Refleksi: Kalau  orang miskin bertambah di Jakarta, ibukota sang raja 
bertachta, berarti  di daerah luar kaum miskin tidak  berkurang, inikah takdir  
harga mati yang harus dipikul?.

http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=47522&ik=3

Orang Miskin di Jakarta Tambah 

Senin 17 November 2008, Jam: 19:16:00 
JAKARTA (Pos Kota) - Jumlah keluarga miskin di Jakarta bakal membengkak karena 
kesulitan ekonomi. Saat ini terdapat sekitar 160.472 kepala keluarga (KK). Hal 
tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta untuk 
penerima bantuan beras miskin (raskin) tahun 2008. 

Menurut Jamal, Kepala BPS DKI Jakarta, saat ini data keluarga miskin untuk 
penerima bantuan langsung tunai (BLT) atau raskin pada tahun 2009 belum tuntas. 
"Data yang masuk baru sekitar 97 persen. Jadi belum bisa diumumkan,"katanya, 
Senin (17/11). 

Data BPS, jumlah keluarga miskin saat ini 160.472 keluarga dengan rincian di 
Jakut 51.185 keluarga, Jakpus 23.244 keluarga, Jakbar 31.797 keluarga, Jaksel 
11.823 keluarga, Jaktim 41.322 dan Kep. Seribu 1.101 keluarga. 

ANGKA PASTI 
Ia belum bisa menyebut angka pasti keluarga miskin di Jakarta. Pengumumannya 
agak molor, sedianya Oktober. "Kenapa terlambat? ini bukannya pembenaran. 
Terlambat karena problem. Petugas dua minggu tidak bisa bekerja, seminggu 
setelah dan sebelum Lebaran. Penduduk pada mudik. Mundur minimal dia minggu. 
Tapi ini terjadi juga di daerah lain. Tidak hanya di Jakarta." 

Dari sekitar 30 ribu jumlah RT di Jakarta, baru dituntaskan sekitar 26 ribu 
atau 28 ribu RT. Indikator miskin antara lain, keluarga bersangkutan bisa makan 
cukup apa tidak. "termasuk luas rumah yang digunakan." 

Wardah hafidz, Ketua Konsorsium Kemiskinan Kota, mengatakan angka keluarga 
miskin di Jakarta lebih dari 500 ribu keluarga. "Data BPS terlihat sedikit 
karena indikatornya terlalu rendah." 

Kirim email ke