HAMAS Ternyata Agen Mossad Untuk Membatalkan Palestina !!!
                            
Hamas menuntut agar Israel mengembalikan wilayah pendudukannya seperti
sebelum perang 7 hari 1967.

Artinya, Gaza dan Westbank harus dikembalikan kepada Mesir, karena
kedua wilayah ini direbut Israel dalam perang 1967 itu dari Mesir.

Jadi kalo kedua wilayah ini, Gaza dan Westbank dikembalikan kepada
Mesir, sama saja artinya Hamas dan Abbas disuruh berperang melawan
Mesir untuk mendirikan negara Palestina diatas tanah yang sudah
direstui oleh United Nation dalam perjanjian Camp David.

Tetapi, tentunya Mesir tidak akan mungkin mau memberikan kedua
wilayahnya ini untuk mendirikan negara Palestina, yang menjanjikan
kedua wilayah ini akan didirikan negara Palestina adalah Israel bukan
Mesir.

Jadi kalo masih mau memaksakan juga dikedua wilayah harus berdiri
negara Palestina, maka harus dibikin perjanjian yang baru lagi, karena
perjanjian yang dulu itu bukan dengan Mesir tetapi dengan Israel. 
Artinya, waktu Gaza dan Westbank diduduki Israel, maka kedua wilayah
ini menjadi milik Israel dan waktu itu Israel sebagai pemilik telah
memberikan kedua wilayah ini untuk berdirinya negara Palestina.

Oleh karena itu, apabila kedua wilayah ini nantinya jadi diserahkan
kepada Mesir, maka pemilik kedua wilayah ini bukan lagi Israel tetapi
Mesir.


> rizal lingga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> MENGAPA HAMAS TETAP MEROKET ISRAEL
> Jika gencatan senjata antara Hamas
> dan Israel benar-benar dijalankan dan
> tanah Israel aman, maka pemerintah Israel
> akan membuka pintu gerbang ke jalur Gaza.
> Maka pasokan BBM, listrik, makanan dan
> obat-obatan diberikan, dan orang-orang
> Palestina diberikan pekerjaan.
> 


Kayaknya memang Hamas ini bodoh sekali, dengan menembaki Israel dengan
roket2nya ternyata tidak pernah mencapai sasaran karena Israel sudah
mengosongkan wilayah perbatasannya sepanjang berpuluh mil jauhnya
sehingga tembakan2 roket Hamas tidak mampu mencapai pemukiman warga
Israel.

Israel memang maunya membunuhi semua Arab2 Palestina yang kurang ajar
ini, tapi tentunya pemerintah Israel tidak akan berani melakukannya
karena akan mengundang protes dan kutukan seluruh dunia.

Juga, kalo saja Hamas tidak menembaki roket2nya, maka Israel tidak
punya alasan untuk menutup perbatasannya lagi, karena enggak bisa
cari2 alasan untuk menutup perbatasan yang tentunya juga mengundang
protes seluruh dunia.

Supaya ada alasan dan dunia tidak bisa protest, maka perlu Hamas
menembaki roket2nya sehingga Israel punya alasan kuat yang tidak bisa
dibantah siapapun untuk menutup perbatasannya yang membuat kelaparan
orang2 Arab Palestina ini.

KESIMPULANNYA JELAS, HAMAS INI PASTI AGEN MOSSAD YANG DITANAMKAN
DIPIHAK MUSUH UNTUK MEMBUAT LANGKAH2 BLUNDER YANG KELIHATANNYA TOLOL
YANG TERNYATA BUKAN MERUGIKAN ISRAEL TETAPI MALAH MENGUNTUNGKAN ISRAEL
DAN MERUGIKAN HAMAS SENDIRI.

Jadi sebenarnya tindakan Hamas ini bukanlah tindakan bodoh, juga bukan
tindakan blunder, melainkan tindakan yang sangat tepat, akurat,
cerdas, dan brillian untuk memenangkan Israel dan menghancurkan mimpi2
berdirinya negara Palestina.

Silahkan anda semua meneliti sendiri, ternyata semua tindakan Hamas
sama sekali tidak menguntungkan kelompoknya tapi merugikan dan
tindakan2 tsb justru menguntungkan Israel.  Itulah sebabnya, Hamas
tidak pernah mau berdamai dengan Abbas.  Padahal kalo memang mau
memerangi dan menghancurkan Israel seharusnya justru jangan memecah
diri dari Abbas, bersatulah Hamas dan Abbas untuk menghancurkan Israel
bukan malah memecah belah bangsanya sendiri.

Padahal, kalo memang Israel berniat menghancurkan Hamas dan membantu
Abbas, apalah susahnya ????  Pasukan tank dan Angkatan Udara Israel
khan bisa masuk kewilayah Gaza untuk menangkapi dan membunuhi semua
pengikut2 Hamas, apa sih susahnya ?????  Tentu, kalo saja Israel
melakukannya justru yang bodoh itu Israel, karena kalo tidak ada
Hamas, maka Abbas ini akan diakui resmi oleh United Nation sebagai
mewakili negara Palestina.  Justru dengan adanya Hamas inilah, United
Nation tidak memungkinkan mengakui adanya negara Palestina karena
United Nation hanya bisa mengakui satu negara Palestina bukan dua atau
tiga.  Jadi bagi Israel Hamas tidak boleh ditumpas tapi tetap
dibiarkan eksist dan tidak akan membahayakan kepentingan Israel karena
Hamas ini tidak akan pernah diakui dunia Internasional termasuk United
Nation.

Demikianlah, Hamas dijadikan musuh nyata oleh Israel sedangkan Abbas
dijadikan sahabat nyata oleh Israel.  Hanya dengan cara2 seperti ini
dunia tidak mungkin bisa menuduh Israel menghambat berdirinya negara
Palestina karena terbukti Israel membantu Abbas.  Juga Israel tidak
bisa dijadikan penyebab terhambatnya pendirian negara Palestina karena
kenyataannya Hamas merupakan power mayoritas yang memerangi Abbas.

Meskipun kita tahu dan yakin kalo Hamas itu agen Mossad yang
ditanamkan dipihak musuh untuk melindungi kepentingan Israel, tapi
siapa yang bisa menuduhnya kalo ternyata Hamas menembaki roket terus
menerus kewilayah Israel ???? Dengan tembakan2 roket2 ini siapa yang
bisa menuduh bahwa Hamas itu membela kepentingan Israel ????  Dengan
tembakan2 roket2 Hamas inilah dunia disodorkan gambaran bahwa Hamas
itu musuh Israel.

Kesemuanya ini bisa dijawab dengan jelas apabila Hamas adalah agen Mossad.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke