Berita lama, sekedar buat menunjukkan betapa dungu-dungunya orang islam tipika 
litu.

----

Minggu, 02 Oktober 2005 13:40 WIB
Ketua MPR Nilai Pembom Bali Atheis

JAKARTA--MIOL: Bom yang meledak di Bali Sabtu (1/10) malam yang menewaskan 25 
orang dan melukai lebih seratus orang, bukan tidak mungkin dilakukan 
orang-orang atheis yang ingin mencerai-beraikan umat beragama di Indonesia.

"Kami menolak jika pelaku peledakan bom itu lagi-lagi dituduhkan kepada umat 
Islam. Itu tidak benar, Islam tidak mengajarkan kekerasan apalagi yang 
menimbulkan banyak korban meninggal," kata Ketua MPR Hidayat Nurwahid dalam 
"Tausiyah dan zikir akbar" di Mesjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), 
Jakarta, Minggu, bersama Muhammad Arifin Ilham.

Di hadapan ribuan pezikir yang berpakaian putih-putih, Nurwahid mengatakan, 
pemboman tidak mungkin dilakukan umat Islam. Pelaku pemboman ingin menyudutkan 
umat Islam dan ingin mencerai-beraikan kesatuan umat beragama di tanah air. 
Karena itu, ia mengimbau untuk tidak termakan isu-isu yang menyesatkan.

Bangsa Indonesia, menurut mantan Presiden PKS itu, sekarang sedang mendapat 
ujian berat mulai dari flu burung, demam berdarah, polio, busung lapar, sampai 
kenaikan harga BBM dan bom Bali. Kejadian-kejadian ini harus diatasi dengan 
sebaik-baiknya.

Soal kenaikan harga BBM, ia telah berkali-kali minta kepada pemerintah untuk 
tidak menaikkan harga BBM menjelang Ramadhan. Karena kenaikan harga BBM 
dikhawatirkan memicu kenaikan harga-harga barang kebutuhan menjelang Ramadhan. 
Dalam kaitan itu, ia mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia untuk tetap 
bersabar dan tawakal menghadapi cobaan berat itu.

Muhammad Arifin Ilham juga mengajak majelis zikir yang datang dari berbagai 
kota itu berdoa untuk kerukunan, perdamaian dan kemaslahatan bangsa, termasuk 
bagi umat muslim di Palestina dan Irak.

(Ant/OL-03)
          

    
FEATURES : Forum Editorial | GPRS | Media Anda | Profil Perusahaan | Profil 
Pembaca | Karir
SUBSCRIBE : Login | Daftar | Perpanjangan | Konfirmasi
© 2008 Media Indonesia. All rights reserved. Comments & suggestions please 

 ---------------
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo


Allah yang disembah orang Islam tipikal dan yang digambarkan oleh al-Mushaf itu 
dungu, buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab hanyalah Allah fiktif.



      

Kirim email ke