Adding
; [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]




2008/10/22 Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]>

>
> *
>
> Pecat 220 Karyawan MUSLIM Karena Shalat Dan Buka Puasa
>
>
> Selasa, 16 September 08
>
> Sebuah perusahaan pengalengan daging di kawasan Colorado, Amerika memecat
> 150 orang Muslim akibat terjadi pertikaian yang bermula dari sikap mereka
> mengambil waktu istirahat sepanjang maghrib untuk melaksanakan shalat dan
> berbuka puasa Ramadhan.
>
> Para direktur perusahaan "Swift" itu menentang para karyawannya mengambil
> waktu untuk beristirahat. Hal itu menyebabkan mereka bertikai dengan lebih
> dari 220 karyawan Muslim asal Somalia yang bekerja di tempat itu.
>
> Ibrahim Hober, juru bicara pusat hubungan Islam-Amerika mengatakan,
> "Perbedaan pendapat seputar para karyawan melakukan kewajiban agama mereka
> sepanjang jam-jam kerja sudah sering terjadi dalam banyak kasus. Biasanya
> berakhir dengan solusi damai dan kekeluargaan." Ibrahim mengaku, dirinya
> belum pernah menyaksikan dari sekian perselisihan itu yang berujung pada
> pemecatan seperti ini. Demikian seperti yang dirilis CNN.
>
> Perselisihan itu terjadi pertama kali pada tanggal september lalu, ketika
> 220 karyawan pabrik perusahaan "Swift" .keluar saat matahari tenggelam
> karena memprotes penolakan perusahaan untuk menjadikan jam istirahat mereka
> sesuai dengan jam shalat maghrib agar mereka dapat menjalan shalat dan
> berbuka puasa.
>
> Hober menambahkan, shalat maghrib adalah satu-satunya shalat yang tidak
> mungkin diakhirkan, sebab kesempatan melaksanakannya sangat sempit sekali
> dari sisi waktu. Di samping, sepanjang bulan Ramadhan juga ditambah dengan
> waktu berbuka setelah di siang hari penuh berpuasa. Hober menegaskan,
> "Dengan demikian, tidak mungkin kami mengatakan kepada mereka undurlah satu
> jam lagi.!"
>
> Juru bicara itu menegaskan, saat ini pengacaranya telah melakukan negosiasi
> untuk menengahi masalah tersebut dengan pihak manajemen dan para karyawan.
> Namun bila menemui jalan buntu dan tidak adanya penghormatan terhadap ajaran
> agama maka akan diajukan ke pengadilan. Ia berharap, hal itu mudah-mudaham
> tidak sampai terjadi. (ismo/AH)
>
> *
>
> 
>



-- 
Salam, Great Pretender

<<bdi-1-160908.jpg>>

Kirim email ke