Salam...
Pertama :
Saya melihat kasus permasalahan amrozi tidaklah merasa heran, walaupun cukup
prihatin.
Yang saya heran adalah dengan penomena sosok Eka Wirajhana.
Jika Amrozi cs teriak-teriak dan siap mati untuk menyuarakan isi hati dan paham
yang mereka yakini, tetapi saya curiga dengan apa yang diteriak-teriakkan oleh
sosok Eka Wirajhana ini, Apakah dia teriak-teriak untuk menyuarakan isi hatinya
ataukah dia sengaja menipu isi hatinya :)
Jika beliau ini teriak untuk menyuarakan isi hatinya, sungguh keajaiban memang
telah terjadi dengan pemikiran saudara kita yang satu ini...
Tetapi jika beliau ini teriak hanya untuk menipu suara hatinya, saya rasa
penomema ini jauh lebih memprihatinkan dan mengherankan ketimbang penomena
Amrozi cs.
Terus terang kalau saya pasti tidak sanggup untuk melakukan pekerjaan yang maha
berat seperti yang dilakukan oleh bung eka wirajhana ini, berteriak dan
berkampanye didepan umum untuk mengatakan dan membela sesuatu yang tidak saya
sukai...
Kedua :
Pendapat saya tentang trio bombers bali.
Tentang apa yang telah terjadi :
Terus terang saya kasihan dengan mereka bertiga, dan saya berdoa semoga Tuhan
yang Maha Kuasa memaafkan semua kesalahannya dan kesalahan semua korban-korban
bom-nya. Semoga mereka yang menjadi korban dan yang dikorbankan mendapatkan
ampunan dan maaf dari Tuhan yang maha pengasih lagi Maha Penyayang.
Tentang apa yang mereka lakukan :
Jelas dari hukum positif mereka bersalah telah melakukan tindak pidana dan
pantas untuk dihukum mati karena telah menghilangkan nyawa banyak orang dengan
sengaja dan terencana.
Tentang Penomena dimasyarakat :
Saya prihatin dengan fenomena yang terjadi, tetapi saya sangat maklum dan
mengganggap wajar saja ketiga trio bombers itu disambut dengan cara terbaik
oleh saudara dan kawan-kawan mereka. Saya rasa peristiwa semacam itu tidak
perlu terlalu dipersoalkan, bukankah hampir setiap orang yang meninggal selalu
diadakan acara penyambutan dan penguburan dengan cara yang terbaik yang bisa
dilakukan oleh saudara-saudara mereka???
Mengenai jumlah fans-nya yang ternyata lebih banyak dari fans orang lain(orang
biasa), itu sih cuma perkara asosoris saja, yakni popularitas...
Semua orang yang 'populer" sudah lumrah dan jamak mempunyai fans yang lebih
banyak dari orang biasa... , jadi tidak ada yang aneh dan yang perlu
dipersoalkan dengan masalah yang seperti itu.
Amrozi cs cuma pion yang dikorbankan.
Diawal saya katakan, saya ikut mendoakan semoga semua yang menjadi korban pada
peristiwa bom bali, baik yang mengebom ataupun yang dibom dimaafkan semua
kesalahannya oleh Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dengan alasan :
Mereka korban yang dibom, sepanjang pengetahuan saya sewaktu masih menjadi tamu
rutin di night club yang hampir semuanya bule-bule. Memang jarang sekali
diantara mereka yang tidak bermandikan dosa ditempat-tempat seperti itu,
alkohol dan saling 'bergesekan asyik' antara laki-laki dan perempuan adalah
hampir menjadi suatu keharusan.
Menurut kaca mata islam yang saya pahami 'aksi' yang seperti itu memang tidak
boleh dilestarikan dan itu dosa, dan saya berdoa semoga dosa-dosa mereka yang
sedang asyik 'mabuk lagi' dan 'gesek asyik' tersebut diampuni oleh Tuhan yang
maha pengasih lagi maha penyayang.
Kepada Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang saya juga berdoa, semoga the
killier bodoh yang bernama amrozi, muklas dan imam samudra itu diampuni juga
dosa-dosa mereka. Mereka hanya pion-pion lemah yang telah dikorbankan oleh
tangan-tangan bengis yang benci kepada kedamaian, khususnya Islam.
Sulit memang untuk membuktikan bahwa amrozi cs hanyalah pion bodoh yang
dikorbankan, dan mereka bertigapun akan menolak keras kalau dikatakan bahwa
mereka hanya pion lemah dan bodoh yang diperalat oleh tangan bengis yang penuh
kebencian terhadap kedamaian, khususnya islam.
Namun menurut saya itulah kebodohan dan kelemahan mereka, karena mereka sendiri
tidak merasa diperalat dan dijadikan pion. Berbeda kalau mereka kuat,
berwawasan luas tentu saja mereka akan menyadari situasi apa yang sedang
terjadi.
Akhirnya, semoga kita yang masih diberikan kesempatan hidup tidak melakukan
tindakan bodoh dan pembodohan, apalagi menipu suara hati :)
Salam,
Iman K.
www.parapemikir.com
----- Original Message -----
From: Rinaldi Maskinantan
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, November 14, 2008 9:38 PM
Subject: Re: [parapemikir] Re: Sedih dengan kepergian Amorozy, sang Syuhada
Seharusnya kita semua prihatin dan heran, mengapa penjahat semacam
Amrozy cs masih memiliki simpatisan? Bukankah sudah jelas mereka jahat, dan
tidak pantas untuk diberi simpatik? Apakah anda-anda, khususnya yang Muslim,
tidak heran dengan gema takbir (yang mengindikasikan "dukungan") yang
berkumandang di kediaman para pelaku, menyambut jenazah trio bomber tersebut?
Banyak masyarakat kita yang menjadi tidak peka terhadap persoalan
kejahatan, jika kejahatan itu berbungkus agama....
“Qui scribit, bis legit”
“Barang siapa menulis, ia membaca dua kali” (Pepatah Yunani)
--- On Thu, 11/13/08, Nidlol Masyhud <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Nidlol Masyhud <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [parapemikir] Re: Sedih dengan kepergian Amorozy, sang
Syuhada
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Thursday, November 13, 2008, 11:05 PM
kita sudah hapal gayanya pak eka
berusaha sekuat mungkin mencitrakan islam yang benar itu adalah ajaran
yang akan banyak dijauhi oleh banyak orang
sehingga dengan mudahnya ia katakan: apa perlunya islam ada?
--- In parapemikir@ yahoogroups. com, "Zawawi" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> tak biasanya pak eka ini tak kritis :) apa ini nglulu he.he...
>
> -----Original Message-----
> From: wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED] ..>
> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, Forum-Pembaca- [EMAIL PROTECTED]
ps.com,
agama
> zamanku diskusi <[EMAIL PROTECTED] .com>,
murtadinkafirun@ yahoogroups. com,
> pra pemikir <parapemikir@ yahoogroups. com>, [EMAIL PROTECTED] com,
isbud
> <debat_islam- [EMAIL PROTECTED] s.com>, Hindu <hindu-dharma@ ...>,
> debat_islam- [EMAIL PROTECTED] s.com
> Date: Sun, 9 Nov 2008 00:07:58 -0800 (PST)
> Subject: [parapemikir] Sedih dengan kepergian Amorozy, sang Syuhada
>
> Dear all,
>
> Saya adalah salah satu Non muslim yang merasa sedih dengan telah
> dilakukannya eksekusi bagi Amrozy dan kawan-kawan
>
> Awalnya saya pikir rekan2 Muslim model amrozy dan kawan2nya adalah
bagaikan
> maling meneriaki maling...dengan berani-beraninya mengatakan KAFIR
dan
> Munafik pada banyak ULAMA2 dan Ustadz2 yang berpendapat bahwa
cara-cara
> Amorzy adalah BUKAN ISLAM!
>
> Saya pikir Amrozy lah yang salah dan...Ustad, Ulama2-lah yang Benar
>
> ternyata Saya keliru! Mengapa?
>
> Menonton di layarkaca... antusias dari RIBUAN masyarakat larut
dengan
> teriakan2, 'Allahhhuuuuakbarrr ! alllahhuakkkbarrr! ' ketika
menerima
ke tiga
> jenasah...sungguh bagaikan pahlawan yang gugur di medan laga
>
> Antusias itu tidak dibayar...bahkan mengorek kocek sendiri untuk
datang dan
> mendoakan!.. ..mereka datang dari segala Pelosok!
