To lanang Anom :
   
  Pembanataian muslim bosnia oleh Kristen Serbia
  Anda keliru telah menulis bahwa pemerintah bosnia ( yang anda maksud 
beograd?) telah mentakan bersalah bahwa muslim bosnia bersalah sebagai teroris.
  Fakta yang ada bahwa pengambil kebijakan genocide atas warga muslim bosnia 
yaitu si kristen slobodan milosevic dan karadjic telah dijatuhi hukuman oleh 
pengadilan kemanusiaan internasional.
   
  Pembantaian Muslim khasmir oleh hindhu India :
  Pada kenyataannya bahwa secara geografik dan idelogis bahwa Khasmir lebih 
dekat ke Pakistan yang muslim daripada ke India yang hindhu. Tetapi karena 
katamakan india Hindhu akan kekayaan dan letak geografis yang sangat strategis 
dari si jamu khasmir maka terjadilah penindasan muslim khasmir oleh India 
Hindhu supaya khasmir tidak merdeka ataupun bergabung dengan pakistan seperti 
yang dicita-citakan muslim khasmir.
   
  Kasus Mindanau Selatan :
  Lagi-lagi anda menulis bahasa baku bahwa mereka teroris, telah divonis 
bersalah oleh pemerintah Philipina.
  Fakta yang ada bahwa muslim Philipina di Mindanau selatan (Moro) mengalami 
perlakuan yang tidak adil ( pemaksaan kepercayaan, pemaksaan bahasa dan 
pembagian sumber daya alam ) dari pemerintah pusat di manila. Untuk pemecahan 
masalah ini pernah dijembatani oleh Pemerintah Indonesia yang berusaha 
mempertemukan Nur Muhammad Misouri sebagai pemimpin rakyat moro dengan 
pemerintah Philipina, namun pemerintah pusat dengan kekuatan senjata berusaha 
meredam keinginan/aspirasi mayarakat moro untuk keadilan.
   
  Pembantaian Rawagedhe dan Sulawesi Selatan :
  Kenyataan sejarah menunjukkan bahwa dengan semangat Gold, Glory, Gospel dari 
masyarakat eropa ( khususnya belanda ) telah menciptakan kebijakan kolonisasi 
terhadap umat-umat manusia dengan tujuan untuk menjadikan seluruh umat manusia 
domba-domba seperti perintah ajaran kristen, di samping untuk memenuhi hasrat 
libido yang tinggi atas kemaruk hasil kekayaan bangsa yang dijadikan daerah 
jajahan yang dapat berupa emas, perak maupun hasil alam lainnya.
   
  Pembantai Muslim Chechnya :
  Lagi-lagi anda menulis kata baku "teroris", lucu benar anda ini.
  Seperti halnya negara-negara lain bekas jajahan uni soviet maka banyak 
negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim ingin memisahkan diri dari 
pemerintah rusia yang kristen, maka lahirlah usbekistan, tajikistan dan 
lain-lain termasuk Chechnya. Selama dalam penjajahan rusia maka kehidupan 
beragama mayoritas muslim sangat dikebiri, oleh karena itu sangat wajar bila 
mereka ingin merdeka dan mendirikan negara yang berdasarkan islam.
   
  WTC, Bali I, Bali II, Australia, JW Mariot :
  Anda perlu membaca tulisan mantan kepala BIN yang membuat analisa yang sangat 
bagus tentang kasus-kasus ini.
  Misalnya:
  Pada saat kejadian penyerangan banyak pegawai dari golongan tertentu yang 
meliburkan diri ( seakan-akan tahu bahwa akan terjadi penyerangan) sehingga 
tidak ada korban jiwa dari golongan tertentu ini.
  Pemerintah USA telah keliru pada saat mengumumkan salah satu terduga pelaku 
teror ini karena dari salah satu nama yang disebut ternyata telah almarhum.
  Terdapat awan panas, cendawan dan lobang besar bekas bom. Kalau dari fenomena 
yang terlihat dapat diketahui bahwa bom yang digunakan adalah Micro Nuclear dan 
hanya USA dan Israel yang menguasai teknologi tersebut.
   
  Kerusuhan Ambon:
  Anda Lupa bahwa pada Saat itu Saat dimana kaum muslim sedang merayakan Idul 
Fitri hari yang pertama ternyata kaum muslim diserang secara mendadak oleh kaum 
separatis maluku?
   
  Kasus Poso:
  Sebenarnya terusan dari Kasus Ambon, tapi alhamdulillah, kaum pengacau sudah 
dieksekusi oleh pemerintah sehingga damailah bumi poso bersamaan dengan 
dieksekusinya si kristen TIBO Cs.
   
   
  

 

       
---------------------------------
  Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

Kirim email ke