Shalom,
Assalamualaikum,

Sdr sdri yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus,



> Budi P:
> 
> Yogi, tentu saja seorang Nabi -jika meminta petunjuk-
> selalu meminta kepada
> Allah. Hal ini termasuk juga untuk Nabi Muhamamd. Bahkan
> orang yg loe anggap
> Tuhanpun meminta petunjuk kepada Allah, bhkan kerap kali
> Yesus menangis
> meminta petunjuk Allah.

Y: masak sih? kenapa pertama kali dia diangkat nabi, yang dateng cuma setan 
jibril? coba ente liat semua sejarah nabi2 di Alkitab. semuanya berhubungan 
LANGSUNG dengan Allah.


> 
> Jika Nabi Muhammad bimbang tentang urusan akidah tentu saja
> minta petunjuk
> Allah. Namun, untuk urusan dunia, tidak segan-segan beliau
> discuss dengan
> orang lain yg tentu saja lebih ahli daripadanya. Hal ini
> menunjukkan dan
> memberi contoh kepada manusia bahwa kita harus belejar
> kepada yg lebih ahli.

Y: Wahahahaha......
jawaban ente berbeda ama muslim pada umumnya. btw, kesimpulannya:
1. orang yahudi dan nasrani saat itu lebih ngerti ketimbang si muhamad.
2. muhamad, yang saat itu 'utusan allah', tidak bisa berkomunikasi langsung 
dengan allahnya. sangat diragukan kenabiannya.


> Budi P :
> 
> Baca kata kunci "sekiranya".
> "Sekiranya", memiliki arti yang mirip dengan kata
> "jikalau", "andaikan"

Y: Yup, artinya bisa ya, bisa tidak. ini jawaban ngambang. jadi tergantung 
keyakinan masing2. dan ini bukanlah menutup semua kemungkinan bahwa Allah 
memiliki anak.

dalam keyakinan masyarakat arab kuno, Allah memiliki anak2 perempuan yang turut 
disembah, seperti al lat, al uzza dan al mannat. saya kurang mengerti mengapa 
ayat ini 'diturunkan' pada saat itu, tapi yang jelas, muhamad belum berani 
menyatakan secara terang2an bahwa anak-anak allah yang disembah saat itu 
bukanlah allah.


> Budi P:
> 
> Tentu saja muslim menyebah Allah Subhana Wata'ala.
> Allah disebut dzat karena
> memang Allah berbeda dengan makhluk ciptaannya (mukhalafatu
> lil hawadist)
> 
> Hal ini berbeda dengan konsep ketuhanan kristen yg
> menganggap bahwa Tuhan
> adalah makhluk yg menyesal, bodoh (gak tau kapan pohon Ara
> berbuah), gak
> bisa menghitung dan dapat mati.

Y: dzat itu, dalam bahasa indonesia, zat. artinya ya sebuah benda, entah itu 
berwujut padat, cair atau gas. ente yang seneng belajar iptek tentu ngerti yang 
beginian. 

Jadi kesimpulannya, allah anda itu sebuah benda. ckckck.... koq mau saja sih 
menyembah benda? 

allah berbeda dengan umat muslim yang menyembahnya? coba ente peratiin baik2, 
sama gak batu hitam hajar aswad ama ente?


> Budi P:
> 
> Ringan tau beratnya timbangan seseorang tentu saja hanya
> Allah yang
> mengetahuinya.
> Sebagai contoh, Yogi menyumbang Rp. 1 M, Gabie hanya
> nyumbang Rp. 100 ribu
> untuk fakir miskin. Menurut manusia, amalan yogi lebih
> baik, namun belum
> tentu bagi Allah. Bisa jadi amalan Gabie lebih baik.
> Misalkan saja karena
> pada saat menyumbang, si Yogi ingin pamer/riya dan Gabie
> gak, atau misalkan
> saja Rp. 100 ribu itu adalah uang Gabie yg terakhir,
> hidupnya susah namun
> dia rela membantu orang lain dibanding dirinya sendiri.
> 
> Nah, karena itulah dalam agama Islam diinformasikan ada
> pengadilan setelah
> manusia meninggal/setelah kiamat.
> Dalam agama kristen, tentu saja informasi tersebut gak ada,
> yg ada cuman
> Yesus modar dan semua umat kristen masuk surga :)

Y: Weleh.... itu mah ajaran Tuhan Yesus mengenai memberi sedekah, atuh...... 
contohnya ada di kisah persembahan seorang janda miskin.

Pengadilan terakhir itu udah lengkap diajarin ama Tuhan Yesus maupun dikasi 
liat ama Tuhan Yesus di kitab Wahyu, jadi kita gak perlu lagi ada wahyu baru 
turun dari langit. 

Lucu ya... urusan masuk sorga koq pake timbangan segala. umat muslim udah pada 
lupa bahwa Allah itu Maha Suci, dan manusia berdosa adalah mahluk NAJIS yang 
HARAM untuk masuk sorga. sama dengan haramnya babi untuk masuk kedalam tubuh 
anda.


> > Surat An Nisaa 4:24:
> > dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang
> bersuami, kecuali
> > budak-budak yang kamu miliki. (Allah telah menetapkan
> hukum itu) sebagai
> > ketetapannya atas kamu. Dan dihalalkan bagi
> kamu....dst

> Budi P :
> 
> Perhatikan kata kuncinya, yaitu "menikahi".
> Loe ngerti makna nikah ? artinya sang majikan yg telah
> menjadi suaminya,
> harus menjaga, melindungi, membimbing istrinya.

Y: menikahi? budak yang udah punya suami boleh dinikahi? ck ck ck ck......
ini jelas ajaran setan. masak bini orang boleh dikawini.... sungguh biadab n 
mirip binatang saja.......


> > Al Ahzab 33:56:
> > Sesungguhnya Allah dan malaikat2nya bershalawat untuk
> nabi. Hai orang2 yang
> > beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah
> salam penghormatan
> > kepadanya.

> Budi P :
> 
> Wakakakaka. Yesus adalah Allah lain yg lebih tinggi ?
> Pernahkan loe mendengar teriakan Yesus "Eli, Eli lamma
> sabachatni".
> No comment lah. Ini sih udah kacau fikirannya
> 
> Tadinya gue mau jawab serius jg untuk yg point ini tapi pas
> lihat logika
> berfikirnya spt itu, jd males. Heheheh.

Y: hehehe....
selama gue pertanyakan aturan salawat, memang gak ada seorang muslimpun yang 
sanggup bertahan. kasus terakhir sdr riri mencoba menerangkan arti salawat dan 
sama sekali tidak bisa membantah kacaunya aturan ini.

al quran surat
> > maryam, Qs.19.
> >
> > 88. Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah
> mengambil (mempunyai)
> > anak."
> > 89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara
> yang sangar mungkar,
> > 90. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan
> bumi belah, dan
> > gunung-gunung runtuh,
> > 91. Karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha
> Pemurah mengambil (mempunyai)
> > anak.
> > 92. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah
> mengambil (mempunyai)
> > anak.
> > 93. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi,
> kecuali akan datang kepada
> > Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

> Budi P:
> 
> Yang salah loe, gak lihat ayat ke-85
> 
> 85 *(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan* orang-orang
> yang taqwa
> kepada Yang Maha Pemurah sebagai putusan yang terhormat,
> (QS. 19:85)
> 86 dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke
> neraka Jahannam dalam
> keadaan dahaga. (QS. 19:86)
> 87 Mereka tidak berhak mendapat syafa'at kecuali orang
> yang telah mengadakan
> perjanjian di sisi Rabb Yang Maha Pemurah 910. (QS. 19:87)
> 88 Dan mereka berkata: "Yang Maha Pemurah mengambil
> (mempunyai) anak". (QS.
> 19:88)

Y: Hmmmm..... baguslah kalau begitu. anda rupanya sudah mengerti bagaimana 
caranya menemukan kebenaran dari suatu ayat. itu bisa anda terapkan pada semua 
ayat alkitab yang anda dapatkan dari ulasan orang2 yang tidak bertanggung 
jawab. bacalah konteksnya dan ayat demi ayat dengan teliti. dalam hal ini saya 
memuji anda. 

jadi ayat diatas terjadi ketika hari penghakiman tiba. bedanya dengan Kristen 
terjadi bencana dulu baru dikumpulkan:

Markus 13:
24  "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan 
bulan tidak bercahaya
25  dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit 
akan goncang.
26  Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan 
dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
27  Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan 
akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung 
bumi sampai ke ujung langit.


> > Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa
> mempersekutukan (sesuatu) dengan
> > Dia, dan Dia mengampuni dosa selain dari syrik itu
> bagi siapa yang
> > dikehendakiNya. Barangsiapa mempersekutukan (sesuatu)
> dengan Allah, maka
> > sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
> > Surat An'Nisaa; Qs.4:116
> >
> > Nah, disini saya menangkap beberapa poin, yaitu:
> > 1. Perbuatan Syrik (=mempersekutukan Allah) dosanya
> tidak akan diampuni.
> > 2. Siapapun yang melakukannya, adalah orang yang
> tersesat.
> >
> > Pertanyaannya, apakah atau bagaimanakah yang dimaksud
> dengan perbuatan
> > syrik itu? contoh nyata, apabila seorang muslim
> menyembah dan mencium batu
> > hitam hajar aswad di kabah, apakah itu termasuk syrik?
> jika seorang muslim
> > mengunjungi makam dan bertanya pada arwah, apakah itu
> termasuk syrik? jika
> > seorang muslim memelihara jin (atau sebenarnya
> dipelihara jin) untuk
> > menambah ilmu kesaktiannya, apakah itu syrik?
> >
> 
> Budi P:
> 
> Penjelasan mengeni syirik bisa panjang lebar.
> Salah satu bacaan ringkas bisa dilihat di sini
> 
> http://majalah.aldakwah.org/artikel.php?art=dirasah&edisi=008&urutan=01
> 
> isi milis ini juga bagus
> 
> http://groups.yahoo.com/group/eramuslim/message/28398

Y: Welll...... kalo soal penjelasan sih, temen-temen muslim udah banyak yang 
kasi. yang gue minta cuma pendapat eloe....

gue sederhanain aza deh. menurut ente, cium batu hitam hajar aswad itu syrik 
ato bukan? guampang tohhhh.....



> > Perhatikan ayat suci di bawah ini:
> >
> > Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh, katakanlah:
> "Roh itu termasuk
> > urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan
> melainkan sedikit."
> > Qs.17:85
> >
> > Saudara-saudariku umat muslim yang kukasihi dalam
> Tuhan Yesus, saya ingin
> > mengomentari dan menanyakan beberapa hal kepada anda,
> moga-moga bisa
> > memuaskan keragu-raguan saya. Dalam ayat ini, cukup
> jelas dikatakan bahwa
> > islam tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang roh.
> Seorang muslim yang
> > pernah berdiskusi dengan saya bahkan menyatakan bahwa
> ia tidak mengerti
> > hakikat roh, walaupun telah membaca banyak buku islam
> tentang roh. tanggapan
> > saya adalah:
> >
> > - Apakah Allah SWT yang zat itu pelit ilmu, ataukah
> memang tidak mengerti,
> > karena hakikat Allah SWT adalah zat, bukan roh?
> > - Apakah malaikat jibril, yang adalah mahluk roh, juga
> tidak pernah
> > menerangkan pada muhammad, ilmu tentang roh?
> > - Apakah muhammad saw juga samasekali buta tentang
> roh, sehingga ia
> > mengeluarkan ayat penangkis dengan membawa-bawa nama
> Tuhan segala?
> >
> > Mohon petromaksnya yach...
> > Jika kalian ingin belajar tentang roh dari saya,
> silahkan ajukan
> > permohonan, saya akan ajari anda step by step agar
> anda mengerti benar.
> >
> >
> Budi P:
> 
> Yogi, supaya kita bisa tau kemana arah diskusi.
> Coba loe jelaskan dulu definisi roh menurut loe.
> 
> Dalam Islam,
> 
> Ruh adalah termasuk ke hal yang ghaib (tidak dapat dilhat
> manusia), namun
> ada.
> Ruh ditiupkan kepada manusia pada setelah skitar 40 hari
> dikandungan
> 
> 
> *Dari Abdullah bin Mas'ud ra berkata bahwa Rasulullah
> SAW bersabda,
> "Sesungguhnya setiap kamu dibentuk di perut ibunya
> selama 40 hari, kemudian
> berbentuk 'alaqah seperti itu juga, kemudian menjadi
> mudhghah seperti itu
> juga. Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh
> dan menetapkan 4
> masalah.... "*(HR. Bukhari, Ibnu Majah, At-Tirmizy)
> 
> *
> QS. As Sjadah (32) : 9
> Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)
> nya Ruh Nya dan
> Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati,
> (tetapi) kamu
> sedikit sekali bersyukur
> QS. Al Hijr (15) : 29
> Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan
> telah meniupkan ke
> dalamnya RuhKu, maka tunduklah kamu kepadanya dengan
> bersujud.*
> 
> Dalam kaitannya dengan fisik, Allah menjelaskan bahwa Ruh
> tersebutlah yang
> menjadikan fungsi-fungsi kehidupan seperti penglihatan,
> pendengaran dan hati
> seorang manusia bisa dipahami oleh jiwa. Jika tidak karena
> Ruh, maka fungsi
> penglihatan, pendengaran dan 'hati' tidak
> menghasilkan kefahaman sebagaimana
> seorang manusia. Melainkan, bagaikan seekor binatang saja.
> Hal ini
> dikemukakan oleh Allah dalam firmanNya.
> 
> *QS. Al A'raaf (7) : 179
> Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam
> kebanyakan dari jin
> dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak
> dipergunakannya untuk
> memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata
> (tetapi) tidak
> dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan
> Allah), dan mereka
> mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk
> mendengar (ayat-ayat
> Allah). Mereka itu bagaikan binatang ternak, bahkan mereka
> lebih sesat lagi.
> Mereka itulah orang-orang yang lalai.
> *
> Jadi kita bisa merasakan betapa istimewanya Ruh. Ruh lah
> yang menjadikan
> kita sebagai manusia seutuhnya, yang 'menularkan'
> Sifat-sifat Allah yang
> Serba Sempurna dalam skala kehidupan manusia. Karena
> demikian tingginya
> kualitas Ruh itu, maka di ayat lain, Allah menegaskan bahwa
> Ruh adalah
> urusan Allah.

