> "Deddy Mansyur" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mengenai teroris-teroris di Mumbai India:
> "Ini agenda politik yang menggunakan simbol-
> simbol agama," kata Ketua DPR Agung Laksono
> di Gedung MPR/DPR, Jumat (28/11).
> INCORRECT!!!!!!
> The correct one: This is a crime against
> humanity.
> 


Agung Laksono sebagai ketua MPR ternyata enggak baca koran, karena
terrorist Mumbai ini tidak mengusung nama agama juga tidak mengusung
simbol2 agama.

Namun, dari para terrorist yang tertangkap inilah bisa diidentifikasi
bahwa mereka berasal dari Pakistant.  Setelah berhasil di identifikasi
berasal dari Pakistant para terrorist ini di interrogasi dan hasilnya
membuktikan kebenaran bahwa mereka adalah terrorist jihad Islam dari
Pakistant yang menamakan dirinya Deccan Mujahidin yang dibiayai oleh
Al-Qaeda.

Juga para terrorist itu bukan bermaksud untuk melakukan "Crime against
Humanity", sama sekali tidak terpikir untuk berbuat begitu.

Mereka berbuat demikian hanyalah bermaksud menegakkan Syariah Islam
dimuka bumi ini sesuai kewajiban yang telah dilestarikan Allah dalam
Quran selama ribuan tahun yang lalu.

Yang bisa disimpulkan dalam hal ini, bukanlah terroristnya sebagai
pelaku "Crime against Humanity" tapi ajaran agama Islam itu sendiri
yang merupakan ajaran yang merusak umatnya sehingga menjadi kriminal
yang melakukan "Crime against Humanity".

Artinya, agama Islam itulah yang merupakan ajaran "Crime against
Humanity".  Karena para terrorist ini bukan terrorist yang melindungi
perdagangan Coccain, juga bukan terrorist yang ingin mendirikan negara
komunis, bukan terrorist yang ingin menegakkan Demokrasi, MEREKA ITU
SEMUA MERUPAKAN TERRORIST YANG MENGEMBAN TUGAS ALLAH DALAM MENEGAKKAN
SYARIAH ISLAM DIMUKA BUMI DENGAN MENJAGAL SEMUA MANUSIA YANG MENENTANGNYA.

Begitulah kenyataannya secara tegas tanpa perlu berbasa basi bahwa ini
bukan umat beragama atau ini bukan ajaran Islam atau Islam tidak
mengajarkan terror dlsb.

Agung Laksono bukan tidak tahu, tapi cuma basa basi karena sekeliling
dirinya adalah anggauta2 MPR yang mendukung terror jihad Islam yang
juga bertujuan menegakkan Syariah Islam di Indonesia yang hingga kini
masih belum berhasil.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke