*Isapan jempol saja tulisan anda*
*
**> Sebenarnya yang kacau pikirannya itu anda sendiri, sudah jelas saya
> menulis kenyataan yang ada bahwa Amerika lebih banyak membantu
> Palestina baik politik maupun ekonominya. Dan untuk membuktikannya
> saya menjelaskan bahwa Arab Palestina itu sebetulnya tidak berhak sama
> sekali, karena Arab Palestina bukanlah orang Palestina melainkan sama
> seperti orang Cina Indonesia.
*
*saya kasih cuplikan beritanya deh, buat tulisan anda yang tanpa ilmu
*
Beberapa hal penting untuk diingat. Pertama, sebelum terjadinya emigrasi
massal orang Yahudi dari Eropa, penduduk asli Palestina yang beretnis Yahudi
(dan tentu saja menganut Yudaisme) hanya 8% dari keseluruhan populasi dengan
kepemilikan tanah di bawah 2% (Benny Moris, Righteous Victims, 1999, h. 83).
Mayoritas populasi dihuni Arab dan Baduwi, yang sebagian besarnya memeluk
Islam dan Kristen.

*Jadi anda sudah tau siapa saja penduduk asli yang di dalam negeri palestina
kan?*

*> Dan untuk memahami bahwa Arab Palestina itu terrorist Islam, sama
> sekali tidak perlu memahami Akidah Tauhid, karena hak Israel atas
> tanah airnya bukan atas akidah Tauhid, juga hak asasi orang Hindu
> untuk menyembah patung2nya dilindungi HAM yang menolak akidah2 yang
> melanggarnya.
*
*Anda saya tanya arti teroris saja tidak dijawab malah diserempet ke Aqidah
Tauhid, Baca ulang pernyataan saya "Kalau anda mengerti soal islam (paling
sedikit AQIDAH TAUHID), anda sudah bisa jawab sendiri kenapa berhala harus
di musnahkan". Katanya anda orang islam bukan?*
**
*saya kasih lagi deh cuplikan beritanya, buat tulisan anda yang tanpa ilmu
mengenai hak israel.*

Pertama, "British Mandate of Palestine" yang diotorisasi oleh Kovenan Liga
Bangsa-Bangsa pada 1920 menetapkan Palestina sebagai wilayah di antara Laut
Mediterania, Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi, serta Mesir. Mudahnya, ia
meliputi wilayah yang kini dikenal sebagai Kerajaan Yordania, Israel, Tepi
Barat, dan Jalur Gaza.

Kedua, pada 1947, melalui Resolusi 181, Majelis Umum PBB membagi wilayah
Palestina di atas (minus Yordania yang pada 1946 diberikan Inggris kepada
Dinasti Hasyimiah) menjadi dua bagian: "Israel" yang dicanangkan sebagai
negara Yahudi dan "Palestina" sebagai negara Arab. Yang pertama
(israel) kini hampir berusia 60 tahun sementara yang kedua (palestina) tak
kunjung berdiri hingga detik ini. Dalam pengertian Resolusi 181, Palestina
didefinisikan sebagai Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Definisi
ini diterima mayoritas negara di dunia—meskipun pada awalnya negara-negara
Arab menolak—yang mengakui Israel dalam hubungan diplomatik mereka.

Ketiga, meskipun seringkali mengaitkan keberadaannya dengan Resolusi 181,
Israel, setidaknya secara politik dan hingga saat ini, hanya mengakui
"Palestina" sebagai Tepi Barat dan Jalur Gaza, minus Yerusalem Timur yang
mereka aneksasi pasca Perang 1967 serta minus 10,2% wilayah di Tepi Barat
yang sekarang berubah menjadi pemukiman-pemukiman Yahudi. Hal ini dibuktikan
dengan keputusan parlemen Israel, Knesset, bahwa Yerusalem tidak untuk
dibagi dengan Palestina.

*Masih berdalih hak israel atas tanah airnya ?*

*> Kristen juga percaya Tuhan tapi tidak menghancurkan patung2, tidak
> menterror Bali atau India, dan tidak pernah ada orang Kristen yang
> percaya satu Tuhan yang berusaha menterror umat lainnya untuk
> menegakkan Tauhid.
*
*Anda ini melibatkan Kristen sekarang, bagaimana mau menghancurkan kalau
dibuatnya saja dilarang. Nih saya nukil sedikit dari Alkitab, *

"Beginilah firman TUHAN: 'Janganlah biasakan dirimu oleh tingkah langkah
bangsa-bangsa, . Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan.
Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang
dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan
emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan
goyang' - Yer. 10:2-4."

*> Kalo anda artikan Tauhid adalah Tuhan yang tunggal, ternyata Kristen
> juga menyembah Tuhan yang tunggal, dan Yahudi juga menyembah Tuhan
> yang tunggal, dan semua agama yang menyembah tuhan yang tunggal
> ternyata tidak menamakannya tauhid dan juga tidak berusaha menegakkan
> Syariah Tauhid. Dari sini bisa disimpulkan Tauhid itu bukan Tuhan
> tetapi menyembah Allah dan tidak mengakui adanya Tuhan2 yang lainnya.
> Dari sinilah akidat Terror itu datangnya.
>
> Jadi untuk menulis topik ini anda tak perlu menyesatkan pembaca dengan
> Tauhid karena semua pembaca tak perlu mengerti akidah tauhid, kita
> hidup saling tolong menolong tanpa membedakan agamanya sehingga akidah
> tauhid sama sekali tidak dibutuhkan, apalagi merupakan akidah terror
> terhadap umat lainnya yang menyembah berhala.
*
*Saya atau anda yang menyesatkan pembaca? berdalih seolah-olah yang anda
agungkan itu memang benar. Tanpa dilandasi fakta.*

*> Cukup ya debat kusirnya, jangan membelokan topik permasalahannya bahwa
> USA dan Israel berada dipihak yang jelas benar yaitu menegakkan HAM
> dan Demokrasi bukan menegakkan Tauhid ataupun Syariah Islam yang
> jelas2 salah.
*
*Menegakkan HAM? saya rasa anda tidak mengerti betul soal HAM. Saya cuplik
tulisan yang anda sebut HAM (palestina-palestina), saya tidak akan mengulas
palestina-israel, karena sudah saya tulis di atas mengenai "hak israel".*

Palestina, rupanya, tidak hanya negeri yang masih dilanda kecamuk perang.
Persoalan adat yang tidak adil masih juga mengungkung masyarakat Palestina,
terutama di daerah-daerah pedalaman. Akibat tradisi yang memihak kaum
lelaki, bahkan nyaris merenggut nyawanya.

Di Tepi Barat, Palestina, perempuan masih dianggap tak lebih dari keledai.
Kelahiran anak perempuan adalah kutukan. Toh, kalau tidak dibunuh saat lahir
maka diperlakukan tak adil, tak mendapat kesempatan seperti anak lelaki dan
lebih tragis lagi; hukum menetapkan bahwa membunuh perempuan itu bukan
"dosa." Apalagi, jika perempuan itu dicap sebagai charmuta (pelacur), maka
atas nama kehormatan, adat telah menghalalkan perempuan itu dibunuh!

Nasib itu yang dialami Souad. Karena ia tidak direstui orangtuanya untuk
menikah lantaran masih ada kakak perempuannya yang belum dilamar orang, maka
dia yang sudah hamil duluan terpaksa dibunuh. Kenapa dibunuh? Karena,
keluarga tidak mau menanggung malu. Dan, tindakan membunuh itu justru jadi
hukum adat, dan pembunuh akan dijuluki sebagai "pahlawan".

