> Roslan Salleh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sejarah zaman khalafiah....umat Yahudi lebih
> gembira berada di bawah penguasaan Islam,
> dan derita di bawah penguasaan Kristen atau
> Parsi. Malah di Sepanyol, mereka kristen lebih
> gembira berada di bawah penguasaan Islam.
> Sama seperti di Baitulmaqdis.
> 


Darimana anda bisa mengetahui bahwa perasaan orang Yahudi lebih
gembira dibawah pemerintahan Islam ???

Karena kalo kita merujuk kepada kenyataan yang ada, lebih banyak
orang2 Islam yang pindah ke-negara2 yang bukan Islam yang bercampur
dengan banyak orang2 Yahudi.

Sebaliknya, belum pernah ada orang Yahudi yang minta suaka politik ke
negara Islam ataupun mau pindah ke negara Islam.

Bahkan lebih ekstreem lagi, orang2 Palestina yang Islam ber-bondong2
pindah ke Israel sehingga terpaksa pemerintah Israel yang Yahudi ini
mendirikan tembok2 untuk mencegah masuknya semua orang2 Palestina
Islam ini ke Israel untuk tinggal dan bekerja di negara yang
demokratis yang anti-Syariah Islam.

Anda juga seharusnya tahu, ratusan ribu pengungsi Islam dari
Afghanistant yang melarikan diri dari negara Taliban ini menuju
Indonesia untuk membuat surat2 palsu agar bisa masuk ke negara
Australia yang bukan Islam bahkan anti-Syariah Islam.  Padahal
Indonesia itu mayoritasnya muslim dan ada beberapa daerah telah
menegakkan Syariah Islam, tetapi kenapa umat Islam ternyata tidak
bahagia, tidak gembira, bahkan berbohong memalsu surat2 untuk bisa
diterima di Australia ???  Ini kenyataan yang fakta2nya lengkap dan
bisa ditanyakan kepada pihak immigrasi maupun bisa anda ketemu sendiri
orang2 Afghanistant yang tertangkap dan dipenjara dipenjara immigrasi
sambil diperas doku-nya meskipun saudaranya sendiri sesama Islam.

Tulisan, ucapan, dan pendapat anda itu konyol sekali bukan???  bahkan
termasuk berbohong dengan mendakwahkan sesama umat Islam dengan
pendapat yang bertentangan ini, dan fitna yang sebenarnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke