TIFATUL SEMBIRING ini ada di mana ketika Tibo Cs di-dor dlm waktu yg
sangat singkat dan tidak diberi kesempatan untuk naik banding?

Berdusta, si boleh saja asal jangan keterlaluan sebab anda menganggap
pembaca semua bodoh2 dan tidak akan mengritik omongan nonsense ini.

Gabriela Rantau

--- In zamanku@yahoogroups.com, "frans suranto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> *Presiden PKS : Amrozi di eksekusi - negara tidak aman*
>
http://www.inilah.com/berita/politik/2008/10/26/57473/pks-eksekusi-amroz\
i-terburu-buru/
>
> INILAH.COM, Jakarta – Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta agar
keputusan
> pelaksanaan eksekusi terhadap tiga terpidana mati Bom Bali I yang
ditetapkan
> Kejaksaan Agung pada awal November harus didasari pertimbangan yang
matang.
> *Sebab, hal ini menyangkut masalah keamanan dalam negeri.
> *
> Pertimbangan matang itu, kata Tifatul, mengingat pengalaman selama
ini.
> Sebab, biasanya dalam pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana mati,
> dilakukan setelah si terpidana menjalani hukuman sebanyak 20 tahun
penjara.
>
> "Hal ini, bahkan berlaku di negara seperti Amerika Serikat," kata
Tifatul,
> di sela-sela Musyawarah Majelis Syuro PKS ke-10, di Hotel Sahid,
Jakarta,
> Minggu (26/10).
>
> *Ia juga menyatakan, jika pemerintah—dalam hal ini
Kejagung—tidak memiliki
> pertimbangan matang, maka akan berimplikasi pada keamanan dalam
> negeri.*Namun, ia enggan menjelaskan apakah pertimbangan keamanan itu
> adalah adanya
> kemungkinan aksi balasan dari pendukung Amrozi Cs.
>
> "Apapun itu harus didasari pertimbangan yang matang. Persoalan Amrozi
masih
> belum jelas apa akar masalahnya. Kenapa ada kelompok seperti itu,
serta
> perbedaan pendapat apa yang mendasar antara mereka dan pemerintah,"
papar
> Tifatul.
>
> Di era keterbukaan seperti saat ini, jelas Tifatul, para terpidana
dapat
> mengajukan ketidaksetujuannya terhadap suatu kebijakan. Sehingga,
harus ada
> kajian tersendiri mengenai hal ini.
>
> "Tidak menghukum itu lebih baik daripada salah menghukum. Karena itu
> pertanggungjawabannya lebih ringan ketimbang salah menghukum,"
tandasnya.
> [R2]
>
>
>
>
------------------------------------------------------------------------\
------------------------------------------------------------------------\
---------------------------------------------------
>
> *Ketua MPR (Hidayat Nur Wahid) - dukung PK Amrozi CS*
> Ketua MPR: Amrozi Cs itu korban terorisme
<http://hnw.or.id/?op=isi&id=6168>
>
> Nurwahid Minta PK Amrozi Dipertimbangkan
>
> Solo-Ketua MPR Hidayat Nurwahid minta penegak hukum melaksanakan upaya
hukum
> secara maksimal sebelum mengeksekusi Amrozi cs. Salah satunya
> mempertimbangkan usaha keluarga Amrozi dkk mengajukan peninjauan
kembali
> (PK) atas keputusan hukuman mati itu.
> "Indonesia adalah negara hukum. Upaya hukum harus dilaksanakan secara
> maksimal," kata Hidayat kepada Radar Solo (grup Batam Pos) di sela
acara
> pemberangkatan haji di Masjid Istiqlal, Sumber, Banjarsari, Solo,
kemarin
> (2/11).
> Sebelum eksekusi dilaksanakan, ujar mantan presiden PKS itu, sebaiknya
> penegak hukum bersikap bijak. Itu supaya tuduhan terorisme terhadap
Ustad
> Abu Bakar Ba'asyir yang ternyata tidak dapat dibuktikan tidak terjadi
lagi.
>
>
> Dia merasa prihatin atas kondisi Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra,
yang
> akan dieksekusi sebelum proses hukum selesai. Jika itu terjadi,
> dikhawatirkan muncul persoalan di kemudian hari. Hidayat menganggap
bisa
> saja Amrozi cs adalah korban isu terorisme.
>
>
> "Maka, supaya yang tidak salah menjadi korban dari proses hukum,
sebaiknya
> upaya keluarga Amrozi cs (untuk ajukan PK) dihormati," tutur Hidayat.
>
>
------------------------------------------------------------------------\
------------------------------------------------------------------------\
---------------------------------------------------
>
> *Rizieq Shihab - Tolak Hukuman mati Amrozi CS*
>
> FPI Tolak Hukuman mati Amrozi
>
CS<http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/31/1/159269/fpi-t\
olak-hukuman-mati-amrozi-cs/fpi-tolak-hukuman-mati-amrozi-cs>
>
> JAKARTA - Pelaksanaan eksekusi hukuman mati bagi Amrozi, Imam Samudra,
dan
> Ali Gufron yang akan dilakukan Kejaksaan Agung masih mengundang
kontroversi.
> Salah satunya Front Pembela Islam (FPI) yang menyatakan menolak
pelaksanaan
> eksekusi tersebut.
>
> Hal ini dituliskan Ketua Umum FPI Rizieq Shihab dalam pesan singkat
yang
> dikirimkan kepada okezone di Jakarta, Jumat (31/10/2008).
>

Kirim email ke