http://www.antara.co.id/arc/2008/12/10/terjadi-4800-kasus-pelanggaran-ham-selama-2008/

10/12/08 19:22

Terjadi 4.800 Kasus Pelanggaran HAM Selama 2008


Bandung (ANTARA News) - Sepanjang tahun 2008, Komisi Nasional (Komnas) Hak 
Asasi Manusia (HAM) menerima 4.800 laporan tentang berbagai jenis pelanggaran 
terhadap Hak Asasi Manusia dari berbagai pihak.

"Dari 4800 kasus yang diterima Komnas HAM, dua persen merupakan kasus tentang 
pelanggaran hak atas kebebasan beragama dan keyakinan," kata Komisioner Komnas 
HAM RI Sub Komisi Pengakajian, Ahmad Baso, di Bandung, Rabu.


Menurutnya, jika dibandingkan tahun angka kasus tingkat pelanggaran HAM di 
Indonesia mengalami penurunan. "Untuk jumlah pelangaran HAM tahun lalu, saya 
tidak tahu secara rinci angkanya namun yang pasti tahun ini angka pelanggaran 
HAM berkurang,"katanya.

Dikatakannya, dari 4800 kasus pelanggaran HAM sepanjang tahun 2008 yang 
diterima oleh Komnas HAM, ada lima hak yang paling banyak dilanggar oleh 
berbagai kalangan seperti hak warga sipil, hak sosial ekonomi dan politik serta 
hak kebijakan.

Oleh sebab itu, sebagai upaya meminimalisir jumlah tindak pelanggaran HAM pada 
tahun depan, pihaknya akan merivisi nota kesepahaman atau MoU antara Komnas HAM 
dengan pihak Kepolisian tentang penanganan pelanggaran HAM.

"Saya harap, dengan direvisinya MoU ini, pihak kepolisian responsif dan aktif 
terhadap penanganan kasus pelanggaran HAM" ucapnya.

Sementara itu, Sekertaris Umum Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia 
(PBHI), Suryadi, mengatakan, berdasarkan riset yang dilakukan oleh pihaknya ada 
tiga daftar teratas sebagai pelaku tindak kejahatan dan intoleransi terhadap 
kebebasaan beragama dan berkeyakinan di Indonesia sepanjang tahun 2008.

Ketiga daftar pelaku tindak kejahatan dan intoleransi terhadap kebebasaan 
beragama dan berkeyakinan ialah ormas Front Pembela Islam (FPI), massa tidak 
dikenal, dan tokoh masyarakat.

Ia mengatakan, ada lima jenis hak yang paling banyak dilanggar, kelima hak itu 
ialah hak untuk berkumpul sebanyak 141 kasus, hak untuk beribadat sebanyak 138 
kasus, hak atas rasa aman sebanyak 127 kasus, hak atas perlindungan sebanyak 
130 kasus dan terakhir hak atas kebebasan dari hasutan dan kebencian 68 kasus.

Rencananya, pada tanggal 15 Desember nanti, ia akan melaporkan secara resmi, 
hasil risetnya itu kepada Komnas HAM dan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).(*)

COPYRIGHT © 2008

Kirim email ke