdamaian katimbang
memaksakan Syariah yang menyombong dengan mengangkat diri sendiri
dalam kemuliaan yang tidak mulia dimata yang lain yang bukan Islam ????

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke