Kontroversi Latar Belakang Agama Yang Dianut Obama !!!
                                     
Telah disebar luaskan bahwa Obama adalah seorang Muslim dan hal ini
oleh lawan2nya dibuktikan hitam diatas putih bahwa catatan sekolahnya
di Indonesia terdaftar sebagai seorang muslim.

Namun oleh Obama hal ini ditolaknya, bahkan sebelumnya, Hillary
Clinton menuduh Obama sebagai Kristen aliran kulit hitam yang sangat
rasialis, sangat membenci orang kulit putih dan Obama menjadi
aktivitas gereja tsb dan sangat dekat sekali hubungannya dengan
pendeta yang rasialis itu.

Demikianlah, dua tuduhan yang bertolak belakang telah menerpa diri
Obama sehingga se-olah2 menjadi misteri.  Namun kalo saja orang2 di
Amerika memahami UU perkawinan yang sangat rasialis dan diskriminative
maka bisa dipahami mengapa Obama yang bukan Muslim didaftarkan oleh
ayah tirinya sebagai Muslim se-mata2 untuk menghindari sikap rasialis
pihak sekolah terhadap anak tirinya yang beragama Kristen.

Diseluruh TV di Amerika ditayangkan pidato/khotbah2 pendeta dari
gereja Obama yang betul2 mengejutkan seluruh orang kulit putih di
Amerika saat tsb.  Namun segera Obama memberi response, dia menyatakan
sejujurnya bahwa dia memang anggauta gereja tsb tetapi dia menentang
pemahaman rasial dari pendetanya.

Menghadapi serangan bahwa dirinya berasal dari kelompok Black Kristen
Fundamentalist ini benar2 memakan pikiran, hati, maupun fisik Obama. 
Namun terhadap tuduhan tentang dirinya menjadi Muslim selama di
Indonesia tak perlu banyak komentar karena cukup dia menyanggahnya
bahwa dia bukan muslim meskipun didaftarkan sebagai muslim karena ayah
tirinya yang muslim.

UU perkawinan di Indonesia benar2 rasialis diskriminative, aturan2
yang menghambat untuk perkawinan campuran betul2 melanggar HAM,
apalagi aturan yang melarang pasangan menganut agama yang berbeda dan
keduanya dipaksa masuk Islam kalo mau menikah.  Akhirnya banyak
pasangan agama campuran maupun ras campuran di Indonesia menikah di
Singapore atau di Australia.

Bencana akibat UU perkawinan yang biadab di Indonesia ini menyebabkan
hancurnya keluarga Obama, Lolo Soetoro (ayah tiri Obama) dan Ann
Dunham (ibu kandung Obama) akhirnya bercerai pada tahun 1971.  Obama
akhirnya dikirim ke Hawai kepada kakeknya untuk melanjutkan junior
highschool.

Dalam wawancaranya di ABC, Obama menceritakan kenangannya di
Indonesia, dia bilang lingkungannya memang semuanya Islam, tapi tidak
sefanatik Islam di Arab, Afghanistant, dan Pakistant karena wanita
masih boleh tidak berjilbab.  Namun Obama juga menekankan, Indonesia
sebagai negara Muslim yang terbesar didunia juga sangatlah
diskriminative terhadap minority, terhadap wanita, terhadap perbedaan2
agama, maupun perbedaan Ras.  Dia bilang bahwa dia tidak sama sekali
interest untuk tinggal di Indonesia.  Dia mengaku tinggal di Indonesia
cuma 2 tahun karena mengikuti kehendak ibunya.

Situasi yang sangat religious conflicting yang dihadapi keluarga Obama
dalam menghadapi UU perkawinan memaksa pasangan Lolo Soetoro dan Ann
Dunham akhirnya harus bercerai dan Obama balik ke Hawai.

OBAMA MENGALAMI TRAUMA RELIGOUS PSIKOLOGIS SELAMA TINGGAL DALAM
LINGKUNGAN YANG ISLAMIAH, DIA SADAR BAHWA DUNIA ISLAM BUKANLAH DUNIA
DAMAI MESKIPUN ADA UMATNYA YANG BERJIWA DAMAI YANG DIMUSUHI OLEH
LINGKUNGAN MAUPUN TOKOH2 AGAMANYA.

Jadi enggak sama sekali benar bahwa Obama punya interest terhadap
Indonesia, itu harapan kosong.

Kalo kita ingin Obama ataupun siapapun yang jadi presiden Amerika
bersikap baik kepada negara RI, seharusnya tunjukkanlah sikap baik
lebih dulu.  Obama menekankan bahwa dia tidak akan berdamai maupun
bernegosiasi atau berdialog dengan terrorist ataupun mereka yang
melindungi terrorist.  Entah apakah pernyataan ini ditujukan kepada
RI???  Sejarahlah yang nantinya akan menjawab.

Obama juga menyatakan bahwa dia tinggal di Indonesia bukan atas
kemauannya sendiri.  Terbukti trauma yang dihadapi Obama menghasilkan
perceraian Ibunya dari Lolo Soetoro yang muslim.  Islam tidak memberi
tempat kepada siapapun yang bukan Islam, apalagi orang asing seperti
Obama.  Tidak mudah bagi Lolo Soetoro untuk melegalisasi naturalisasi
isterinya yang warganegara Amerika karena perbedaan agama ini.

Lolo Soetoro telah menghabiskan sebagian besar hartanya se-mata2 untuk
menyogok orang2 di pengadilan untuk menerbitkan surat kewargaan negara
maupun surat pernikahan dirinya dengan Ann Dunham, namun setelah empat
tahun tidak juga berhasil dan akhirnya mereka bercerai.

Lolo Soetoro dan Ann Dunham sebetulnya sudah resmi menikah di Hawai,
namun setelah kembali ketanah air, Lolo Soetoro mau meresmikan
pernikahannya berdasarkan UU negara RI dimana dia adalah
warganegaranya.  Namun hasilnya nihil, hingga keduanya berceraipun
tidak pernah berhasil mendapatkan surat nikah dari catatan sipil
karena Ann Dunham adalah warga asing yang beragama Kristen.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke