Nabi Ibrahim dulu dibakar hidup2 gara2 beliau menghancurkan sesembahan
masyarakat disana waktu itu Rojonya bernama Namrud.
Pasti kalau itu terjadi sekarang oleh Genduk Mus dikatain Ibrahim A.S.
melanggar HAM wong  sesembahan orang kok dirusak.
Tapi saya pro Ibrahim sebab saya percoyo dia disuruh Yahwe agar
penyimpangan tauhid yang terjadi dirakyatnya Namrud tadi diluruskan
kembali.Jadi agama yang benar itu kadang sok berbenturan dengan
HAM.Hal ini disebabkan kesukaan Allah dg kesukaan manusia itu sering
berbeda,contoh:

1.Kalau Genduk Mus zina itu disukai orang dan rapopo,tapi bagi bagi
Allah itu larangan keras.

2.Nyembah patung rapopo nurut HAM,bagi Allah itu sirik,makane dulu
Musa dikasih Loh Batu yang ditulisi pakai jari Allah antara lain
jangan membuat patung.

La Islam itu kan agama Ibrahim,yo pantes tiap hari diserang oleh
Genduk pejuang HAM yang katanya dibaccking PBB.Tapi opo dikira wong
Islam takut dg PBB? No no no sebab banyak itu belum tentu benar,semua
umatnya Nabi pernah jadi minoritas.
Pegangan Islam itu apa to kok kekeh sekali memegang prinsip?
Tak lain Kitabullah yaitu Quran yang isinya memang ditilik dari
redaksinya terlihat From Allah kekita.Misalnya Hai orang2
beriman.Itukan redaksinya jelas dari Allah kekita.
Kitab yang lain tidak begitu,misalnya Pada suatu hari yesus jalan2 bla
bla bla.Kalau Wirajhana ditanya Tripitaka dulu didapat Buddha dari
siapa nanti coba apa jawabnya,so do Weda.Tapi tanyao dg wong Islam
dari mana asal kitabmu itu? pasti jawabnya dari Muhammad SAW dari
Jibril dari Allah.Dan kabeh wong Islam percoyo bahwa Muhammad pernah
dapat gelar Al Amin (wong jujur) sebelum jadi Nabi,ditambah buta huruf
pisan yo gak mungkin bisa ngarang Kitab 500 halaman plus hadis 5000 buah.

Shalom,
Tawangalun.



Kirim email ke