Kalau Anis Matta berpikiran kritis, dia mestinya paham bahwa ini bukan soal 
dendam. Ini soal kebenaran sejarah yang harus diungkapkan, demi keadilan bagi 
orang-orang yang pernah menjadi korban rezim Orde Baru di masa silam. 
 
Jadi, jangan terlalu gampang bicara soal "rekonsiliasi". Sebab, rekonsiliasi 
sejati tidak mungkin terwujud hanya dengan beriklan. 
 
Salam
Victor Silaen
(www.victorsilaen.com)


--- On Mon, 11/17/08, setyawan_abe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: setyawan_abe <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Fwd: Anis Matta : Dendam Sejarah Harus Dihilangkan
To: zamanku@yahoogroups.com
Date: Monday, November 17, 2008, 8:25 AM







--- In keadilan4all@ yahoogroups. com, "Abu 'Abdurrahmaan"
<abu-abdurrahmaan@ ...> wrote:

http://www.warnaisl am.com/berita/ negeri/2008/ 11/17/51300/ Anis_Matta_ Dend\
am_Sejarah_Harus_ Dihilangkan. htm

Anis Matta : Dendam Sejarah Harus Dihilangkan

Senin, 17 November 2008 14:15

warnaislam.com — Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, M
Anis
Matta mengajak seluruh komponen masyarakat dan bangsa untuk
menghilangkan berbagai dendam sejarah karena dendam yang merusak hati
bangsa dinilai dapat mengganggu usaha rekonsiliasi dan keinginan
bangsa ini untuk menjadi besar dan maju. "Kita tidak ingin
dendam-dendam ini mengganggu hubungan kita diantara sesama anak
bangsa," kata Anis di Jakarta, Senin (17/11).

Begitu pula yang dikatakan Ketua Fraksi PKS, Mahfudz Siddiq, dalam
momentum 100 tahun Kebangkitan Nasional, 80 tahun Sumpah Pemuda dan
Hari Pahlawan, rencananya DPP PKS akan menggelar Silaturrahim dan
Dialog Antar Keluarga Pahlawan Nasional.

Menurutnya tema yang akan diangkat adalah Membangkitkan kembali
semangat Kepahlawanan pada Kaum Muda Indonesia. Rencananya pertemuan
tersebut akan diadakan pada Rabu (19/11) mendatang di Jakarta
Convention Center Ruang Merak. Dan dalam acara tersebut direncanakan
akan hadir beberapa nara sumber, diantaranya Bambang Sulistomo (putra
Bung Tomo), KH Sholahuddin Wahid (cucu KH Hasyim Asy'ari), Agustanzil
Sjahroezah (cucu KH Agus Salim), Cahyo (putra Jendral Gatot Subroto),
Rahmawati (putri Bung Karno), Halida Hatta (putri Bung Hatta), Mamiek
Soeharto (putra Soeharto), Rektor Universitas Paramadina Anis
Baswedan, dan KH Hilmi Aminudin (Ketua Majelis Syura PKS).

Mahfudz yang sekaligus merupakan ketua panitia dalam acara tersebut
mengatakan, "Acara yang akan dibuka oleh Presiden PKS Tifatul
Sembiring itu, juga akan menghadirkan grup band Cokelat sebagai
selingan dan pembacaan puisi oleh Taufik Ismail,".

(dari berbagai sumber)

--- End forwarded message ---

 














      

Kirim email ke