> "looshytta" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Si Mus ini kalau semakin ditanggapi
> akan semakin ngawur dan ternyata si
> Muspun tidak tahu malu kalau sebenarnya
> dia itu super ngawur. Mana ada perintah
> untuk mengawini anak dibawah umur,
> poligami dan kawin mut'ah dalam Al
> Qur'an. Hal ini menunjukkan bahwa
> si Mus ini tidak tahu apa2 tentang
> Al Qur'an tapi karena kebencian terhadap
> Islam. Mus membuat statement di bawah
> se-olah2 dalam Al Qur'an terdapat perintah
> mengawini anak dibawah umur, poligami dan
> kawin mut'ah.
> 


Aaah... anda boleh tanya orang seluruh dunia yang pernah baca Quran
itu bukan cuma umat Islam, bahkan Quran itu dicetak oleh ahli2 cetak
yang sama sekali bukan beragama Islam.

Jadi urusan agama Islam, orang Yahudi lebih paham, tanyakanlah orang
Yahudi kayak apa Islam itu sebenarnya.

Apa yang saya baca dari Quran ternyata tidak berubah isinya, sewaktu
saya baca Quran waktu umur 4 tahun ternyata sekarang lebih dari 40
tahun kemudian tetap isi Quran itu sama belum berubah, tidak berubah,
dan tidak boleh diubah.  Dalam peradaban sekarang ajaran Quran itu
dinamakan ajaran biadab karena menghina dan merendahkan orang kafir
dan umat beragama lainnya yang dianggapnya kafir.

Istilah kawin mut'ah hanya ada di Quran dan Hadist-nya, belum pernah
ada agama lain yang mengunakan istilah ini.  Kawin mut'ah itu bukanlah
perkawinan melainkan pelacuran meskipun disembunyikan didalam kata
"Nikah atau Kawin".

Harusnya kalo memang kawin mut'ah mau dilarang gampang saja, hapus
istilahnya dari Hadist dan Quran dan beres khan ???  Sayangnya, Quran
itu enggak boleh diubah sehingga kata2 biadab, amoral ini tetap
selamanya bisa dibaca semua orang tanpa harus menjadi muslim dulu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke