http://www.detiknews.com/read/2008/11/24/073506/1041631/10/adam-malik-pejabat-tertinggi-indonesia-yang-direkrut-cia

Kontroversi CIA di Indonesia
Adam Malik Pejabat Tertinggi Indonesia yang Direkrut CIA
Nurul Hidayati - detikNews


Jakarta - Mantan Wakil Presiden Adam Malik agen CIA. Boleh jadi kontroversi
ini akan mencuat ke permukaan. Sejarah masa lalu Indonesia kembali diuji.
Buku berjudul "Membongkar Kegagalan CIA" membeberkan secara gamblang
bagaimana Adam Malik direkrut CIA.

Buku karya wartawan The New York Times, Tim Weiner ini berjudul asli "Legacy
Of Ashes The History Of CIA". Dalam edisi Indonesia, buku dengan sampul
depan warna merah itu diberi judul "Membongkar Kegagalan CIA". Buku terbitan
Gramedia Pustaka Utama ini sudah dipasarkan sejak dua bulan yang lalu.

Tim Weiner yang pernah meraih hadiah Pulitzer menulis "Membongkar Kegagalan
CIA" berdasarkan 50.000 arsip CIA dan wawancara mendalam dengan ratusan
veteran CIA. Plus pengakuan sepuluh orang direktur CIA.

"Buku ini menyertakan sejumlah informasi dan analisa luar biasa mengenai
keterlibatan CIA di Indonesia, terutama berkaitan dengan peristiwa
pemberontakan daerah tahun 1950-an dan tragedi kemanusiaan tahun 1965,"
tutur Baskara T Wardaya. Pernyataan sejarahwan penulis buku "Cold Was
Shadow: United States Policy Toward Indonesia, 1953-1963" tercetak di sampul
belakang "Membongkar Kegagalan CIA".

Pembeberan Adam Malik sebagai agen CIA, boleh jadi merupakan salah satu
informasi yang luar biasa itu. Soal Adam Malik ini dapat dibaca mulai dari
halaman 330. Kisah berawal dari bagaimana CIA mengingatkan Gedung Putih
bahwa hilangnya pengaruh Amerika di Indonesia akan membuat kemenangan di
Vietnam menjadi tidak berarti.

Dan CIA pun kemudian mulai bergerak menemukan pemimpin baru -- untuk
menggantikan Soekarno. Setelah 7 tahun CIA berusaha menggulingkan Soekarno,
pada 1 Oktober 1965 meletuslah ontran-ontran politik. Di tengah perseteruan
hebat antara Soekarno, PKI di satu sisi dan tentara di sisi lain,
sebagaimana dituliskan Tim Weiner, Stasiun CIA di Jakarta sudah memiliki
seorang agen yang memiliki posisi baik.

Agen itu, tak lain adalah Adam Malik. Adam malik, dituliskan sebagai seorang
mantan Marxis (penganut aliran Karl Marx) berusia 48 tahun yang mengabdi
sebagai duta besar Soekarno di Moskow dan menteri perdagangan.

Lantas siapa yang merekrut Adam Malik menjadi agen CIA? Tim Weiner secara
gamblang mengungkapkan. Adalah Perwira CIA Clyde McAvoy yang menggarap Adam
Malik. Adam Malik dan McAvoy pertama kali bertemu di sebuah tempat rahasia
dan aman di Jakarta pada 1964.

McAvoy adalah operator rahasia handal CIA yang bahkan pernah merekrut
Perdana Menteri masa depan Jepang. McAvoy diterbangkan ke Jakarta dengan
tugas utama menyusup ke dalam kubu PKI dan pemerintahan Soekarno.

"Saya merekrut dan mengontrol Adam Malik," ujar McAvoy dalam sebuah
wawancara pada tahun 2005. "Dia adalah pejabat Indonesia tertinggi yang
pernah kami rekrut," tambah McAvoy.

Adam Malik berhasil direkrut McAvoy, sebagaimana ditulis Tim Weiner, atas
jasa seorang perantara. Perantara itu adalah pengusaha Jepang dan mantan
anggota partai komunis di Jepang. Siapakah jati diri perantara ini?



(bdi/bdi)

Kirim email ke