penegak keamanan sudah cukup bekerja menjaga pluralitas bangsa dari ancaman 
fundamentalis islam yang berkali kali merongrong republik indonesia dengan 
upaya upayanya untuk menjadikan indonesia sebagai negara islam, walaupun 
mungkin masih belum optimal karena masih adanya kelompok kelompok fundamentalis 
islam yang berkeliaran ngaco belo meneror masyarakat dan membakari tempat 
ibadah umat non islam. Setelah lengsernya suharto, memang terasa sekali 
kebrutalan islam dimana mana. Saat ini di indonesia agak mereda nggak tahu 
kenapa, entar sadar, insaf, malu, masa reses atau karena kurang dana..
 
Berkali kali kelompok kelompok islam lewat kendaraan politiknya berupaya 
mengganti isi pancasila dengan piagam jakarta yang mengagungkan sharia islam. 
Sila pertama pancasila yang sekarang ini dianggap mengganggu bagi islam, dan 
seakan merupakan kekalahan islam terhadap non islam, karena piagam jakarta yang 
mendukung sharia islam, harus diganti dengan kalimat yang dianggap pluralitas 
oleh bung karno.
 
 

Posted by: "wirajhana eka" [EMAIL PROTECTED]   wirajhana 
Mon Dec 8, 2008 6:14 am (PST) 
Bung KK, Tedy dan All
saya memperhatikan kalimat Bung teddy biasa2 saja, Ia menyampaikan Informasi
'Pancasila adalah ajaran dasar moral agama Buddha, yang ditaati oleh pengikut 
Siddhartha Gautama...

Tidak ada kata 'berasal' seperti yang dikatakan Bung KK:

'tentang pancasila yang menurut Bung Teddy berasal dari ajaran Budha itu.'

Malah kalau saya perhatikan dan kalo mau di sambung2-i, kelihatannya bung teddy 
ini berharap agar segenap kompenen bangsa ini kembali ke PANCASILA sebagai 
ajaran dasar moral Bangsa Indonesia yang ditaati oleh bangsa ini.

kalau benar maka Harapan Bung Teddy adalah keterlaluan.

Mengapa?

misalnya sila pertama: Ketuhanan yang Maha Esa

Ini membuat semua penduduk Indonesia tidak bisa mengikuti, karena 

Islam tidak mengenal Tuhan, namun Allah dan Muhammad 
Nasrani, tidak mengenal tuhan yang esa namun malah TIGA 
Hindu tidak mengenal Tuhan, namun Brahma atau Wisnu atau siwa...dan memang sih 
mereka menyatakan ada yang Esa namun bukan Tuhan tapi Sang Hyang Widhi 
disamping itu mereka juga menyampaikan sembah bakti mereka kepada para Leluhur2 
sebagai tanda penghormatan atas keberadaannya 
Kong Hu Cu, jelas2 tidak mengakui adanya Tuhan dan yang maha esa namun Dewa 
langit dan dewa2 lainnya yang saling menunjuang untuk keharmonisan semesta 
Buddhis, malah tidak mengakui ada Tuhan yang Maha Esa
Masa, semua harus di penjara gara-gara pancasila?

Nah, lebih baik itu dianggap peringatan bahwa NEGARA ini pernah saling mengalah 
bahwa yang mayoritas pernah mengalah..dan yang minoritas pernah di terima 
pendapatnya

Mengingat bahwa negara ini sangat menghormati keragaman, jadi seharusnya 
INSTITUSI PENEGAK keamanan sebagai YANG MAHA ESA di Negara ini jangan mau DI 
DUA-KAN oleh gerombolan2 macam FPI

kalo tidak mampu melaksanakan tugasnya..ya yang pertama harus di hukum ...ya 
para Penegak keamanan lah! 

Pangkat dan bajunya suruh di copot..dan disuruh pake rok.

Kaka Suminta <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
Salam,

Dalam melontarkan sebuah pemikiran, tentunya kita mengentahui ke arah
mana maksud pemikiran tersebut disasar. Dengan informasi, data dan
argumen kita menyampaikan premis dasar pemikiran tersebut.

Untuk informasi yang disampaikan Bung Teddy, saya melihat penyampaian
informasi yang tidak jelas ke mana arahnya. Dengan tingkat
sensitifitas pemahaman relijius bangsa yang rentan, dengan tingkat
toleransi perbedaan yang tidak bisa diprediksi saat ini saya fikir
kita perlu hati-hati melontarkan gagasan.

Mudah-mudahan komunitas medicare menanggapi secara dewasa tulisan yang
tentang pancasila yang menurut Bung Teddy berasal dari ajaran Budha
itu. Karena jelas jika benar demikian, sebenarnya tidak ada masalah,
karena kandungan dari Pancasila sebagai dasar negara dengan pancasila
sebagai ajaran Budha itu berbeda.

Tetapi sebaiknya Bung Teddy menyampaikan apa maksud penyampaian
informasi tadi secara utuh. Agar pembaca mengetahui dengan baik apa
premis dan konklusinya.

Wassalam

Pada tanggal 07/12/08, teddy sunardi <teddysunardi@ gmail.com> menulis:
> Pancasila adalah ajaran dasar moral agama Buddha, yang ditaati oleh pengikut
> Siddhartha Gautama. Kata Pancasila ini berasal dari Bahasa Sansekerta
> pañcaśīla dan berarti adalah Lima Tingkah Laku Baik.
>
> Dalam agama Buddha, mentaati Pancasila dianggap merupakan sebuah dharma.



      

Kirim email ke