Bank Syariah Produk Kapitalistik Religious Yang Haram Hukumnya !!!
              
"Riba" dalam Syariah Islam sangat jelas artinya, yaitu melarang
membungakan uang anda.

Artinya kalo anda punya banyak uang, anda dilarang meminjamkan uang
anda kepada sesama Islam dengan menuntut atau menarik bunga dari
pinjaman tsb.

TETAPI, KALO ANDA MEMINJAM UANG KE ORANG LAIN DENGAN MEMBAYAR BUNGA,
MAKA HAL ITU BUKANLAH RIBA.  RIBA ITU HANYALAH DARI SUDUT MEREKA YANG
MEMINJAMKAN UANG BUKAN DARI SUDUT MEREKA YANG MEMINJAM UANG.

Disinilah kuncinya, Seharusnya umat Islam halal apabila menyimpan
uangnya tanpa bunga dan juga meminjamnya sama2 tanpa bunga.

Ternyata tidak demikian permainan dalam Bank Syariah, anda cuma bisa
menyimpan uang anda tanpa diberikan bunga, sebaliknya sewaktu anda
meminjam uang dikenakan bagi hasil keuntungan.  Padahal bagi hasil
keuntungan ini juga merupakan riba yang istilahnya saja diubah sebagai
pembagian keuntungan.

Kesalahan FATAL DALAM BANK SYARIAH ADALAH BAHWA ANDA TIDAK DIBERI
PEMBAGIAN KEUNTUNGAN OLEH BANK SYARIAH SEWAKTU ANDA MENYIMPAN atau
MEMINJAMKAN SEJUMLAH UANG ANDA DI BANK SYARIAH, PADAHAL SEWAKTU ANDA
MEMINJAMNYA DIPAKSA DENGAN KEWAJIBAN PEMBAGIAN KEUNTUNGAN.

Seharusnya khan kalo anda meminjam diwajibkan bagi keuntungan, maka
waktu anda meminjamkan juga seharusnya bank syariah juga membagi
keuntungannya.

Nasib memang begitu kenyataannya, umat Islam hanyalah jadi korban
kepercayaannya yang dimanipulasi oleh lintah2 darat para kapitalist
religious yang memutar balik hukum Islam untuk keuntungan yang
berlipat ganda yang tidak mungkin mereka peroleh dalam dunia diluar Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke