Islam mengizinkan mengahwini anak angkat......bukan anak kandung. Anak angkat 
tidak sama haknya dgn anak kandung. Tujuan Allah memerintah.....adalah utk 
memberitahu kaum Quraish, yg Islam membenarkan perkahwinan anak kandung.  
Itulah ajaran Islam......apa yg masalahnye. 
   
  Itulah kelebihan Islam.....tidak seperti agama lain yg menipu, berpurapura 
sayang pasangan masing-masing, Namun menyimpan atau bermain perempuan lain, 
seperti haiwan. Membiarkan pelacuran, berbogel, penuh kejahatan.

Hikayat Dunia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
                    Wah Mbak Lina,
  Anda pikir yang betul deh, apa yang dikatakan Muhammad dan dimasukkan ke 
dalam Alquran sebagai kata-kata Awloh.
  Muhammad bilang orang Nasrani dan Yahudi sudah memutarbalikan ayat-ayat 
Awloh, nah apa itu bukan fitnah. Apa urusannya Muhammad dengan umat Nasrani dan 
Yahudi sehingga perlu memfitnah orang Nasrani dan Yahudi, kalau mau mendirikan 
agama baru yang bernama Islam tidak perlu menjelek-jelekan agama yang sudah 
ada, betul kan?
  Yang lebih parah Muhammad memfitnah orang sebangsanya sendiri, dia menghasut 
pengikutnya untuk memusuhi suku Quraisy padahal dia sendiri keturunan Quraisy, 
dia bilang orang Quraisy itu penyembah berhala, padahal menurut para ahli 
purbakala, Kabah itu adalah kuil Hindu di mana masyarakatnya berkebudayaan 
bukan jahiliah, contohnya ada orang yang bernama Khadijah, perempuan terhormat, 
kaya dan berkarya . 
  Lalu apa yang dilakukan Muhammad terhadap orang sebangsanya, perhatikan 
baik-baik dia melakukan kudeta dengan menyerang Mekah, lalu menghancurkan 
patung-patung Hindu yang ada di Kabah, lalu merebutnya dengan paksa untuk 
dijadikan tempat suci Islam dan kemudian dia berbohong bahwa Kabah dibangun 
oleh Ibrahim, ngapain dia bawa-bawa tokoh agama Yahudi dan menurut ahli sejarah 
ketika Ibrahim hidup belum ada orang tinggal di Mekah dan tidak mungkin Ibrahim 
jalan kaki ke Mekah. Lalu ada Islam sehingga jaman berkebudayaan suku Qurasisy 
runtuh digangtikan jaman jahiliyah Islamiah di mana wanita hanya tinggal 
dijadikan pemuas nafsu laki-laki. Anda simak sendiri sejah jaman Islam dan di 
negara Islam hingga sekarang nasih wanita tidak lagi bisa seperti Khadijah.
  Jadi sumber fitnah itu yang menimbulkan percekcokan agama hingga sekarang ya 
Muhammad. Anda jangan mengutip Alquran mengatakan tidak Mungkin Muhammmad 
menentang kata-kata Awloh, loh waktu dia mau ambil istri anak angkatnya sendiri 
untuk dijadikan istrinya dia bilang Awloh yang memerintahkan, nah siapa yang 
menyuruh, Awloh menyuruh Muhammad atau Muhammad menyuruh Awloh agar mengikuti 
kehendaknya?
  Salam 

--- On Mon, 11/3/08, Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  From: Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Re: Wanita mayoritas di neraka
To: "wirajhana eka" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
zamanku@yahoogroups.com, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
zamanku@yahoogroups.com, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
 [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, November 3, 2008, 8:58 PM

      
  Para bung,
Saya seorang muslimah, bukan juga seorang pahlawan, dan tak suka perang kalau 
tanpa sebab. Perang itu fitrah manusia kalau dirinya diserang...:-)
   
  Saya juga sudah membaca AlQur'an dan Hadist, dan saya berani mengatakan bahwa 
apa yang dikatakan bung Eka adalah fitnah besar terhadap Nabi SAW. Kami, umat 
Islam tidak pernah memfitnah Nabi Isa as, seperti bung Eka memfitnah Nabi SAW 
karena kami menghormati Nabi Isa as sebagaimana kami hormat kepada nabi2 Allah 
lainnya. Hanya saja (ini perbedaannya) kami tak pernah menuhankan Isa AS. Yang 
hanya dilakukan oleh teman2 muslim dalam debat2 spt ini hanyalah menyerang 
konsep2 ajaran gereja, bukan menyerang individu Nabi Isa as nya. Tolong 
dibedakan.
   
  Mengenai isi surat Nabi SAW kepada petinggi negri di jamannya, bung Eka tidak 
mengerti benar situasi kondisi satu persatu hubungan politik antara Nabi SAW 
(sebagai pemimpin agama dan politik) dengan negara yang dituju. Bung Eka hanya 
membuat generalisasi dari satu isi surat saja. Atau memang bung Eka merupakan 
salah satu orientalis (penentang Islam).
   
