mayoritas kan ngak harus bejat bung.........
kalau memang islam itu agama yang indah dan damai serta bisa membawa umatnya 
pada jalan suci, maka PSK dari islam tentu ngak akan ada. atau para pengemis 
yang ada dijalan dan juga mayoritas islam juga ngak bakal kita lihat lagi.

bung di bali saat ini juga banyak ada anak jalanan dan pengemis, saya pernah 
bertanya pada beberapa orang diatara mereka secara acak, mereka semua berasal 
dari luar bali dan beragama islam, ngak ada satupun yang mengaku orang bali, 
sebab kalau dia berani ngaku orang bali pasti akan saya ajak ngomong bali, nah 
itu mereka ngomong bali aja ngak bisa, bahkan logaknya pun bukan logat bali.

hehehehehe kasian ya islam, padahal dilain sisi orang islam banyak yang kaya 
dan pinter, tapi kenapa ya mereka cuek aja, atau mungkin mereka ngak punya atau 
ngak diajarkan bertoleransi ya........




________________________________
Dari: great pretender <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: zamanku@yahoogroups.com
Terkirim: Rabu, 22 Oktober, 2008 08:53:05
Topik: Re: Bls: [zamanku] Puluhan PSK dan Pelanggannya Diamuk


Lha, khan mayoritas di Indo itu muslim..
 
GP


2008/10/21 Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED] com>

Berarti sudah ngecek KTP PSK ????

--- On Tue, 10/21/08, Lanang Anom <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:

From: Lanang Anom <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Subject: Bls: [zamanku] Puluhan PSK dan Pelanggannya Diamuk
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Date: Tuesday, October 21, 2008, 4:49 AM 



betul selama ini kan yang jadi PSK termasuk yang dibali kebanyakan orang islam.
tahu kenapa karena orang islam itu bodoh dan gampang dibodohi, karena orang 
islam itu munafik, karena orang islam itu kere, karena orang islam itu mudah 
dihasut.




________________________________
 Dari: great pretender <great.pretender2000 @gmail..com>
Kepada: [EMAIL PROTECTED] .com
Terkirim: Selasa, 21 Oktober, 2008 10:23:14
Topik: Re: [zamanku] Puluhan PSK dan Pelanggannya Diamuk


Klo di cek KTPnya, pasti rata2x Islam tuh
 
GP


On Mon, Oct 20, 2008 at 11:49 AM, Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

Puluhan PSK dan Pelanggannya Diamuk Puting Beliung
  
TRIBUN BATAM
/ 
Senin, 20 Oktober 2008 | 07:12 WIB
NYARIS saja kesenangan harus dibayar dengan nyawa, kalau saja mereka tidak 
segera lari menyelamatkan diri. Hal itu terjadi ketika angin puting beliung 
tiba-tiba menyapu sebuah kompleks pekerja seks komersial (PSK) di Desa Pakis, 
Kecamatan Plumpang, Tuban, akhir pekan lalu. 

Meski selamat, para PSK dan pasangan-pasangan kencannya tersebut dihantui 
ketakutan ketika angin puyuh tiba-tiba menerbangkan atap-atap warung mesum yang 
berjajar di kompleks itu. Saking takutnya, mereka tak sadar berlarian 
meninggalkan pasangan kencannya dengan pakaian seadanya. Ada yang hanya pakai 
sarung, atau hanya berbalut selimut.

"Angin datangnya sangat cepat, kemudian menerbangkan genteng dan atap warung. 
Kami langsung lari semburat dengan pakaian apa adanya," kata seorang PSK 
penghuni kompleks Pakis di lokasi kejadian.

Tanda-tanda datangnya angin puting beliung sebenarnya tak mereka duga. Malam 
sekitar pukul 20.00 WIB, kompleks dan desa itu diguyur hujan deras. Hawa dingin 
itu tentu cukup menenangkan para penghuni kompleks PSK, karena para lelaki 
hidung belang yang malam itu memadati warung-warung tersebut juga malas pulang.

Namun ketika tengah malam, saat mereka sedang disibukkan dengan acara 
masing-masing, tiba-tiba angin puting beliung menerjang dan menerbangkan atap 
serta genteng warung-warung itu. Maka semburatlah mereka.

Puluhan warga Desa Pakis juga panik. Sri Asih (50) misalnya, mengungkapkan 
seluruh atap rumahnya hilang disapu angin puting beliung, meski kejadian itu 
hanya berlangsung sekitar 15 menit.

Saat kejadian dia sedang di dapur, dia merasakan angin kencang disertai hujan 
deras dan suara gemuruh dari langit. "Anginnya kencang sekali," katanya.

Setelah itu, dia mulai mendengar suara genteng rumah bergemeretak. Dia 
ketakutan dan langsung bersembunyi di bawah meja. Hanya dalam hitungan detik, 
kekhawatiran itu menjadi kenyataan.

Angin menerbangkan genteng rumah hingga atap terasnya berlubang. Tak hanya itu, 
sebagian dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu juga berlubang karena 
terjangan angin. "Untung reruntuhan atap rumah tak menimpa saya," katanya.

Dari kejadian itu, sedikitnya 30 rumah dan warung remang-remang rusak ringan 
hingga berat, karena sebelum menerjang Desa Pakis itu, angin puting beliung 
lebih dulu menerjang Dusun Pancur, Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, yang berjarak 
sekitar 1 km arah timur kompleks Pakis.

Amuk angin dari arah timur itu juga menerbangkan atap gudang beras UD Sumber 
Rejeki di Desa Mrutuk. Sedikitnya 4,5 ton beras dalam karung di gudang milik H 
Muhammad Sarmo ini basah oleh air hujan.

Sabtu pagi, para pemilik rumah dan warung remang-remang di Desa Pakis mulai 
membenahi rumahnya. Mereka berharap adanya bantuan dari Pemkab Tuban. Namun 
Kasi Humas Pemkab Tuban Sukristiono mengatakan bahwa tingkat kerusakan di dua 
desa itu masih tergolong ringan. 

"Dari informasi yang kami terima, tak ada rumah yang roboh dan korban jiwa, 
sehingga tidak parah," ujarnya. Karena itulah, Pemkab Tuban tidak memberikan 
bantuan materi kepada warga. sda 
____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. yahoo.com 


-- 
Salam, Great Pretender

________________________________
 Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.  
 


-- 
Salam, Great Pretender
    


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke