Obama Akan Bersikap Keras Terhadap Negara2 Islam
                                   
> Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau dulu Richard Nixon membuka hubungan
> dengan People Republic of China dan jumpa
> Chairman Mao, maka kini Comrade Barack
> Hussein Obama akan berbuat yang sama dengan
> Iran, North Korea, Cuba dan sebagainya...

Pandangan Obama terhadap Iran tidak akan berubah yaitu sebagai negara
pendukung terorist yang menghambar ditarik mundurnya pasukan Amerika.
 Iran menyatakan bahwa Israel harus hilang dari peta bumi, sebaliknya
Obama menyatakan Israel adalah aliansi Amerika yang utama di Timur
Tengah dan tidak akan ada tawar menawar dengan Iran.

Terhadap Korea Utara juga tidak ada perubahan, apalagi Korea Utara
sudah membongkar seluruh instalasi nuklirnya dibawah pengawasan UN.

Terhadap Kuba Obama tidak pernah melihat perlunya perubahan Amerika
dalam menerapkan sanksi ekonominya.

> Lebih bagus menambah kawan dari pada membuat
> lawan, kira-kira begitulah katanya.

Menurut Obama, Amerika yang kuat akan menambah kawan, Amerika yang
lemah akan jadi bulan2an lawan dan dikhianati kawan.  Oleh karena itu
Amerika harus tetap memperkuat dirinya untuk mengamankan dunia ini
disemua kawasan dan kekuatan Amerika bukan hanya dalam arti militer
melainkan juga ekonomi, teknologi, maupun science.

Khusus kebijaksanaan terhadap Irak, Obama menganggap suatu pemborosan
sia2 untuk tetap menempatkan pasukan disana.  Kehadiran pasukan
Amerika sudah berhasil sukses dan dalam 18 bulan bisa ditarik secara
bertahap, namun Obama tidak akan memaksakan penarikan pasukan apabila
ada perubahan dilapangan.

Khusus Indonesia, Obama menganggap sebagai sumber ancaman terroris
diseluruh Asia Tenggara yang perlu diwaspadai.  Namun sebagai negara
yang mayoritas Islam, Obama mengangap Indonesia menganut Islam Moderat.

Perbedaan Politik Obama dari Bush hanyalah dalam penekanan
kebijaksanaan politik dalam negeri dimana dia berjanji akan lebih
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Amerika katimbang memboroskan
dana negara kepada bantuan luar negeri.

Di Timur Tengah, Obama akan tetap memberi prioritas utama dalam
mendukung Israel yang dalam hal ini tidak ada tawar menawar dan dia
menyatakan bahwa Israel merupakan bagian terpenting bagi kehadiran
Amerika di Timur Tengah.

Kesimpulannya, sikap dan tindakan Amerika dibawah Obama kemungkinan
besar akan lebih keras dan lebih tegas dalam hubungannya dengan
negara2 Islam karena dizaman Bush Amerika selalu habis waktu dan biaya
mendukung kepentingan Arab Saudia termasuk dalam kaitannya dengan
penggusuran Sadam Hussein.

Dalam kaitannya dengan Indonesia, Obama menyesalkan pembakaran gereja2
yang terus berlangsung di Indonesia.  Tetapi Obama mengangap Indonesia
merupakan sekutu Amerika yang penting dalam penumpasan terroris.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke