Kalau bicara ttg SBY itu khalifah terbaiat yo harus pakai dalilnya
Islam jangan pakai angan2mu.Kalau Islam yang bukan type anut grubyuk
pasti nanya dulu dalilnya mana.
SBY atau Mega itu yang membaiat ketua MPR entah Amin Rais atau Hidayat
Nurwahid.Dia layak disebut khalifah sebab mereka Islam.Soal dolim opo
tidak sudah saya kasih tahu bahwa Muawiyah dulu juga dolim.Bahkan
Sayid Kutub pun dibunuh oleh Khalifah.Tapi Khalifah tetep gak boleh
dirobohkan.Sebab begitu mBah Harta digulingkan negeri ini malah jadi
kacau balau.Jadi saya percoyo dg Islam:Khalifah jangan digulingkan.
Sabda Rasul:Engkau harus patuh terhadap pemimpin (kalau di RI
Presiden),walaupun Dia seorang budak.Dari dalil itu makane Mega yang
wedok diakui sebab wedok masih lebih baik dari pada budak.
Tapi kalau Gus Dur masalahnya dia Kafir sebab ngatain Quran porno dan
malah nipu wong Islam bahwa kurban di Ambon gur 5 orang.Maka ketika
itu kuwajiban mentaati Khalifah Gus Dur jadi gugur.Dan kaum Salafi
juga ngirim Laskar Jihad ke Ambon.
Jadi sekali lagi Wirajhana:pakailah dalil Quran atau Hadis jangan
asbun.Sayapun kalau nunjukin wong Kristen bahwa Alkitab mengharamkan
babi saya bisa tunjukin Imamat,bukan asbun.

Shalom,
Tawangalun.

- In zamanku@yahoogroups.com, "great pretender"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Yang pasti negara mayoritas muslim negara banyak yg terbelakang,
> Dan tidak ada negara mayoritas kristen yg terbelakang negaranya
> 
> GP
> 
> 2008/11/10 wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> >    Ini orang aneh..ngga ngerti Islam saja sudah berani nyalahi2 yang
> > menjadi syuhada!
> >
> > SBY itu dipilih juga oleh KAFIR dengan perolehan < 60 % artinya
dia bukan
> > khalifah semua orang!
> >
> > disamping itu ia Khalifah hanya untuk urusan negara tok...bukan untuk
> > urusan lainnya! jadi BEDA mas...Beda...
> >
> > Amrozy dkk juga ada pemimpinnya...mereka berbuat itu sudah
direstui oleh
> > Khalifahnya!
> >
> > Andaikata tidak direstui Khalifahnya..maka Khalifahnya yang KAFIR dan
> > MURTAD!
> >
> > mengapa?
> >
> > Kan  jelas tertera di AQ dan HADIS siapa yang tidak menyembah
ALLAH dan
> > mengakui NABI SAW maka wajib diperangi dan dibunuhi dimana saja meraka
> > berada! asal tidak dilakukan di bulan2 haram!
> >
> > Paham ngga? kalo ngga paham belajar lagi dengan baik
> >
> >
> > *tawangalun <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
> >
> >  Pasti anda belum pernah discus dg ulama Salafi yang amat
berpegang thd
> > sunah.Opo2 pasti pakai dalil bukan hanya pendapat dirinya.
> > Anak saya orang Salafi kata dia ttg Amrozy begini:
> > Apa yang dilakukan Amrozy atau FPI benar,hanya satu salahnya dia telah
> > bertindak mendului Khalifah terbaiat (Presiden )SBY.
> > FPI boleh ngepruki warung miras tapi harus dg bersama aparat jadi
> > sifatnya membantu.
> > Muawiyah dulu dolimnya minta ampun tapi gak boleh dirobohkan dan tetep
> > harus dipatuhi.Lampu merah dijalan jalan nurut SBY harus dipatuhi,so
> > do muslim.Ada dalil:sehari tanpa khalifah lebih runyam dari 1000 hari
> > ada pemerintahan khalifah.Opo yang terjadi kalau tanpa ada khalifah?
> > preman2 bisa memalak kita semaunya.
> > Lalu Kafir di Bali itu apa namanya? Mereka disebut Kafir dhimy sebab
> > punya VISA yang dikeluarkan SBY jadi keamanannya harus kita jamin.
> > Kalau Kafir di Afghan boleh dibom? boleh itu sudah ada pernyataan
> > perang.Jaman Nabi dulu ketka memerangi negara Kafir didului dg surat
> > pernyataan perang dulu.Tapi lihat jaman Khalifah Umar wong Yahudi dan
> > Nasrani lebih bebas bisa ziarah ketempat suci mereka,itu diakui wong
> > Yahudi lo.Dia merasakan bedanya dg ketka Yerusalem dikuasai Nasrani
> > sebelum Umar berkuasa.
> > Lalu kenapa Laskar Jihad dulu halal ke Ambon?
> > Sebab Gus Dur sudah dinyatakan Kafir lantaran Quran dikatain porno dan
> > telah kianat dg Islam dg bilang kurban Muslim di Ambon gur 5
> > orang.Jadi hanya satu salahnya Amrozy: bertindak tanpa restu Khalifah
> > terbaiat.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
> > - In zamanku@yahoogroups.com <zamanku%40yahoogroups.com>,
wirajhana eka
> > <wirajhana@> wrote:
> >
> > Dear all,
> >
> > Saya adalah salah satu Non muslim yang merasa sedih dengan telah
> > dilakukannya eksekusi bagi Amrozy dan kawan-kawan
> >
> > Awalnya saya pikir rekan2 Muslim model amrozy dan kawan2nya adalah
> > bagaikan maling meneriaki maling...dengan berani-beraninya mengatakan
> > KAFIR dan Munafik pada banyak ULAMA2 dan Ustadz2 yang berpendapat
> > bahwa cara-cara Amorzy adalah BUKAN ISLAM!
> >
> > Saya pikir Amrozy lah yang salah dan...Ustad, Ulama2-lah yang Benar
> >
> > ternyata Saya keliru! Mengapa?
> >
> > Menonton di layarkaca...antusias dari RIBUAN masyarakat larut
> > dengan teriakan2, 'Allahhhuuuuakbarrr! alllahhuakkkbarrr!' ketika
> > menerima ke tiga jenasah...sungguh bagaikan pahlawan yang gugur di
> > medan laga
> >
> > Antusias itu tidak dibayar...bahkan mengorek kocek sendiri untuk
> > datang dan mendoakan!....mereka datang dari segala Pelosok!
> >
> > SEKARANG saya yakin 100% bahwa Cara pandang Amrozylah yang BENAR!
> >
> > Hanya kelompok AMROZY lah yang benar pemeluk Islam yang di- RIDHOI
> > ALLAH SWT...Hanya merekalah Pemeluk Islam yang benar2 menunjukan
> > Bagaimana keindahan ISLAM yang sebenar-benarnya tanpa mau berkompromi!
> >
> > JUSTRU Para Ulama dan Ustadz di Indonesia yang tidak mengerti JALAN
> > ISLAM yang benar dan LURUS itu!...benarlah kata amrozy dan kelompoknya
> > bahwa MUSLIM penentang mereka juga merupakan KAFIR MUNAFIKi
> >
> > Semoga dengan kepergian 1 amorozy tidak menyurutkan niat sejuta
> > amrozy baru di Indonesia....yang berani mati..menegakaan keindahan
Islam!
> >
> > dengan tegas menyatakan mati bagi mereka yang tidak mau menyembah
> > Allah SWT dan Mengakui Nabi Muhammad SAW
> >
> > Ia benar-benar seorang Syuhada bagi Muslim...
> >
> > Wido Q Supraha <supraha@> wrote:
> >
> > Sabtu, 08/11/2008 20:26 WIB
> > TPM: Aneh, Dakwaan dan BAP Amrozi Cs Soal Bahan Peledak Berbeda!
> > Alfian Banjaransari - detikNews
> >
> >
> >
> > Jakarta - Tim Pengacara Muslim (TPM) kembali menegaskan sikap mereka
> > bahwa ekseksui Amrozi cs harus ditunda. Salah satu alasannya adalah,
> > ada keganjilan dalam dakwaan terhadap Amrozi cs.
> >
> > "Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa bahan peledaknya adalah TNT.
> > Padahal dalam berita acara ditemukan banyak sekali jenis residu bahan
> > peledak," kata Ketua TPM, Mahendradatta, di kantor TPM Jl Pondok Labu,
> > Jakarta Selatan, Sabtu (8/11/2008).
> >
> > Mahendradatta kemudian menunjukkan masing-masing Berita Acara
> > Pemeriksaan (BAP) dan berkas dakwaan terhadap Amrozi. Dia
> > mnggarisbawahi perbedaan antara kedua berkas tersebut berkaitan dengan
> > bahan peledak yang digunakan.
> >
> > Memang terdapat perbedaan keduanya dalam menjelaskan jenis bahan
> > peledak yang digunakan. Dalam BAP, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan
> > residu bahan peledak yang terdapat pada serpihan barang bukti
> > yang ditemukan di kawah maupun sekitarnya menunjukkan bahwa terdapat
> > beberapa jenis residu senyawa kimia, antara lain : TNT, RDX, dan HMX.
> > Sementara dalam surat dakwaan disebutkan bahwa ditemukan TNT,
> > belerang, dan Kalium Chloride (KClO3).
> >
> > "Bahan HMX misalnya, itu hanya ada di lima negara. Itu barang
> > pabrik, jadi nggak mungkin dirakit," kata Mahendradatta.
> >
> > Dalam BAP, disebutkan bahwa penelitian terhadap residu bahan peledak
> > tersebut dilakukan oleh tim dari Laboratorium Forensik Denpasar, Bali.
> > Namun anehnya, mereka tidak pernah dijadikan saksi dalam persidangan.
> >
> > "Ketika kami minta diuji coba (peledaknya), mereka nggak mau,"
> > ujarnya heran.
> >
> > Hasil penelitian mengenai kandungan residu bahan peledak tersebut
> > ditandatangani oleh Kepala Laboratorium Forensik Denpasar Kombes
> > Budiono serta beranggotakan peneliti sebanyak enam orang.
> > Mahendradatta berharap, agar hal ini menjadi pertimbangan pihak
> > pemerintah untuk menunda pelaksanaan eksekusi mati.(alf/djo)
> >
> > Source :
> >
> >
http://www.detiknews.com/read/2008/11/08/202603/1033634/10/tpm-aneh-dakwaan-dan-bap-amrozi-cs-soal-bahan-peledak-berbeda
> > !
> >
> >
> > Sabtu, 08/11/2008 16:09 WIB
> > TPM: Kemungkinan Besar Eksekusi Amrozi Cs Malam Ini
> > Alfian Banjaransari - detikNews
> >
> >
> >
> > (Foto : Gagah)
> >
> > Jakarta - Sampai saat ini belum jelas kapan Amrozi cs akan menemui
> > ajal di hadapan regu tembak. Namun diduga kuat, proses eksekusi
> > terhadap ketiga terpidana mati bom Bali I akan dilakukan malam ini.
> >
> > "Kemungkinan besar eksekusi dilakukan malam atau dini hari ini,"
> > Ketua Tim Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, di kantor TPM, Jl
> > Pinang Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (8/11/2008).
> >
> > Kabar tersebut dibenarkan anggota TPM lainnya, Achmad Michdan.
