Refleksi: Apakah berpakaian seperti pada gambar ini termasuk pelanggaran  UU  
porno?

Jawa Pos

  Berita Utama 
 

[ Minggu, 26 Oktober 2008 ] 

Warga Jogja Antusias Sambut Jogja Java Carnival 

JOGJA - Berbagai daerah di Indonesia kini berlomba menarik wisatawan agar 
melirik potensi mereka. Jogjakarta yang sudah lama dikenal sebagai kota wisata 
tadi malam mengadakan Jogja Java Carnival (JJC) 2008.

Ribuan warga kesultanan Ngayogjokarto Hadinigrat itu tumplek di arena JJC yang 
mengambil rute Alun-Alun Kidul, Jalan Malioboro, hingga perempatan Kantor Pos 
Besar. Tak ketinggalan, turis mancanegara yang sedang berlibur di kota itu ikut 
menikmati sajian istimewa tersebut.

Peserta karnaval, tampaknya, sangat paham bahwa penampilan mereka telah 
ditunggu-tunggu penonton. Karena itu, beragam dandanan serta gaya disuguhkan. 
Busana unik, tari, hingga lampion menghiasi barisan. Ada juga tarian suporter 
Brajamusti (suporter PSIM) hingga tarian Gamelan Gaul.

JJC yang diadakan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Ke-252 Kota 
Jogjakarta tersebut sedianya dimulai pukul 19.00. Namun, karena panitia sulit 
membersihkan jalan-jalan yang akan dilalui dari kendaraan, acara molor hingga 
sekitar sejam. 

Meski acara dijadwalkan malam, warga Jogja berjubel sejak sekitar pukul 16.00. 
Mereka bukan hanya warga Kota Jogja, tapi juga datang dari Bantul, Sleman, 
Kulonprogo, hingga Gunung Kidul.

''Kulo niki kaet jam limo sampun ten mriki, kaleh keluarga (Saya ini sejak 
pukul 17.00 sudah di sini bersama keluarga),'' kata Sumiati, salah seorang 
pengunjung dari Pleret, Bantul, yang ditemui di depan Benteng Vredeberg.

Sumiati mengaku berangkat dari rumahnya pukul 16.00 bersama suami, anak, dan 
cucunya yang masih berusia lima tahun. (cw1/jpnn/nw

<<31924large.jpg>>

Kirim email ke