Maya Soetoro Adik Tiri Obama Nikah Dengan Keturunan Cina !!!
                                      
Lolo Soetoro dan Ann Dunham akhirnya bercerai karena conflict agama
akibat UU perkawinan RI yang discriminative rasialistis.

Mula2 mereka menikah dicatatan sipil di Hawai, namun setelah balik ke
Indonesia oleh Lolo Soetoro perkawinannya didaftarkan ke catatan sipil
di Jakarta tetapi ditolak karena berbeda agama.  Pernikahan mereka
cuma bertahan selama 4 tahun, selama itulah percekcokan antara
keduanya terus terjadi karena Lolo Soetoro membujuk isterinya untuk
masuk Islam agar bisa dicatatkan pernikahannya dicatatan sipil, tetapi
Ann Dunham yang seorang Kristen sejati menolak masuk Islam.

Padahal Lolo Soetoro sendiri pun Islamnya hanyalah formalitas KTP saja
yang tidak mempermasalahkan perbedaan agama dalam pasangan rumah
tangganya, namun akibat UU RI ditanah airnya dia dipaksa untuk
memaksakan isterinya masuk Islam karena syarat bisa menikah isterinya
harus masuk Islam dan pihak Catatan Sipil akan menolak apabila Lolo
Soetoro lah yang masuk Kristen.

Hebat memang trauma psikologis bagi Obama tentang perkawinan Islam
ini, dia tidak akan lupa trauma ini dan bukan pertanda yang baik bagi
masa depan Indonesia yang tetap mempertahankan pelanggaran2 HAM ini.

Akhirnya Ann Dunham meninggalkan Soetoro pada 1972 menyusul anaknya
yang bernama Barrack Obama di Hawai.  Sementara dari hasil
perkawinannya dengan Lolo Soetoro lahirlah seorang wanita bernama Maya
Soetoro.

http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/msg00072.html

Maya Soetoro juga tidak bersimpati terhadap ajaran2 Islam meskipun
sudah berulang kali diajak ayahnya mengikuti khotbah2 Islam diberbagai
tempat.

Maya Soetoro akhirnya juga meninggalkan ayah kandungnya dan ikut
dengan ibunya di Hawai.  Akhirnya Maya Soetoro memilih suami keturunan
Cina yang lahir di Canada yang beragama Buddha.

http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/msg00072.html

Maya Soetoro rajin mempelajari agama2 Buddha, Hindu, Tao tek king,
Kristen, dll KECUALI Islam.  Maya Soetoro juga mengalami shock
traumatis akibat Syariah Islam yang menghancurkan keluarganya ini.

Keluarga Obama, ibunya, dan juga adik tirinya akhirnya berbahagia
tinggal di Hawai sampai ajal menjemput, sebaliknya ayah tiri Obama si
Lolo Soetoro setelah ditinggalkan oleh isteri dan anaknya akhirnya
jadi pemabuk berat kemudian menikah dengan bekas pelacur dari kawasan
Taman Lawang dan tak lama kemudian terkena infeksi lever seperti yang
diidap isterinya ini.  Akhirnya Lolo Soetoro mati karena penyakit
lever ini diperparah dengan alcoholisme.

Inilah tragedy bagaimana Syariah Islam menghancurkan kehidupan
keluarga yang baik, dan hanya dengan meninggalkan Syariah Islam inilah
akhirnya Obama sukses di Amerika dan juga kesuksesannya ikut dinikmati
adik tirinya.  Bayangkan tragedy apa yang akan dialami Obama apabila
tidak meninggalkan Indonesia yang penuh dengan rasialisme dan
discrimination dalam UU negaranya.

Semua ini pernah diceritakan Obama dalam discussion dengan TV KABC.

Ayah kandung Obama sendiri bukanlah Islam meskipun menggunakan nama
yang Islami.  Karena memang di Kenya juga banyak umat Islam, tetapi
bukan berarti seorang yang menyandang nama Islam artinya beragama
Islam.  Ayah Obama mengaku Agnostic.

Kalo memang pemerintah RI mengharapkan perhatian dan sikap yang
besahabat dari Obama terhadap RI, maka satu2nya jalan bukan dengan
menggali masa lalu yang traumatik ini, tetpi dengan menunjukkan
iktikat baik pemerintah RI untuk menegakkan HAM yang anti diskriminasi
rasial maupun diskriminasi agama seperti yang sekarang memenuhi
berbagai bencana umat beragama di Indonesia yang diperparah lagi
dengan memelihara terrorist2 di Indonesia.

OBAMA SAYS, ALL RELIGIOUS ARE OK BUT NOT ISLAM !!!!

Obama sudah menyatakan tekadnya, melindungi Israel dari segala bentuk
terrorisme.  Jelas bukan ???  Para peminta suaka politik dari umat
Islam Ahmadiah memperburuk citra Indonesia dalam penegakkan HAM, dan
menambah tulisan tinta merah dalam blacklist pelanggaran2 HAM oleh RI.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke