Nyonya Mus yang montok nan sexy  lagi cantik tahu semua seperti encyclopedia. 
Ilmu apa saja  termasuk ilmu sorga dunia ada. Jadi silahkan berdebat, eh 
berkonsultusasi dengan nyonya Mus, hehehehe

  ----- Original Message ----- 
  From: Supriyadi 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, December 02, 2008 4:43 AM
  Subject: Re: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik Agen CIA



  "Nyonya" Mus yang "serba tahu",

  Bacalah tulisan saya dengan seksama. Saya tidak mempermasalahkan tentang Adam 
Malik agen CIA. Yang saya permasalahkan adalah pernyataan Anda bahwa agen CIA 
masa depannya pasti cerah dan pasti jadi pahlawan bangsanya.

  Anda yang selama ini bekoar-koar si ini dan si itu adalah agen CIA ternyata 
omong kosong belaka. Waktu itu Anda tidak pernah menyebut Adam Malik melainkan 
Soekarno, Aidit, Soeharto, Soebandrio, yang justru tidak disebut oleh Tim 
Weiner. Ya jelas orang akan lebih percaya kepada Tim Weiner daripada Anda yang 
asal sebut. Setelah Adam Malik disebut Tim Weiner lantas saja Anda ngeclaim 
yang jadi agen CIA pasti jadi pahlawan karena kebetulan Adam malik memang 
pahlawan. Tapi sudah pasti bukan karena beliiau pernah jadi agen CIA.

  Lagian emangnya Anda tahu kapan seseorang itu mulai direkrut dan kapan 
dipecat CIA? Itu kan cuma dalih Anda untuk menegakkan benang basah saja.

  Kata Anda (di bawah ini) kita harus to the point, focus kepada topic. Lha kok 
malah Anda sendiri yang "nggladrah" ke mana-mana. Ada investor cabutlah, ada 
Islam agama terroristlah, dan lagi lagi kunci hafalan Anda tiada lain yakni, 
syariah Islam, pembakaran gereja, penjarahan umat Achmadiyah, pemerkosaan amoy 
dan semacamnya.

  Kata Anda juga, sekolah di Indonesia nggak ada yang mengajarkan logika 
melainkan berdoa dan berpuasa. Saya tanya, emangnya Anda sekolah di mana sih? 
Kok logikanya malah lebih buruk. 

  Anyway, tetap harus saya akui, Anda memang jago berkelit walaupun akhirnya 
terasa ridiculous.

  Salam,
  Supriyadi


    ----- Original Message ----- 
    From: Hafsah Salim 
    To: zamanku@yahoogroups.com 
    Sent: Saturday, November 29, 2008 10:15 PM
    Subject: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik Agen CIA


    > "Supriyadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    > Nyonya Mus yang "ilmuwan",
    > Saya mencoba mengikuti logika Anda yang
    > tertuang dalam tulisan tulisan Anda
    > mengenai kontroversi Adam Malik agen
    > CIA ini. Tetapi saya menjadi "bohwat"
    > (bingung/heran) sendiri dalam menalarinya.
    > Kata Anda, setiap pejabat yang berhasil
    > jadi agen CIA maka masa depannya pasti
    > cerah dan matinya pasti menjadi pahlawan
    > bangsa, tanpa mengatakan "kecuali bila..
    > ...." atau " Asal jadi agen selamanya dan
    > tidak pernah dipecat". 

    Anggauta CIA yang sudah diluar CIA tidak bisa lagi dinamakan agen CIA,
    jadi tidak usah panjang lebar debat kusir membuang waktu menjelaskan
    bila ini dan bila itu.

    Karena topiknya adalah Adam Malik agen CIA yang terbukti adalah
    pahlawan bangsanya, dan dalam topik ini tidak ada yang memperdebatkan
    bila Adam Malik bukan agen CIA. Disini kita harus menulis secara
    sederhana dan to the point, fokus kepada topik dan se-singkat2nya.

    Kalo anda tidak mengerti, enggak usahlah berlogika, logika anda belum
    mencapai tingkat yang memenuhi syarat. Lebih baik anda perbaiki
    tingkat pendidikan anda karena sekolah2 di Indonesia enggak ada
    satupun yang mengajarkan berlogika, semuanya cuma mengajarkan
    bershalat dan berpuasa.

    Itulah sebabnya, para investor cabut semuanya, selain tidak ada tenaga
    yang ahli, juga rakyat di Indonesia bukan kelas pekerja melainkan
    kelas pen-doa. Padahal berdoa itu tak perlu sekolah, tak perlu
    diajarkan disekolah, dan tidak ada perusahaan menggaji pegawai hanya
    untuk berdoa.

    Sama halnya dengan kesimpulan bahwa "Islam adalah agama terrorist",
    hal ini tak perlu panjang lebar menjelaskannya, apalagi menyalahkan
    anggapan tsb dengan argument bahwa mereka yang menganggapnya begitu
    kurang memahami Islam, tidak memahami Islam dlsb, padahal anggapan itu
    bukanlah kepercayaan melainkan merupakan kenyataan dan siapapun tidak
    perlu memahami Quran atau Islam hanya untuk melihat kenyataan itu
    seperti di Mumbai, di Bali, perkosaan amoy2, penjarahan umat Ahmadiah,
    pembakaran2 Gereja, pembakaran2 Mesjid Ahmadiah, kesemuanya itu
    merupakan kenyataan, yaitu kenyataan bahwa pelaku2nya tidak ada
    satupun yang ditindak. Kalopun ada yang ditindak maka mereka yang
    ditindak karena adanya tekanan Internasional untuk menindaknya, dan
    kalo korban2nya cuma bangsa sendiri maka tekanan Internasional tidak
    ada dan tindakannya juga tidak ada.

    Lalu apanya yang mau diperdebatkan, lalu buat apa debat kusir buang2
    waktu ???

    Adam Mali agen CIA itu bukan tuduhan dari terrorist, melainkan
    pengakuan dari bekas agen CIA yang justru jadi atasan Adam Malik
    sendiri. Lalu bagaimana mungkin orang2 diluar CIA apalagi orang2 di
    Indonesia bisa memperdebatkan kebenarannya ???? Mereka yang sekarang
    ribut2 itu khan justru dulunya yang menjadi target yang dilaporkan
    Adam Malik kepada pihak CIA secara rahasia, bagaimana mereka bisa
    lebih tahu dari atasan Adam Malik sendiri di CIA ???

    CIA itu agen rahasia terbesar didunia, terakbar dijagat raya,
    jaringannya ada disemua negara2 diseluruh dunia dan tak ada yang mampu
    untuk mendeteksinya, masa sih anggauta2 yang direkrut itu pamulung
    atau pejabat2 pensiunan ????

    Ny. Muslim binti Muskitawati.

