Reposting tulisan lama:

Fri Sep 19, 2003 10:13 am 

Harap perhatikan:

ketika menulis posting itu, lima tahun yang lalu, saya masih percaya
bahwa ajaran Islam itu bisa dimanusiawikan. Jadi saya juga masih
bicara tentang Ijtihad di signature saya.

Sekarang saya tidak begitu percaya lagi - selama orang Islam masih
bersedia menjadi korban kibulan orang Arab yang bilang al-Mushaf itu
berisi wahyu Allah.


--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:



    Saat ini di berbagai negeri di dunia ini orang Islam masih asyik
    berbunuhan dan saling menindas karena alasan agama dan dengan
    menurutkan ajaran agamanya. 

    Orang Suni dan orang syiah berbunuhan di Pakistan misalnya. 

    Dan saling menindas.. 

    Perempuan Islam misalnya masih suka ditindas oleh laki-laki.

    Saya ulang: ada berapa manusia biadab seperti Khomeini, Bin
    Laden, mullah Omar didunia Nasrani SEKARANG ini? 

    Nggak banyak. 

    Sebaliknya, ada berapa orang di dunia Nasrani manusia seperti
    Salman Rushdie, Taslimah Nasrin, Abu Zaid, yaitu orang-orang yang
    diburu-buru karena punya pendapat yang manusiawi? 

    Nggak banyak. 

    Ada berapa orang-orang yang mencurahkan hidupnya untuk menolong
    manusia yang berkekurangan seperti Mother Teresa dan Albert
    Schweitzer di dunia Islam? 

    Nggak banyak. 

    Dan dimana dan oleh siapa organisasi kemanusiaan seperti Palang
    Merah, Amnesty Internasional, Human Rights Watch, French Doctors
    (Medecins Sans Frontières)  dll. mula-mula didirikan? 

    Bukan oleh orang Islam dan bukan dinegeri yang banyak
    berpenduduk muslim. 

    Ajaran Islam dan budaya Islam SEKARANG ini, kita kudu mengakui,
    masih buas, keji, kejam dan biadab. 

    Tidak manusiawi. 

    Dan orang Islam didunia ini juga rata-rata dungu kayak kerbau. 

    Yang membikin kemajuan di berbagai bidang ilmu pengetahuan
    SEKARANG ini misalnya adalah juga terutama orang-orang
    non-Muslim. 

    Negeri yang SEKARANG lebih adil sistemnya pemerintahan dan
    administrasinya - misalnya yang mengenal sistem social security
    dan sistem perawatan kesehatan  - bukanlah terutama negeri yang
    berdasarkan atau yang melaksanakan syariah, tapi kebanyakannya
    adalah  negeri demokratik yang sekuler semperti Jepang dan
    berbagai negeri Eropa. 

    Dalam situasi seperti ini, orang Islam yang, by a manner of
    speaking, berotak taik kerbau di berbagai mailing list seperti
    Istiqlal dan Islam Keristen pada berlomba-lomba mencari-cari yang
    kata mereka salah dan kata mereka biadab di ajaran dan budaya
    Nasrani. 

    Mereka tidak maklum, bahwa orang Nasrani, sejak Calvin, Zwingli,
    Martin Luther hingga hari ini - dan masih terus - berusaha
    memahami ajaran agamanya degan lebih manusiawi. 

    Demikianlah, Vatikan dan ke 342 gereja anggota WCC telah menolak
    kekerasan. 

    Gereja-gereja itu telah lama menolak kekerasan. 

    Dan mereka dengan konsisten mereka menolak kekerasan. 

    Demikianlah, Paus dan WCC menolak serangan Bush dan Blair ke
    Iraq. 

    Dan WCC juga sedang melancarkan Dasa Warsa menolak kekerasan. 

    Saat orang Islam masih saling berbunuhan dan saling menindas. 

    Saat itulah, manusia dungu bermental keledai debil pengencuk
    kambing congek di berbagai mailing list seperti Islam Keristen
    dan Istiqlal berlomba-lomba membuang tenaganya untuk mencari cari
    kesalahan dan keburukan ajaran dan budaya Nasrani. 


-------

Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo

===================================== 


* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh 
ketololan, kedunguan, kegoblokan dan kebodohan 


* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, 
keji dan nista

--- End forwarded message ---


Kirim email ke