>
> SEKARANG saya yakin 100% bahwa Cara pandang Amrozylah yang BENAR!
>
> Hanya kelompok AMROZY lah yang benar pemeluk Islam yang di- RIDHOI
ALLAH
> SWT...Hanya merekalah Pemeluk Islam yang benar2 menunjukan
Bagaimana
> keindahan ISLAM yang sebenar-benarnya tanpa mau berkompromi!
>
> JUSTRU Para Ulama dan Ustadz di Indonesia yang tidak mengerti JALAN
ISLAM
> yang benar dan LURUS itu!...benarlah kata amrozy dan kelompoknya
bahwa
> MUSLIM penentang mereka juga merupakan KAFIR MUNAFIKi
>
> Semoga dengan kepergian 1 amorozy tidak menyurutkan niat sejuta
amrozy baru
> di Indonesia... .yang berani mati..menegakaan keindahan Islam!
>
> dengan tegas menyatakan mati bagi mereka yang tidak mau menyembah
Allah SWT
> dan Mengakui Nabi Muhammad SAW
>
> Ia benar-benar seorang Syuhada bagi Muslim...
>
> Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
> Sabtu, 08/11/2008 20:26 WIB
> TPM: Aneh, Dakwaan dan BAP Amrozi Cs Soal Bahan Peledak Berbeda!
> Alfian Banjaransari - detikNews
>
> Jakarta - Tim Pengacara Muslim (TPM) kembali menegaskan sikap mereka
bahwa
> ekseksui Amrozi cs harus ditunda. Salah satu alasannya adalah, ada
> keganjilan dalam dakwaan terhadap Amrozi cs.
> "Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa bahan peledaknya adalah TNT.
Padahal
> dalam berita acara ditemukan banyak sekali jenis residu bahan
peledak," kata
> Ketua TPM, Mahendradatta, di kantor TPM Jl Pondok Labu, Jakarta
Selatan,
> Sabtu (8/11/2008).
> Mahendradatta kemudian menunjukkan masing-masing Berita Acara
Pemeriksaan
> (BAP) dan berkas dakwaan terhadap Amrozi. Dia mnggarisbawahi
perbedaan
> antara kedua berkas tersebut berkaitan dengan bahan peledak yang
digunakan.
> Memang terdapat perbedaan keduanya dalam menjelaskan jenis bahan
peledak
> yang digunakan. Dalam BAP, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan residu
bahan
> peledak yang terdapat pada serpihan barang bukti
> yang ditemukan di kawah maupun sekitarnya menunjukkan bahwa
terdapat
> beberapa jenis residu senyawa kimia, antara lain : TNT, RDX, dan
HMX.
> Sementara dalam surat dakwaan disebutkan bahwa ditemukan TNT,
belerang, dan
> Kalium Chloride (KClO3).
> "Bahan HMX misalnya, itu hanya ada di lima negara. Itu barang
pabrik, jadi
> nggak mungkin dirakit," kata Mahendradatta.
> Dalam BAP, disebutkan bahwa penelitian terhadap residu bahan
peledak
> tersebut dilakukan oleh tim dari Laboratorium Forensik Denpasar,
Bali. Namun
> anehnya, mereka tidak pernah dijadikan saksi dalam persidangan.
> "Ketika kami minta diuji coba (peledaknya) , mereka nggak mau,"
ujarnya
> heran.
> Hasil penelitian mengenai kandungan residu bahan peledak tersebut
> ditandatangani oleh Kepala Laboratorium Forensik Denpasar Kombes
Budiono
> serta beranggotakan peneliti sebanyak enam orang. Mahendradatta
berharap,
> agar hal ini menjadi pertimbangan pihak pemerintah untuk menunda
pelaksanaan
> eksekusi mati.(alf/djo)
> Source :
>
http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 202603/1033634/
10/tpm-aneh- dakwaan-dan- bap-amrozi- cs-soal-bahan- peledak-berbeda!
