Wanita dalam Al  Quran disamakan  sebagai kebun dan diizinkan orang laki  
becocok tanam sesukanya.

  ----- Original Message ----- 
  From: gkrantau 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Sunday, November 02, 2008 9:22 AM
  Subject: Re: Bls: [zamanku] Melapor Diperkosa Malah Dirajam Hingga Tewas


  DI BANYAK negeri Islami kejadian spt ini sering terjadi. Alasan utamanya 
ialah:
  (1) Perempuan itu dianggap hina dan samasekali tidak dihormati hak2nya 
  (2) Hukum Islam yg mengatakan bhw kalo ada perempuan mengadu diperkosa, dia 
diwajibkan mendatangkan 4 saksi mata laki2. (Emangnya orang diperkosa di pasar 
ato mall?) 
  (3) Kesaksian perempuan termasuk si korban tidak digubris mnrt Syariah. 
Banyak TKW di Saudi Arabia yg menderita perkosaan dan malahan dihukum rajam!

  Kalo para pendukung Sayriah Islam di Indonesia tidak dikalahkan, maka 
tidaklah mustahil bhw dlm 20 taonan perempuan Indonesia akan mengalimi 
pembunuhan yg didukung oleh agama spt yg menimpa gadis Somalia tsb.

  Amit-amit - hukum peraturan biadab dari abad ke-7 mau dipraktikkan di abad 
ke-21.

  Gabriela Rantau

  --- In zamanku@yahoogroups.com, Lanang Anom <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > cerita dibawah ini adalah efek dari penerapan syariat islam yang di agung 
agungkan sebagai aturan yang adil bagi semua golongan.
  > dan apakah rakyat Indonesia ingin hal serupa terjadi di Indonesia, tentu 
hanya laki laki yang mau sebab laki laki sangat diuntungkan.
  > 
  > tapi tentu juga cuma laki laki islam yang mau sebab laki laki selain islam 
masih punya moral dan masih bisa mengekang hawa nafsunyanya, sehingga penisnya 
tidak tegang sembarangan.
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ________________________________
  > Dari: Sunny [EMAIL PROTECTED]
  > Kepada: [EMAIL PROTECTED]
  > Terkirim: Senin, 3 November, 2008 05:08:10
  > Topik: [zamanku] Melapor Diperkosa Malah Dirajam Hingga Tewas
  > 
  > 
  > Refleksi: Apakah 
  > dengan adanya UU anti porno berarti akan diterapkan hukum rajam di 
  > kemudian hari?
  > 
  > 
  > http://www.kompas. com/read/ xml/2008/ 11/01/21160682/ melapor.diperkos 
a.malah.dirajam. hingga.tewas
  > 
  > 
  > Melapor Diperkosa Malah Dirajam Hingga 
  > Tewas
  > 
  > 
  > Chris 
  > Hondros/Getty Images
  > Ilustrasi pemukulan
  > /
  > Sabtu, 1 November 2008 | 21:16 
  > WIB
  > MOGADISHU,SABTU-Seorang gadis 
  > berusia 13 tahun yang mengaku diperkosa tewas dirajam di Somalia. Karena, 
  > kelompok milisi Islam malah menuduh gadis bernama Aisha Ibrahim Dhulow 
tersebut 
  > berzina sehingga dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam, yakni dilempari 
batu 
  > hingga tewas.
  > 
  > Lembaga Amnesti Internasional melaporkan puluhan pria 
  > melempari Aisha hingga tewas pada 27 Oktober di sebuah lapangan dengan 
  > disaksikan 1.000 orang di kota pelabuhan Kismayo, Somalia selatan. Kota 
Kismayo 
  > kini dikuasi kelompok milisi Islam.
  > 
  > Peristiwa tragis itu bermula ketika 
  > Aisha melaporkan dirinya diperkosa tiga orang. Namun, gadis malang itu 
malah 
  > dituduh berzina.
  > 
  > Awalnya, media-media lokal Somalia melaporkan Aisha 
  > berusia 23 tahun. Tetapi, ayahnya kepada Amnesti Internasional menegaskan 
bahwa 
  > putrinya baru berusia 13 tahun. Sejumlah wartawan Somalia yang pertama kali 
  > melaporkan insiden itu melaporkan korban berusia sekitar 23 tahun. Itu bisa 
  > dilihat dari penampilan fisik Aisha.
  > 
  > "Anak ini mengalami kematian yang 
  > mengerikana atas perintah kelompok oposisi bersenjata yang saat ini 
menguasai 
  > Kismayo," kata David Copeman, pegiat Amnesti Internasional Somalia dalam 
  > pernyataannya, Jumat (31/10).
  > 
  > Somalia adalah salah satu negara paling 
  > miskin di dunia dan diwarnai kekerasan. Pemerintahan negara dengan penduduk 
8 
  > juta orang itu tidak berfungsi sejak penguasa diktator negara itu 
digulingkan 
  > pada 1991. Celakanya para kelompok yang semula menggulingkan pemerintahan 
  > terlibat perang saudara.
  > 
  > Seperempat anak-anak Somalia meninggal dunia 
  > sebelum usia lima tahun. Hampir semua institusi publik ambruk. Pertempuran 
  > terjadi setiap hari dan korban tewas 
  > berjatuhan 
  > 
  > 
  > Is he/she cheated?
  >


   

Kirim email ke