*Itu saya ambil dari kisah seseorang yang terkena dampak dari adat yang ada
di palestina. Masih bilang soal HAM ?*
*Kalau anda mengerti Demokrasi, anda harusnya juga setuju dengan kemenangan
mutlak pemilu palestina dan menuntut hak negeri palestina tersebut. *
**
*Saya, InsyaAllah tidak akan membelokkan fakta.*
*Ini saya kasih berita soal amerika memberi bantuan kepada palestina, yang
anda hebat-hebatkan.*

 Jum'at, 15 September 2006 15:19
 Amerika Serikat (AS) mengingatkan kelompok negara-negara yang tergabung
dalam Uni Eropa Jumat untuk tetap memboikot program bantuan bagi Otoritas
Palestina sampai Palestina mengakui kedaulatan Israel dengan segala batasan
wilayahnya dan menghentikan aksi perlawanan.

Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan aksi pemboikotan bantuan
internasional bagi Otoritas setelah kelompok Hamas memenangkan pemilihan
umum yang merupakan hasil pemilihan rakyat dan mencerminkan keinginan rakyat
Palestina pada Maret lalu.

Aksi boikot atau memberikan sanksi dalam hal menahan bantuan keuangan bagi
otoritas Palestina telah digalakkan pemerintahan Bush dan terus mendesak
agar negara-negara sahabatnya termasuk Uni Eropa mempertahankan hal itu
dengan syarat pihak Palestina harus mengakui kedaulatan Israel yang hingga
kini masih menduduki wilayah Palestina.

*HAM ? Demokrasi? atau Teroris ? Ada udang di balik batu dong bantuan yang
sebelumnya dikirimkan ?*
**
*Baik, saya sudahi dulu perbincangan ini. Semoga anda dapat mengambil
hikmah.***
**

> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
> > Mengenai Afganistan pula, tau-taunya negeri itu jadi pusat latihan
> teroris.
> > Asal muasal perangnya saja mungkin anda gak tau. Tiba-tiba membuat label
> > teroris. Media massa aja sih yang dilihat. Kasih tau saya definisi
> teroris
> > deh kalo gitu.
> >
> > Satu lagi... DItanya A Jawab B, Yang kita bicarakan soal USA, kok ke
> > borobudur? mau tamasya atau apa? eh nyambung lagi soal yg dijarah.
> Kalo mau
> > bicara soal negara ya bicara aja negara, bicara soal oknum ya oknum
> saja.
> >
> > Saya bisa saja bilang kalau anda pernah menjarah warung depan rumah
> saya,
> > toh melihat tulisan anda sepertinya sah-sah saja berprasangka buruk.
> >
> >
> >
> >
> > On 11/25/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > --- In zamanku@yahoogroups.com <zamanku%40yahoogroups.com>,
>
> "abubirrul"
> > > <abubirrul@> wrote:
> > > >
> > > > Sepertinya Bu Muslim ini kurang jualannya.
> > > >
> > > > Bisa kasih komentar untuk saya gak bagaimana USA terhadap Palestina?
> > > > USA terhadap Afganistan? USA terhadap Irak? USA terhadap Iran ?
> > > >
> > >
> > > Arab Palestina bukan orang Palestina, mereka pendatang yang sama
> > > seperti Cina Indonesia yang juga bukan orang Indonesia.
> > >
> > > Bedanya Cina Indonesia mau berbahasa Indonesia, mau menerima budaya
> > > Indonesia. Arab Palestina sebaliknya, membantai orang Palestina,
> > > menghancurkan berhala yang disembah bangsa Palestina.
> > >
> > > Afghanistant adalah pusat latihan terrorist untuk menterror Amerika,
> > > wajar kalo akhirnya dimusnahkan Amerika.
> > >
> > > Irak dua kali menyerbu dan membumi hangus Kuwait dan bersiap kembali
> > > menyerbunya untuk ketiga kalinya.
> > >
> > > Iran mau memusnahkan Israel.... apa haknya ???
> > >
> > > Jelas kesemuanya tidak ada salahnya, yang salah tentu Islam, mereka
> > > yang mulai menyerang, mereka yang mulai membunuh, mereka yang memulai
> > > menculik, mereka yang memulai terrorist.
> > >
> > > Lhaaa..... apa salahnya amoy2 itu hingga harus diperkosa secara
> > > massal ???
> > >
> > > Lhaaa..... apa salahnya umat Islam Ahmadiah sampai harus dibakari
> > > mesjidnya dan dijarahi harta benda umatnya ????
> > >
> > > Lhaaa..... apa salahnya orang Bali sehingga harus dibomb ????
> > >
> > > Lhaaa..... apa salahnya patung2 di borobudur hingga harus dihancurkan
> > > ????
> > >
> > > Lhaaa..... apa salahnya toko2 keturunan Cina hingga halal dijarah dan
> > > dibakar ?????
> > >
> > > Lalu apa salahnya kalo kemudian Merek2 itu kena sanksi ekonomi ????
> > >
> > > Jujurlah, pakai nurani, jangan melakukan apapun yang anda tidak suka
> > > orang lain melakukannya kepada anda.
> > >
> > > Kalo Irak tak mau diserang, jangan menyerang Kuwait !!!
> > >
> > > > Saran saya, jangan dipilih-pilih kalo komentar bu.
> > > >
> > > > ini perkataan ibu saya kutip lagi :
> > > > hanya ajaran Islam yang mewajibkan umatnya seperti itu yaitu merebut
> > > > Amerika dengan terror dan memaksanya semua orang Amerika memeluk
> Islam
> > > > dan mendirikan negara Syariah Islam di Amerika agar agama Islam bisa
> > > > menjadi agama dunia seperti yang ditentukan oleh Allahnya dalam
> Quran.
> > > >
> > > > Sebaiknya istighfar lebih baik, daripada ibu punya pikiran tersebut.
> > > > Mungkin Aqidah perlu kita tambahkan dan tanamkan kembali bu.
> > > >
> > > > Islam tidak pernah memaksakan untuk setiap manusia memeluk agama
> > > > islam. Tapi ada catatan kecil yang harus digaris bawahi, jika sudah
> > > > memeluk agama islam maka masuklah islam secara keseluruhan.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
>
> > > > --- In zamanku@yahoogroups.com <zamanku%40yahoogroups.com>, "Hafsah
>
> > > Salim" <muskitawati@> wrote:
> > > > >
> > > > > USA Bukan Cuma Bantu Israel Tetapi Lebih Banyak Bantu Arab/Islam !
> > > > >
> > > > > Sangatlah tidak tahu malu kalo ada umat Islam yang menuduh bahwa
> > > > > mereka anti-Amerika karena Amerika membantu Yahudi, padahal kalo