    > 
    > Setelah dibantah mengenai Aidit eeee Anda berkilah bahwa Aidit itu
    bla bla bla sehingga mendapat sangsi dipecat dan tidak menjadi
    pahlawan bangsa. Sementara itu Anda juga bilang bahwa diktator
    Soekarno dan Soeharto itu culas, curang, dan menyalahi aturan tenure
    jabatan sebagai presiden sehingga dijungkirkan. Tetapi kok Soekarno
    tetap jadi pahlawan bangsa ? Apakah dia dijungkirkan oleh CIA itu
    tidak dipecat? Kenapa Aidit dipecat ?
    > 
    > Lagipula kalau orang dari luar USA menjadi agen CIA itu kata Anda
    "oke" punya, tetapi kenapa kalau orang USA jadi agen KGB Rusia atau
    China dihukum ? Bukankah itu suatu pengakuan bahwa menjadi mata mata
    asing itu salah? Where are your sense of justice and common sense"your
    honour" ?
    > 
    > Apakah yang menjadikan seseorang menjadi pahlawan bangsa itu adalah
    CIA ? Logika dari mana itu Nyah? Kok muntir muntir nggak keruan ?
    > 
    > Kalau saya goblok itu lumrah wong saya nggak sekolah, tapi kalau
    Anda yang mengaku "ilmuwan" bergelar Profesor Doktor apa nggak super
    memalukan tuh berlogika illogical begitu?
    > 
    > Saya jadi bertanya-tanya, Anda mendapat titel yang "luhur" itu dari
    perguruan mana sih? Kalau dari USA, yang selama ini Anda unggul
    unggulkan nyaris tanpa cela, itu kok ya cuma segitu mutunya.
    > 
    > Sangat disayangkan seseorang dengan titel yang seharusnya dihormati
    ternyata sekarang malah cuma jadi "nyek-nyekan" (Jawa) alias cuma jadi
    bahan ledekan. Ya itu karena ulah Anda sendiri yang membabi buta,
    "grusah-grusuh", mau benar sendiri, sembarang hantam sana hantam sini.
    Samasekali tidak mencerminkan pribadi yang bertitel luhur. Akhirnya
    seperti pekungfu pemula yang terpukul oleh doublesticknya sendiri,
    atau seperti laba laba yang terjerat sarangnya sendiri.
    > 
    > Kalau dokter Frankenstein dan dokter Jeckyl itu para ilmuwan yang
    jahat tapi memang pandai. Lha kalau Doktor Hafsah, sudah jahat
    ............ lagi.
    > 
    > Salam,
    > Supriyadi 
    > 
    > 
    > 
    > 
    > ----- Original Message ----- 
    > From: Hafsah Salim 
    > To: zamanku@yahoogroups.com 
    > Sent: Friday, November 28, 2008 9:45 PM
    > Subject: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik Agen CIA
    > 
    > 
    > Yang debat kusir itu anda sendiri, sudah jelas dan terang saya bilang
    > semua agen CIA akan jadi pahlawan bangsanya.
    > 
    > Aidit, Sadam Hussein, dan Osama bin Laden setelah berkhianat kepada
    > CIA, mana mungkin masih menjadi agen CIA.... goblok bukan ???
    > 
    > Pegawai kalo sudah dipecat tidak lagi dinamakan pegawai,
    > Agen kalo sudah dipecat bukan lagi agen namanya
    > 
    > Mereka cuma melanjutkan kariernya dengan menerima hukuman, entah
    > dipenjara atau mati ditembak sehingga bukan lagi dinamakan pahlawan.
    > 
    > Suharto itu khan tidak dipecat karena masih mau turun,
    > Sukarno itu khan belum dipecat karena masih mau turun dengan super
    Semar.
    > 
    > Ny. Muslim binti Muskitawati.
    > 
    > --- In zamanku@yahoogroups.com, "Supriyadi" <supriyadi@> wrote:
    > >
    > > Muuuuus Mus,
    > > 
    > > Ente kalau ngomong kok pakai dalilmu sendiri saja. 
    > > Ada pepatah " Menegakkan benang basah". Semua yang ente katakan,
    > walaupun salah ente coba bela mati-matian walaupun semua orang tahu
    > itu cuma debat kusir.
    > > 
    > > Apa ente kira CIA dalam mengangkat dan menggulingkan agennya tidak
    > punya kepentingan untuk USA sendiri atau melulu untuk kepentingan
    > negara dan rakyat si agen? Jangan sok suci lah.
    > > 
    > > Katanya semua pejabat yang berhasil jadi agen CIA PASTI jadi
    > pahlawan bangsa. Eeeee setelah dibalikin ke kata kata ente sendiri
    > ternyata kata PASTI tuh masih ada embel embelnya. 
    > > 
    > > Pantesan Prof. Dr. Manneke Budiman ogah disejajarkan dengan ente
    > Prof. Dr. Hafsah Salim alias Ny. Muslim binti Muskitawati. "Jijay"
    > Katanya.
    > > 
    > > ----- Original Message ----- 
    > > From: Hafsah Salim 
    > > To: zamanku@yahoogroups.com 
    > > Sent: Wednesday, November 26, 2008 9:45 PM
    > > Subject: [zamanku] Re: Wapres Kalla: Tak Mungkin Adam Malik Agen CIA
    > > 
    > > 
    > > > "Supriyadi" <supriyadi@> wrote:
    > > > Mbokde Mus bilang :
    > > > Apa salahnya jadi agen CIA???
    > > > Apa jeleknya jadi agen CIA???
    > > > Justru SBY difitnah sebagai agen CIA
    > > > akibatnya jadi terpilih sebagai
    > > > Presiden.
    > > > 
    > > > Saya bilang : 
    > > > Nggak ada salahnya sih. Cuma harus
    > > > siap dan ati ati. Habis dilambungin
    > > > kalau udah nggak kepakai harus siap
    > > > dijungkirin atawa dimampusin. Contoh
    > > > sudah banyak.
    > > > 
    > > > Mbokde Mus bilang :
    > > > Semua pejabat Indonesia yang berhasil jadi agen CIA, maka masa
    > > > depannya pasti cerah bahkan matinya PASTI JADI PAHLAWAN BANGSA.
    > > 
    > > Kalo sudah jadi presiden janganlah culas, jangan curang, jangan
    merasa
    > > kuat seperti diktaktor Sukarno atau Suharto yang kepingin terus jadi
    > > presiden sementara prestasinya rendah. Ikutilah aturan bahwa jadi
    > > presiden tidak boleh lebih dari 10 tahun saja atau dua kali pemilu. 
    > > Kalo melanggar aturan sudah jelas dijungkirin karena sok merasa kuat
    > > ternyata ada yang lebih kuat !!!
    > > 
    > > Orang cina bilang diatas langit ada langit lagi.
    > > 
    > > > Saya tanya :
    > > > Lha DN. Aidit yang katanya juga agen CIA gimana?
    > > 
    > > Aidit memang agen CIA, tugasnya mencari Informasi ke PKT, tapi dia
    > > bukan memberi informasi melainkan menilep dananya yang diberikan
    CIA.
    > > Sekali lagi, jangan curang, jangan culas, dan jangan menipu. 
    > > Baik2lah kalo sudah disuruh mundur cepat mundur saja seperti
    Suharto,
    > > pasti nasibnya baik tidak seperti Sadam Hussein yang sudah dikasih
    > > tempo untuk jalan mundur malah dia terjun kejurang.
    > > 
    > > Bagus juga adanya CIA ini sehingga tidak bisa se-wenang2 mendholimi.
    > > 
    > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
    > >
    >




   

Kirim email ke