> > Terkait hal, sambung Michdan, malam ini juga mereka akan berangkat ke
> > Nusakambangan.
> >
> > "Nanti malam kami akan berangkat (ke Nusakambangan)," tegas Michdan.
> >
> > Dalam kesempatan itu TPM kembali menyerukan agar eksekusi terhadap
> > Amrozi cs ditunda. Sebab hingga saat ini keluarga maupun TPM tidak
> > diizinkan bertemu Amrozi. Padahal dalam UU PNPS tahun 1964 diatur
> > bahwa penasihat hukum boleh bertemu dengan terpidana.
> >
> > "Sebelum ada klarifikasi mengenai masalah ini, kami tidak sepaham
> > dengan kejaksaan dan kepolisian," ujar Michdan.
> >
> > Bagaimana bila eksekusi tetap dijalankan? "Kami akan mendesak Komnas
> > HAM ke sidang terdekat Mahkamah Internasional di Jenewa Swiss," ancam
> > Mahendradatta.(alf/djo)
> >
> > Source :
> >
> >
http://www.detiknews.com/read/2008/11/08/160926/1033560/10/tpm-kemungkinan-besar-eksekusi-amrozi-cs-malam-ini
> > Sabtu, 08/11/2008 10:40 WIB
> > Ba'asyir: Eksekusi Amrozi Penzaliman Bagi Umat Islam
> > Steven Lenakoly …amp;quot; detikNews
> >
> >
> >
> > Lamongan - Gelombang penolakan eksekusi terpidana mati bom Bali I
> > Amrozi Cs masih saja ada. Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar
> > Ba'asyir menegaskan, eksekusi Amrozi merupakan penzaliman kepada umat
> > Islam.
> >
> > "Kalau ini jadi dilakukan berarti penzaliman terhadap umat Islam.
> > Karena apa yang telah dilakukan mereka adalah tindakan menegakkan
> > agama," ujar Ba'asyir.
> >
> > Hal itu disampaikan Ba'asyir ketika memberikan tausiyah singkat di
> > Ponpes Al Islam, Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa
> > Timur, Sabtu (8/11/2008).
> >
> > Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meminta kepada
> > umat Islam agar meniru semangat yang dilakukan ketiga terpidana mati
> > bomber tersebut. "Kita harus meniru semangat jihad mereka," kata
Ba'asyir.
> >
> > Ucapan Ba'asyir ini langsung disambut takbir oleh puluhan santri dan
> > simpatisan Amrozi cs.
> >
> > Ba'asyir yang berbalut koko warna hijau itu juga menambahkan,
> > semangat jihad mencerminkan penegakan agama Islam seutuhnya. "Hal yang
> > sama juga dilakukan oleh para nabi sebelum kita," jelasnya.
> >
> > Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga meminta kepada keluarga yang
> > nanti akan ditinggalkan agar bersabar dan gembira. Hal ini lantaran
> > ketiga orang yang akan dieksekusi tersebut sebagai mujahid.
> >
> > Usai memberikan tausiyah selama 15 menit, Ba'asyir membubuhkan
> > tandatangan di kain putih di dalam ponpes untuk mendukung aksi jihad.
> > Kemudian Ba'asyir langsung menuju mobil Kijang kapsul warna silver
> > bernopol H 8855 HB menuju ke Bojonegoro. Dia nggak bersedia
> > menjelaskan hasil pertemuan dengan ibunda Amrozi, Hj Tariyem.
> >
> > Pertemuan Ba'asyir dengan Hj Tariyem dilakukan selama 45 menit.
> > Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh istri-istri Amrozi dan
Muklas.
> > (nik/djo)
> >
> > Source :
> >
> >
http://www.detiknews.com/read/2008/11/08/104006/1033419/10/baasyir-eksekusi-amrozi-penzaliman-bagi-umat-islam
> >
> >
> >  
> >
> 
> 
> 
> -- 
> Salam, Great Pretender
>


Kirim email ke