Wah, jogging yang adalah kebiasaan diberbagai negara kafir itu apa bisa 
terlarang juga?

Saya baru beli sepatu jogging baru nih beserta alat pengkur denyut jantung + 
penghitung kalori yang terpakai selama jogging........

----

 




MUI Investigasi Olahraga Yoga, Umat Diminta Berhenti Berlatih
Selasa, 25 November 2008 | 18:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah investigasi terhadap olahraga
yoga. Olahraga asal India ini telah dilarang oleh Majlis Fatwa
Nasional  Malaysia. Alasannya, yoga mengandung unsur Hindu yang
dikhawatirkan bercampur aduk dengan ritual Islam.
Ketua Bidang
Fatwa MUI Ma'ruf Amin menyatakan, selama dua pekan ke depan Majelis
akan mengundang maupun mendatangi tempat praktek yoga. "Mereka akan
kami  minta menjelaskan sebelum MUI menetapkan hukumnya," kata Ma'ruf
di kantornya, Selasa (25/11). 
Majelis juga akan meneliti apakah
olahraga tersebut mengandung ritual, tindakan syirik atau mengandung
ajaran yang tidak sesuai dengan tuntunan agama. Setelah mendapatkan
masukan dari banyak pihak, Majelis baru  menentukan fatwa apakah
olahraga tersebut diharamkan atau tidak. 

Hari ini, Selasa
(25/11)  Majelis menggelar  rapat tertutup menanggapi pertanyaan
masyarakat setelah Majelis Fatwa Nasional Malaysia mengelurakan fatwa
melarang warga Malaysia berlatih yoga. Sebelum fatwa tersebut,
masyarakat Indonesia belum pernah ada yang bertanya, namun kini Majelis
akan melakukan penyelidikan. 

Ma'ruf Amin menghimbau
masyarakat menghentikan praktek yoga selama Majelis belum selesai
melakukan investigasi. Majelis akan mengeluarkan fatwa sesuai dengan
temuan penyelidikan, bisa melarang ataupun tidak melarang. Majelis juga
berkemungkinan mengeluarkan beberapa jenis fatwa jika ternyata ada
beberapa jenis olahraga yoga. 

Pada prinsipnya Majelis tidak
akan mengharamkan praktek yoga sepanjang kegiatan itu tidak mengandung
unsur syirik atau melanggar ajaran agama. 

Aqida Swamurti
 
 
 Print 
[Tutup jendela]  
  
 ---------------
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo


Allah yang disembah orang Islam tipikal dan yang digambarkan oleh al-Mushaf itu 
dungu, buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab hanyalah Allah fiktif.



      

Kirim email ke