> Sabtu, 08/11/2008 16:09 WIB
> TPM: Kemungkinan Besar Eksekusi Amrozi Cs Malam Ini
> Alfian Banjaransari - detikNews
>
> (Foto : Gagah)
> Jakarta - Sampai saat ini belum jelas kapan Amrozi cs akan menemui
ajal di
> hadapan regu tembak. Namun diduga kuat, proses eksekusi terhadap
ketiga
> terpidana mati bom Bali I akan dilakukan malam ini.
> "Kemungkinan besar eksekusi dilakukan malam atau dini hari ini,"
Ketua Tim
> Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, di kantor TPM, Jl Pinang
Pondok Labu,
> Jakarta Selatan, Sabtu (8/11/2008).
> Kabar tersebut dibenarkan anggota TPM lainnya, Achmad Michdan.
Terkait hal,
> sambung Michdan, malam ini juga mereka akan berangkat ke
Nusakambangan.
> "Nanti malam kami akan berangkat (ke Nusakambangan) ," tegas
Michdan.
> Dalam kesempatan itu TPM kembali menyerukan agar eksekusi terhadap
Amrozi cs
> ditunda. Sebab hingga saat ini keluarga maupun TPM tidak diizinkan
bertemu
> Amrozi. Padahal dalam UU PNPS tahun 1964 diatur bahwa penasihat
hukum boleh
> bertemu dengan terpidana.
> "Sebelum ada klarifikasi mengenai masalah ini, kami tidak sepaham
dengan
> kejaksaan dan kepolisian," ujar Michdan.
> Bagaimana bila eksekusi tetap dijalankan? "Kami akan mendesak Komnas
HAM ke
> sidang terdekat Mahkamah Internasional di Jenewa Swiss," ancam
> Mahendradatta. (alf/djo)
> Source :
>
http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 160926/1033560/
10/tpm-kemungkin an-besar- eksekusi- amrozi-cs- malam-ini
> Sabtu, 08/11/2008 10:40 WIB
> Ba'asyir: Eksekusi Amrozi Penzaliman Bagi Umat Islam
> Steven Lenakoly â€" detikNews
>
> Lamongan - Gelombang penolakan eksekusi terpidana mati bom Bali I
Amrozi Cs
> masih saja ada. Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir
menegaskan,
> eksekusi Amrozi merupakan penzaliman kepada umat Islam.
> "Kalau ini jadi dilakukan berarti penzaliman terhadap umat Islam.
Karena apa
> yang telah dilakukan mereka adalah tindakan menegakkan agama," ujar
> Ba'asyir.
> Hal itu disampaikan Ba'asyir ketika memberikan tausiyah singkat di
Ponpes Al
> Islam, Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur,
Sabtu
> (8/11/2008).
> Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meminta kepada
umat Islam
> agar meniru semangat yang dilakukan ketiga terpidana mati bomber
tersebut.
> "Kita harus meniru semangat jihad mereka," kata Ba'asyir.
> Ucapan Ba'asyir ini langsung disambut takbir oleh puluhan santri
dan
> simpatisan Amrozi cs.
> Ba'asyir yang berbalut koko warna hijau itu juga menambahkan,
semangat jihad
> mencerminkan penegakan agama Islam seutuhnya. "Hal yang sama juga
dilakukan
> oleh para nabi sebelum kita," jelasnya.
> Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga meminta kepada keluarga yang
nanti akan
> ditinggalkan agar bersabar dan gembira. Hal ini lantaran ketiga
orang yang
> akan dieksekusi tersebut sebagai mujahid.
> Usai memberikan tausiyah selama 15 menit, Ba'asyir membubuhkan
tandatangan
> di kain putih di dalam ponpes untuk mendukung aksi jihad. Kemudian
Ba'asyir
> langsung menuju mobil Kijang kapsul warna silver bernopol H 8855 HB
menuju
> ke Bojonegoro. Dia nggak bersedia menjelaskan hasil pertemuan dengan
ibunda
> Amrozi, Hj Tariyem.
> Pertemuan Ba'asyir dengan Hj Tariyem dilakukan selama 45 menit.
Dalam
> pertemuan tersebut juga dihadiri oleh istri-istri Amrozi dan Muklas.
> (nik/djo)
> Source :
>
http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 104006/1033419/
10/baasyir- eksekusi- amrozi-penzalima n-bagi-umat- islam
> .
>