Oke ya, habisi saja debat kusirnya, karena 

Kenyataannya, Adam Malik adalah pahlawan,
Kenyataannya, Adam Malik adalah Agen CIA.

Kenyataannya, Jendral Taher adalah Koruptor,
Kenyataannya, Jendral Taher adalah Pahlawan,
Kenyataannya, Jendral Taher dimakamkan di taman makam pahlawan.

Jadi kalo anda masih tidak puas dengan kenyataan2 diatas karena adanya
kontroversi yang tidak bisa diterima antara kenyataan2 dengan
keharusan yang seharusnya, maka yang salah itu cuma satu dari
keduanya, yaitu kenyataannya yang harus disalahkan, atau keharusan itu
yang harus disalahkan ???

Seharusnya kenyataan itu tidak mungkin bisa disalahkan, yang salah itu
keharusan itu yang anda salahkan karena memang bukanlah keharusan
seorang agen CIA dianggap pengkhianat, dan juga bukan keharusan
seorang Koruptor dianggap bukan pahlawan.

Seharusnya kita membuat definisi untuk kesempurnaan penulisan sejarah
dengan mendefinisikan bahwa banyak pahlawan RI adalah agen CIA, dan
juga mendefinisikan bahwa koruptor juga bisa jadi pahlawan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.











--- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> memang Genduk itu rada2 Zenijwen,angel diobati.
> Saya tambahin Pak Linga gene Sadham itu ex CIA juga gak diangkat jadi
> pahlawan,malah digantung .Ooo itu kan karena sudah dipecat dari CIA.
> Bin Laden telah dipecat dari CIA tapi saya yakin dia malah jadi
pahlawan.
> 
> Shalom,
> Tawangalun.
> 
> - In zamanku@yahoogroups.com, "Supriyadi" <supriyadi@> wrote:
> >
> > Nyonya Mus yang "ilmuwan",
> > 
> > Saya mencoba mengikuti logika Anda yang tertuang dalam tulisan
> tulisan Anda mengenai kontroversi Adam Malik agen CIA ini. Tetapi saya
> menjadi "bohwat" (bingung/heran) sendiri dalam menalarinya.
> > 
> > Kata Anda, setiap pejabat yang berhasil jadi agen CIA maka masa
> depannya pasti cerah dan matinya pasti menjadi pahlawan bangsa, tanpa
> mengatakan "kecuali bila........" atau " Asal jadi agen selamanya dan
> tidak pernah dipecat". 
> > 
> > Setelah dibantah mengenai Aidit eeee Anda berkilah bahwa Aidit itu
> bla bla bla sehingga mendapat sangsi dipecat dan tidak menjadi
> pahlawan bangsa. Sementara itu Anda juga bilang bahwa diktator
> Soekarno dan Soeharto itu culas, curang, dan  menyalahi aturan tenure
> jabatan sebagai presiden sehingga dijungkirkan. Tetapi kok Soekarno
> tetap jadi pahlawan bangsa ? Apakah dia dijungkirkan oleh CIA itu
> tidak dipecat? Kenapa Aidit dipecat ?
> > 
> > Lagipula kalau orang dari luar USA menjadi agen CIA itu kata Anda
> "oke" punya, tetapi kenapa kalau orang USA jadi agen KGB Rusia atau
> China dihukum ? Bukankah itu suatu pengakuan bahwa menjadi mata mata
> asing itu salah? Where are your sense of justice and common sense"your
> honour" ?
> > 
> > Apakah yang menjadikan seseorang menjadi pahlawan bangsa itu adalah
> CIA ? Logika dari mana itu Nyah? Kok muntir muntir nggak keruan ?
> > 
> > Kalau saya goblok itu lumrah wong saya nggak sekolah, tapi kalau
> Anda yang mengaku "ilmuwan" bergelar Profesor Doktor apa nggak super
> memalukan tuh berlogika illogical begitu?
> > 
> > Saya jadi bertanya-tanya, Anda mendapat titel yang "luhur" itu dari
> perguruan mana sih? Kalau dari USA, yang selama ini Anda unggul
> unggulkan nyaris tanpa cela, itu kok ya cuma segitu mutunya.
> > 
> > Sangat disayangkan seseorang dengan titel yang seharusnya dihormati
> ternyata sekarang malah cuma jadi "nyek-nyekan" (Jawa) alias cuma jadi
> bahan ledekan. Ya itu karena ulah Anda sendiri yang membabi buta,
> "grusah-grusuh", mau benar sendiri, sembarang hantam sana hantam sini.
> Samasekali tidak mencerminkan pribadi yang bertitel luhur. Akhirnya
> seperti pekungfu pemula yang terpukul oleh doublesticknya sendiri,
> atau seperti laba laba yang terjerat sarangnya sendiri.
> > 
> > Kalau dokter Frankenstein dan dokter Jeckyl itu para ilmuwan yang
> jahat tapi memang pandai. Lha kalau Doktor Hafsah, sudah jahat
> ............  lagi.
> > 
> > Salam,
> > Supriyadi 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >   ----- Original Message ----- 
> >   From: Hafsah Salim 
> >   To: zamanku@yahoogroups.com 
> >   Sent: Friday, November 28, 2008 9:45 PM
> >   Subject: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik Agen CIA
> > 
> > 
> >   Yang debat kusir itu anda sendiri, sudah jelas dan terang saya
bilang
> >   semua agen CIA akan jadi pahlawan bangsanya.
> > 
> >   Aidit, Sadam Hussein, dan Osama bin Laden setelah berkhianat kepada
> >   CIA, mana mungkin masih menjadi agen CIA.... goblok bukan ???
> > 
> >   Pegawai kalo sudah dipecat tidak lagi dinamakan pegawai,
> >   Agen kalo sudah dipecat bukan lagi agen namanya
> > 
> >   Mereka cuma melanjutkan kariernya dengan menerima hukuman, entah
> >   dipenjara atau mati ditembak sehingga bukan lagi dinamakan pahlawan.
> > 
> >   Suharto itu khan tidak dipecat karena masih mau turun,
> >   Sukarno itu khan belum dipecat karena masih mau turun dengan super
> Semar.
> > 
> >   Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > 
> >   --- In zamanku@yahoogroups.com, "Supriyadi" <supriyadi@> wrote:
> >   >
> >   > Muuuuus Mus,
> >   > 
> >   > Ente kalau ngomong kok pakai dalilmu sendiri saja. 
> >   > Ada pepatah " Menegakkan benang basah". Semua yang ente katakan,
> >   walaupun salah ente coba bela mati-matian walaupun semua orang tahu
> >   itu cuma debat kusir.
> >   > 
> >   > Apa ente kira CIA dalam mengangkat dan menggulingkan agennya tidak
> >   punya kepentingan untuk USA sendiri atau melulu untuk kepentingan
> >   negara dan rakyat si agen? Jangan sok suci lah.
> >   > 
> >   > Katanya semua pejabat yang berhasil jadi agen CIA PASTI jadi
> >   pahlawan bangsa. Eeeee setelah dibalikin ke kata kata ente sendiri
> >   ternyata kata PASTI tuh masih ada embel embelnya. 
> >   > 
> >   > Pantesan Prof. Dr. Manneke Budiman ogah disejajarkan dengan ente
> >   Prof. Dr. Hafsah Salim alias Ny. Muslim binti Muskitawati. "Jijay"
> >   Katanya.
> >   > 
> >   > ----- Original Message ----- 
> >   > From: Hafsah Salim 
> >   > To: zamanku@yahoogroups.com 
> >   > Sent: Wednesday, November 26, 2008 9:45 PM
> >   > Subject: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik
Agen CIA
> >   > 
> >   > 
> >   > > "Supriyadi" <supriyadi@> wrote:
> >   > > Mbokde Mus bilang :
> >   > > Apa salahnya jadi agen CIA???
> >   > > Apa jeleknya jadi agen CIA???
> >   > > Justru SBY difitnah sebagai agen CIA
> >   > > akibatnya jadi terpilih sebagai
> >   > > Presiden.
> >   > > 
> >   > > Saya bilang : 
> >   > > Nggak ada salahnya sih. Cuma harus
> >   > > siap dan ati ati. Habis dilambungin
> >   > > kalau udah nggak kepakai harus siap
> >   > > dijungkirin atawa dimampusin. Contoh
> >   > > sudah banyak.
> >   > > 
> >   > > Mbokde Mus bilang :
> >   > > Semua pejabat Indonesia yang berhasil jadi agen CIA, maka masa
> >   > > depannya pasti cerah bahkan matinya PASTI JADI PAHLAWAN BANGSA.
> >   > 
> >   > Kalo sudah jadi presiden janganlah culas, jangan curang, jangan
> merasa
> >   > kuat seperti diktaktor Sukarno atau Suharto yang kepingin
terus jadi
> >   > presiden sementara prestasinya rendah. Ikutilah aturan bahwa jadi
> >   > presiden tidak boleh lebih dari 10 tahun saja atau dua kali
pemilu. 
> >   > Kalo melanggar aturan sudah jelas dijungkirin karena sok
merasa kuat
> >   > ternyata ada yang lebih kuat !!!
> >   > 
> >   > Orang cina bilang diatas langit ada langit lagi.
> >   > 
> >   > > Saya tanya :
> >   > > Lha DN. Aidit yang katanya juga agen CIA gimana?
> >   > 
> >   > Aidit memang agen CIA, tugasnya mencari Informasi ke PKT, tapi dia
> >   > bukan memberi informasi melainkan menilep dananya yang diberikan
> CIA.
> >   > Sekali lagi, jangan curang, jangan culas, dan jangan menipu. 
> >   > Baik2lah kalo sudah disuruh mundur cepat mundur saja seperti
> Suharto,
> >   > pasti nasibnya baik tidak seperti Sadam Hussein yang sudah dikasih
> >   > tempo untuk jalan mundur malah dia terjun kejurang.
> >   > 
> >   > Bagus juga adanya CIA ini sehingga tidak bisa se-wenang2
mendholimi.
> >   > 
> >   > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >   >
> >
>


Kirim email ke