Lho setau saya para kafir itu mengutamakan dunia, dan mereka menjadi
kaya. Sementara Amrozy dan sejenis menjadikan akhirat tujuan akhir
malah masuk penjara.

Salah kutip kali lu, coba cek lagi deh....



--- In zamanku@yahoogroups.com, "setyawan_abe" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "hanif hanif" <hanif230982@>
> wrote:
> 
> "Barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, maka Allah
> akan membuat perkaranya berantakan dan menjadikan kemiskinan didepan
> kedua matanya serta tidaklah datang dunia kecuali yang telah
> ditentukan kepadanya. Dan barang siapa yang menjadikan akhirat sebagai
> niatnya, maka Allah akan mengumpulkan perkaranya dan dijadikan kaya
> didalam hatinya dan dunia akan datang dengan sendirinya"[riwayat Ibnu
> Majah, dengan sanad Shahih]
> 
> wahai saudaraku, ingatlah akan empat perkara; "Aku tahu bahwa rizkiku
> tidak akan dimakan orang lain, maka tentramlah jiwaku. Aku tahu bahwa
> amalku tidak akan dilakukan orang lain, maka akupun disibukkan
> dengannya. Aku tahu bahwa kematian akan datang dengan tiba-tiba, maka
> aku segera menyiapkannya. Dan Aku tahu bahwa diriku tak akan lepas
> dari pantauan Allah, maka aku akan merasa malu kepada-Nya" [Manaqib
> Imam Ahmad, Ibnu Jauzi hal.485)
> 
> Dari Abul 'Abbas, Sahl bin Sa'ad As Sa'idi berkata:"Seorang laki-laki
> datang kepada Nabi sholaLlahu 'alayhi wassalam, lalu berkata:"Wahai
> RosuluLlah, tunjukkan kepadaku suatu perbuatan yang jika
> akumengerjakannya, maka aku akan dicintai Allah dan dicintai manusia".
> Maka beliau sholaLlahu 'alayhi wassalam bersabda; "Zuhudlah engkau
> pada dunia, niscaya Allah akan mencintaimu. Dan zuhudlah engkau pada
> apa yang dicintai manusia, pasti manusia akan mencintaimu"[ riwayat
> Ibnu Majah, dengan sanad hasan]
> 
> --- End forwarded message ---
>


Kirim email ke