Refleksi: Apakah dengan adanya UU anti porno berarti  akan diterapkan hukum 
rajam di kemudian hari?


http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/01/21160682/melapor.diperkosa.malah.dirajam.hingga.tewas


Melapor Diperkosa Malah Dirajam Hingga Tewas

 
Chris Hondros/Getty Images
Ilustrasi pemukulan
/Sabtu, 1 November 2008 | 21:16 WIB
MOGADISHU,SABTU-Seorang gadis berusia 13 tahun yang mengaku diperkosa tewas 
dirajam di Somalia. Karena, kelompok milisi Islam malah menuduh gadis bernama 
Aisha Ibrahim Dhulow tersebut berzina sehingga dijatuhi hukuman mati dengan 
cara dirajam, yakni dilempari batu hingga tewas.

Lembaga Amnesti Internasional melaporkan puluhan pria melempari Aisha hingga 
tewas pada 27 Oktober di sebuah lapangan dengan disaksikan 1.000 orang di kota 
pelabuhan Kismayo, Somalia selatan. Kota Kismayo kini dikuasi kelompok milisi 
Islam.

Peristiwa tragis itu bermula ketika Aisha melaporkan dirinya diperkosa tiga 
orang. Namun, gadis malang itu malah dituduh berzina.

Awalnya, media-media lokal Somalia melaporkan Aisha berusia 23 tahun. Tetapi, 
ayahnya kepada Amnesti Internasional menegaskan bahwa putrinya baru berusia 13 
tahun. Sejumlah wartawan Somalia yang pertama kali melaporkan insiden itu 
melaporkan korban berusia sekitar 23 tahun. Itu bisa dilihat dari penampilan 
fisik Aisha.

"Anak ini mengalami kematian yang mengerikana atas perintah kelompok oposisi 
bersenjata yang saat ini menguasai Kismayo," kata David Copeman, pegiat Amnesti 
Internasional Somalia dalam pernyataannya, Jumat (31/10).

Somalia adalah salah satu negara paling miskin di dunia dan diwarnai kekerasan. 
Pemerintahan negara dengan penduduk 8 juta orang itu tidak berfungsi sejak 
penguasa diktator negara itu digulingkan pada 1991. Celakanya para kelompok 
yang semula menggulingkan pemerintahan terlibat perang saudara.

Seperempat anak-anak Somalia meninggal dunia sebelum usia lima tahun. Hampir 
semua institusi publik ambruk. Pertempuran terjadi setiap hari dan korban tewas 
berjatuhan

<<131336p.jpg>>

Kirim email ke