> > > > > dijumlahkan semua bantuan Amerika jauh lebih banyak kepada
> orang2 Arab
> > > > > maupun kepada umat Islam diseluruh dunia.
> > > > >
> > > > > Cobalah bayangkan, berapa banyaknya bantuan Amerika kepada Arab
> > > > > Saudia, senjata2 Amerika dijual kepada Arab Saudia justru jauh
> lebih
> > > > > canggih dibandingkan yang dijual kepada Israel.
> > > > >
> > > > > Tanyakanlah kepada bekas2 menteri agama di Indonesia, hampir
> semuanya
> > > > > mendapatkan beasiswa dari Amerika untuk mendapatkan gelar
> doktornya
> > > > > dibidang agama Islam, mereka bebas memilih mau mengambilnya dimana
> > > > > termasuk lulusan Arab Saudia, lulusan AlAzhar Kairo, lulusan Iraq,
> > > > > bahkan juga lulusan Amerika, kesemuanya mendapatkan beasiswa dari
> > > > > aliansi Amerika termasuk Inggris, Perancis, Jerman, maupun negara2
> > > > > Eropah lainnya termasuk Belanda.
> > > > >
> > > > > Sebagai umat Islam saya sudah biasa mendengarkan khotbah2 yang
> > > > > membohongi umat Islam yang menyebarkan fitnah se-olah2 Amerika
> > > > > hanyalah membantu Israel dan memusuhi Islam. Mereka tidak pernah
> > > > > berterima kasih terhadap bantuan Amerika yang diterima oleh semua
> > > > > pesantren2 diseluruh Indonesia.
> > > > >
> > > > > Tokoh2 Islam tahu darimana rezeki itu datang, itulah sebabnya
> sewaktu
> > > > > presiden Bush berkunjung ke Jakarta atas undangan SBY, maka semua
> > > > > tokoh2 Islam justru berebutan untuk bisa menyambutnya paling depan
> > > > > yang tujuannya untuk meminta bantuan macam2 dari presiden Bush
> ini.
> > > > >
> > > > > Adakah komunitas Islam itu bisa jujur terhadap kenyataan ini ???
> > > > >
> > > > > Amerika jelas dikhianati oleh dunia Islam, apalagi terror 911
> terbukti
> > > > > didukung oleh banyak umat Islam di Indonesia yang telah menerima
> > > > > bantuan Amerika.
> > > > >
> > > > > Lalu kenapa Amerika harus memusuhi Israel ???? Lalu kenapa Islam
> > > > > harus memusuhi Yahudi ??? kesemuanya itu membuktikan betapa
> > > > > beracunnya ajaran Islam, betapa Quran itu cuma melestarikan
> kebencian
> > > > > dan menyebarkan terror didunia ini.
> > > > >
> > > > > Orang2 Yahudi memang berhasil memerdekakan tanah airnya dari
> > > > > penjajahan Arab Islam.... lalu dimana salahnyan ????
> > > > >
> > > > > Arab Palestina jelas bukan orang Palestina, mereka sama
> seperti Cina
> > > > > Indonesia yang juga bukan orang Indonesia. Kalo umat Islam di
> > > > > Indonesia sering mendholimi keturunan Cina Indonesia, kenapa
> > > > > sebaliknya harus menganak emaskan Arab Palestina yang jauh
> lebih jahat
> > > > > dan tidak tahu terima kasih dibandingkan dengan Cina Indonesia ???
> > > > >
> > > > > Hal inilah yang seharusnya menjadi bahan renungan kita semua umat
> > > > > Islam di Indonesia. Bahkan Raja Arab Saudia sebagai Caliphah
> terakhir
> > > > > agama Islam sedunia sangatlah dekat hubungannya dengan
> Amerika, bahkan
> > > > > beliau berobat di Amerika dengan segala pelayanan yang kelas satu.
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
>
http://www.waspada.co.id/berita/5-hari-di-as-raja-saudi-belanja-us$-15-juta.html
> > > > >
> > > > > Gampang saja kalo Amerika memusuhi Arab Saudia dan Islamnya, maka
> > > > > rajanya ini ditangkap saja, caliphah nya dibunuh dan kerajaannya
> > > > > dijajah. Ternyata Amerika tidak pernah berpikir seperti itu, hanya
> > > > > ajaran Islam yang mewajibkan umatnya seperti itu yaitu merebut
> Amerika
> > > > > dengan terror dan memaksanya semua orang Amerika memeluk Islam dan
> > > > > mendirikan negara Syariah Islam di Amerika agar agama Islam bisa
> > > > > menjadi agama dunia seperti yang ditentukan oleh Allahnya
> dalam Quran.
> > > > >
> > > > > Kenapa komunitas Islam di Indonesia tidak mau mulai jujur untuk
> > > > > menyebarkan berita sebenarnya tentang bantuan besar2an Amerika
> kepada
> > > > > umat Islam ???? Janganlah hanya menyebarkan kebencian saja kepada
> > > > > Amerika !!!!
> > > > >
> > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>
>
> 

Kirim email ke