Y: Dalam Alkitab, mulai dari kejadian sampai wahyu semuanya membahas tentang 
roh. 

Dalam kitab kejadian, kita bisa membaca bahwa Roh Allah turut bekerja dalam 
menciptakan langit dan bumi ini. Dalam penciptaan manusia Allah bahkan 
memberikan rohNya supaya manusia menjadi mahluk sempurna. 

Ayub 33:4  Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku 
hidup

kita juga melihat bahwa malaikat adalah roh yang melayani.

Ibrani 1:
13  Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di 
sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"
14  Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk 
melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?

setan pun adalah roh.

Wahyu 16:14  Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, 
dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan 
mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa.

Sekarang kita membahas siapakah Roh Allah itu?
Roh Allah adalah Bapa dari segala roh

Ibrani 12:9  Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, 
dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada 
Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?

roh manusia dilahirkan dari Roh Allah

Yohanes 3:6  Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang 
dilahirkan dari Roh, adalah roh.

Sekarang kesimpulan awal.

1. Roh adalah sebuah pribadi, yang memiliki sifat kekal.
2. Ada 3 jenis roh, yaitu: Roh Allah, roh malaikat (sebagian memberontak 
menjadi roh setan) dan roh manusia.
3. Roh tidak diciptakan melainkan dilahirkan, dan hanya Roh Allah, Bapa segala 
Roh, yang bisa melahirkan roh-roh. 
4. karena sifat kekalnya, maka baik roh malaikat dan roh setan maupun roh 
manusia tidak bisa mati. manusia sebenarnya adalah mahluk yang kekal.
5. banyak manusia tidak menyadari keberadaan rohnya karena kesadaran roh 
manusia hilang ketika manusia pertama jatuh ke dalam dosa.
6. untuk mendapatkan keselamatan, roh manusia harus menerima Roh Kudus didalam 
hatinya, yaitu dengan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara 
pribadi. 

begitulah penjelasan saya.


> > Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah
> mempunyai anak, maka akulah
> > (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).
> > Surat Az-Zukkhruf, Qs.43:81.
> >
> > Nah, disini jelas sekali bahwa Muhammad berjanji akan
> memuliakan siapapun
> > yang benar2 menjadi anak Allah, Tuhan Yang Maha
> Pemurah. Artinya: Muhammad
> > menyatakan dirinya lebih rendah dibandingkan Yesus,
> Anak Allah, dan juga
> > kami pengikut2 Kristus yang juga disebut sebagai
> anak-anak Allah. Jika
> > muhammad saja sudah meninggikan kami, Tuhan Yesus dan
> para pengikutnya,
> > bagaimanakah sikap kalian terhadap kami, hai para
> pengikut muhammad saw?
> >
> > (Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa,
> sesungguhnya Aku akan
> > menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu
> kepadaKu serta
> > membersihkan kamu dari orang2 yang kafir, dan
> menjadikan orang2 yang
> > mengikuti kamu di atas orang2 yang kafir hingga hari
> kiamat. Kemudian hingga
> > kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan
> diantaramu tentang hal2 yang
> > selalu kamu berselisih kepadanya."
> > Surat Ali 'Imran, Qs.3:55.
> >
> > Percayakah kalian akan ayat suci kalian sendiri?
> > Mohon Petromaksnya....
> >
> 
> Budi P:
> 
> Of course muslim tidak seperti kalian. Muslim 100% percaya
> pada Al-Qur'an.
> Berbeda dengan kristen yg penuh keraguan terhadap kitab
> sucinya sendiri
> sehingga tidak mau mengambil panduan hidup dari bible.
> 
> Mengenai pertanyaan loe diatas, sebenarnya mudah banget
> dijawab. Perhatikan
> ayat-ayat sebelum QS 43:81
> 
> Inilah Isa menurut Al-Qur'an
> 
> 58. Dan mereka berkata: "Manakah yang lebih baik
> ilah-ilah kami atau dia
> (Isa)?" Mereka tidak memberikan perumpamaan itu
> kepadamu melainkan dengan
> maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang
> suka bertengka
> 59. *Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami
> berikan kepadanya
> ni'mat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda
> bukti (kekuasaan Allah)
> untuk Bani Israil *.
> 60. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan
> sebagai gantimu di
> muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun.
> 61. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan
> pengetahuan tentang hari
> kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat
> itu dan ikutilah
> Aku. Inilah jalan yang lurus.
> 62. Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh
> syaitan; sesungguhnya
> syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
> 63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata:
> "Sesungguhnya aku
> datang kepadamu dengan membawa hikmat  dan untuk
> menjelaskan kepadamu
> sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka
> bertaqwalah kepada
> Allah dan taatlah (kepada) ku".
> 64. Sesungguhnya Allah Dialah Rabbku dan Rabbmu, maka
> sembahlah Dia, ini
> adalah jalan yang lurus.
> 65. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di
> antara mereka;
> lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim
> ya'ni siksaan hari
> yang pedih (kiamat).

Y: Nah, anda menyatakan 100% percaya kitab alquran ini. oleh karena itu, 
> 63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata:
> "Sesungguhnya aku
> datang kepadamu dengan membawa hikmat  dan untuk
> menjelaskan kepadamu
> sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka
> bertaqwalah kepada
> Allah dan taatlah (kepada) ku".

Taatlah kepada Isa AlMasih. Akuilah bahwa hanya Isa lah Satu2nya AlMasih. Tidak 
ada AlMasih selain Isa. itulah tantangan saya yang belum anda jawab, padahal 
ini samasekali tidak melanggar ajaran alquran. bagaimana pak?


> 
> 
> UNtuk pertanyaan 11 dan selanjutnya kebanyakan, dan isi
> pertanyaannya jg
> gitu-gitu aja. Jadi sory gak gue jawab, karena pada
> hasilnya sama dengan
> kesepuluh pertanyaan loe diatas

Y: Capek yaa....
yaudah, ntar kalo udah semangat silahkan jawab lagi yaa...

makin keatas makin seru koq... tetutama yang menyangkut sifat allah anda yang 
doyan menyesatkan itu. muslim manapun keoq membahas hal ini. 

saya sarankan, sering2lah berdzikir....
renungkanlah asma awloh dengan sebaik2nya....
mintalah petunjuk jalan yang lurus dengan kesungguhan hati, bukan dengan niat 
main2... dan tentu saja pake bahasa indonesia juga bisa, gak perlu pake bahwasa 
arab segala. sebab Tuhan itu Maha Mengerti, Tuhan mengerti bahasa kita orang 
indonesia. Salam dan doa saya untuk anda.



Tuhan Yesus memberkati.




      

Kirim email ke