Apapun yang dilakukan seseorang dinegara lain, tidak mungkin bisa
dituntut sebagai pelanggaran hukum di Indonesia karena negara lain
memiliki hukumnya sendiri yang berbeda.

Kemanapun negara kita berkunjung tentu wajib tunduk kepada hukum yang
berlaku dinegara ybs.

Demikianlah pameran bikini dinegara lain tidak bisa dianggap melanggar
hukum di Indonesia meskipun dilakukan orang Indonesia diluar negeri.

Semua orang Indonesia yang berada diluar negeri wajib tunduk kepada
hukum yang berlaku dinegara yang dikunjunginya bukan tunduk kepada
hukum yang berlaku ditanah airnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.











--- In zamanku@yahoogroups.com, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=86&id=2751
> 
>       Minggu, 16 November 2008
> 
> 
>       Tak Takut Bikini Terseret UU Pornografi  
>       Sandra Angelia  
> 
>       Miss Indonesia Sandra Angelia akan mengenakan bikini dalam
kontes Miss World yang akan digelar di Afrika Selatan, Desember
mendatang. Tak takut tersandung UU Pornografi yang baru saja disahkan? 
>       "Aku tak pernah merasa khawatir. Sejauh ini apa yang aku
lakukan nanti tidak pernah merasa seronok. Mengenakan pakaian renang
kan hanya untuk penilaian, jadi nggak apa-apa," jawab Sandra saat
ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, belum lama ini. 
> 
>       Sebenarnya, Sandra adalah salah satu orang yang mendukung
penerapan Undang-Undang Pornografi. Namun demikian, dirinya meminta
penerapannya tidak main-main dan berdasarkan sesuatu yang benar. 
> 
>       "Aku kan pakai pakaian renang di dalam kamar, bukan di luar.
Selama itu tidak membuat malu bangsa kenapa nggak. Tapi sebisa mungkin
aku akan mengantisipasi dengan membawa selendang," ujarnya.(ADT)
>


Kirim email ke