  Secara logika sederhana, Nabi SAW sebagai Rasulullah mana mungkin melanggar 
perintah Allah berikut ini:
   
  "Tak ada pemaksaan dalam agama. Sudah jelas  mana  jalan  yang
benar, mana yang salah." (Qur'an, 2: 256)
 
"Berjuanglah  kamu  untuk  Allah melawan mereka yang memerangi
kamu. Tetapi janganlah  kamu  melakukan  pelanggaran  (agresi)
sebab   Allah   tidak   menyukai  orang-orang  yang  melakukan
pelanggaran ." (Qur'an, 2: 190)
 
Dan masih banyak ayat-ayat lain selain dari  kedua  ayat  suci
tersebut.
   
  Apa yang diungkapkan bung Eka ini sudah menjadi kebiasaan bagi kaum 
orientalis (penentang Islam) dari jaman dahulu kala. Saya sudah baca pendapat2 
kaum2 orientalis tsb ttg hal ini, dan hal inipun sudah mendapat tanggapan dan 
bantahan dari penulis2 muslim maupun orientalis2 jujur.
   
  Kaum  Muslimin  yang  mula-mula  pada  zaman  Nabi  dan   para
penggantinya  dan  yang  datang  sesudah itu, mereka berperang
bukan  untuk  menaklukkan  atau  menjajah,   melainkan   untuk
mempertahankan  keyakinan  mereka  tatkala mereka diancam oleh
Quraisy dan oleh orang-orang Arab, kemudian diancam pula  oleh
Rumawi  dan  oleh  Persia.  Dalam  peperangan ini mereka tidak
memaksa orang harus menganut  Islam,  karena  memang  tak  ada
paksaan  dalam  agama. Juga dengan peperangan itu mereka tidak
bermaksud hendak menjajah bangsa lain. Beberapa  kerajaan  dan
amirat  oleh  Nabi  dibiarkan  dalam  kerajaan  dan  amiratnya
masing-masing  Tujuannya   hanyalah   supaya   ada   kebebasan
mempropagandakan agama. Oleh karena akidah Islam memang begitu
kuat dan jelas  mempertahankan  kebenaran  yang  diajarkannya,
jelas  sekali bahwa tidak ada keistimewaan orang Arab terhadap
bangsa lain yang non-Arab, kecuali  dengan  takwa,  dan  bahwa
kekuasaan  tertinggi  itu  hanya  ada  pada  Allah, maka cepat
sekalilah ajaran ini tersebar ke segenap penjuru bumi, seperti
halnya dengan setiap kebenaran yang sungguh-sungguh jujur akan
cepat pula tersebar.
 
  Wassalam,
  Lina Dahlan
  

  
    
---------------------------------
  From: wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; zamanku@yahoogroups.com; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
zamanku@yahoogroups.com; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
 [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, November 4, 2008 9:45:38 AM
Subject: Re: Re: Wanita mayoritas di neraka

   
  Indra:
  BUNG SAYA ORANG KRISTEN DAN BUKAN SOK PAHLAWAN, SURAT ANDA TIDAK BAIK
SEBAB MENIMBULKAN PERMUSUHAN DAN MELUKAI HATI SAUDARA LAIN.
SAYA TAHU BANYAK ORANG ISLAM YANG JAHAT TETAPI ADA MASIH YANG BAIK DAN
 BAHKAN MELEBIHI SAUDARA
----
   
  Bung Indra yang baik, 
  Saya kebetulan setuju sarang untuk  mematikan Capslock...Tahukah anda bahwa 
NABI Besar SAW mengirimkan surat kepada semua petinggi negri di jamannya dengan 
isi:
   
  1.   Sembahlah allah, tidak menyekutukan Allah serta mengakui Muhammad 
sebagai rasul
  2.   Kalau tidak, maka bayarlah Jizyah..kalo masih tidak mau maka kami perangi
   
  Nah, itu adalah ucapan orang no 1 Islam...kira2 itu menimbulkan permusuhan 
atau tidak?
   
  Jadi, wajar toh Amrozy membunuhi para kafir2 tidak tahu diri yang tidak mau 
menyembah Allah dan mengakui Islam
   
  Nah, kira2 begitulah orang2 yang mengetahui Islam dengan baik dan 
benar...mereka2 yang tidak berprilaku seperti Amorozy dan hidup 
berdampingan...adalah mereka yang kurang ilmunya dan tidak mengerti essensi 
islam
   
  Note:
  Bagi yang berkata, ‘Ah, Itu FITNAH’ atau yang sejenisnya, maka tolong 
buka lagi hadis2 anda, qur’an anda..dan baca baik2..
   
  Memang benar ada kalimat2 yang bernada bijak...tapi kapan itu? Sebelum 
Hijrah...saat pengikut Nabi masih sangat sedikit
   
  Setalah Hijrah bagaimana... apakah surat2 al Makiyya itu Berlaku tidak?
   
  Ya berlaku juga dengan catatan...
   
  Apa Catatannya?
   
  Setelah kalian menerima Islam, tunduk patuh atau membayar Jizyah..dan banyak2 
ngalah sama kaum muslimin...jangan bikin gusar mereka... 
  Kalau tidak bagaimana? 
   
  Ya maaf saja...hartamu adalah milik Allah..wanita2 mu adalah Milik 
Allah..siksaan pedih menanti kalian yang tidak mengakui Allah SWT dan Nabinya 
serta tentunya para Muslimin
   
   
  








                           

       
---------------------------------
  Dapatkan nama E-mel keutamaan anda!  
Kini anda boleh @ymail.com dan @rocketmail.com.

Kirim email ke