RI itu gudangnya bisnis syariah, karena:
Ingin menjadi muslim yg benar tapi dengan menjadi manusia bodoh. 

Artinya tidak perduli dengan dasar perhitungan syariah, tidak perduli
dengan dasar pengharaman bunga bank, selama ada embel2 syariahnya udah
pasti itu yg paling bener. Apalagi jika ulamanya udah kasih fatwa. 

Bagi muslim di negara lain,  investasi dengan cara bagi hasil atau
investasi dengan menabung dan mendapat bunga sebetulnya adalah hal yg
biasa dan sudah ada sejak jaman dulu di dalam perbankan modern. Karena
menjadi muslim yg baik bukan berarti harus menjadi muslim yg bodoh bak
kebo dicucuk idungnya, maka bisnis2 berembel syariah tapi systemnya ya
podo wae kurang begitu diminati. Wong cuma jual nama doang.

Jadi RI bisa menjadi pusat bank syariah dunia, tapi dengan member ya
orang2 RI juga.

Karena bagi mereka bukan soal syariahnya yg bikin awloh senang tapi
soal apakah sesuatu itu membuat setiap pihak sejahtera? 

Bagi yg ingin menikmati booming syariah di RI, gampang saja. Bubuhi
kata syariah di blkg bisnis anda, seperti "Jual buah system syariah",
atau "Sewa baju pengantin dengan syariah", bahkan "Rentenir cara
syariah"... maka volume akan meningkat.

hehehehehe


--- In zamanku@yahoogroups.com, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Refleksi:  Seandainya semua bank yang ada di NKRI dijadikan bank
Syariah, apakah dengan begitu NKRI selamat dari kemiskinan?
> 
> http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=39175
> 
> 
> Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Bank Syariah
> Sabtu, 25 Oktober 2008 , 17:56:00
> BANDUNG, (PRLM).-Indonesia berpotensi menjadi pusat pasar bank
syariah di Asia, bahkan dunia. "Pemerintah akan mendorong terwujudnya
cita-cita tersebut dengan menyiapkan perangkat hukum, serta
mempermudah perizinan," kata. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) M.
Hatta Rajasa, ditemui seusai berbicara dalam Silaturahmi Kerja Wilayah
ICMI Orwil Jabar di Jln. Cikutra No.276 D Bandung, Sabtu (25/10).
> 
> Hatta mengatakan, tren peredaran uang di perbankan syariah meningkat
tajam setiap tahun. Indikasi lain perkembangan pesat perbankan syariah
adalah, meningkatnya permintaan izin untuk membuka bank syariah. "Ini
ditambah dengan kuatnya keinginan banyak warga Timur Tengah untuk
menyimpan uang mereka di bank syariah Indonesia," tuturnya.
> 
> Hatta kembali mengimbau masyarakat agar jangan panik menghadapi
krisis keuangan global saat ini. Menurut dia, pemerintah sudah
melindungi uang masyarakat di perbankan dengan mengeluarkan 3 Perpu
sekaligus, dan memberikan jaminan hingga Rp 2 miliar. 
> 
> "Modal fisik kita dalam menghadapi fenomena global di antaranya
adalah cadangan devisa negara yang mencapai $ 60 miliar, terbesar
sepanjang sejarah," ungkapnya. Selain itu, rasio utang PDB Indonesia
tahun ini merupakan yang terendah di Asia, yaitu 33%, dengan
Pendapatan Domestik Bruto (GDP) sebesar $ 837,8 miliar, menempati
ranking 16 dunia. Ini ditambah dengan kemajuan pembangunan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang terus meningkat, serta kekayaan alam
dan semangat sosial rakyatnya, merupakan modal yang sangat
menjanjikan..(CA-180/A-122)***
>


Kirim email ke