Halo Mas Hendra,
   
  Saya:
  Dari Adam s.d ke Muhammad ada berapa Nabi?
  25 an..
  -----------
  Kayaknya lebih deh pak.. 25 itu kan yang wajib diketahui kalangan muslim saja.
  ...
  Kalo masalah kiamat dan tidak kiamat itu urusan Tuhan pak. kita tidak bisa 
menentukan.
  
   
  Saya:
  Wah jadi 5000 tahun saja bisa menelorkan LEBIH dari 25 NABI ya...ck..ck...ck, 
lantas seburuk apa prilaku orang jaman dulu s/d Muhammad dan dibandingkan 
dengan jaman setelah MUHAMMAD s/d 1400 tahuan dan bahkan lebih?
   
  Menduakan Allah?...sama
  Bergaul dengan ahli sihir? sama
  menista allah?...sama
  Menipu dan/atau berbohong?...sama
  Curang dalam perbuatan(korupsi)? sama
  Membunuh?...sama
  Memperkosa wanita?...sama
  hubungan dengan sesama jenis? sama
  Memperbudak? sama
   
  Lho, koq ngga ada bedanya!!!...
  Lantas mengapa perlu 25 LEBIH nabi dalam kurutn waktu 4000 tahunan (s/d jaman 
Muhammad)?
   
  Wah...ada yang tidak beres dengan cerita nabi-nabi ini dan klaim 
kemahakuasaan Allah!
   
  Siapa bilang kiamat tidak bisa di tentukan? Saya bisa!
   
  Saya katakan tidak akan terjadi hingga 2012, tidak akan terjadi hingga 490 
tahun kedepan, tidak akan terjadi hingga 432.000 tahun kedepan, tidak akan 
terjadi hingga 1.000.000 tahun kedepan..
   
  Ah tapi...kalo lebih dari 50 tahun susah ya membuktikannya, keburu kita yang 
diangkatan ini mati ya...
   
  OK deh...Saya bikin sabda sekarang:
  ---
   
  KEPADA SEMUA ALLAH, SAYA PERINTAHKAN dan NYATAKAN pada KALIAN SEMUA bahwa: 
    
   TIDAK AKAN ADA KIAMAT s/d 432.000 tahun KEDEPAN.  
   PERINTAH dan PERNYATAAN ini TETAP BERLAKU baik saya MASIH HIDUP ataupun 
SUDAH MATI!
  PERINTAH dan PERNYATAAN ini berlaku Efektif mulai dari saat ini juga, jam ini 
juga, detik ini juga.
   
  Bos kalian,
   
  Wirajhana Eka/Eka Wirajhana
  ----
   
  Nah, mas Hendra...Sekarang anda sudah bisa hidup tenang...tidak ada satupun 
Allah di SELURUH SEMESTA ini..yang BERANI melanggar perintah saya..
   
  Tidak percaya? Mari, kita buktikan bersama!
   
  ***
   
  Hendra:
  Bagaimana dia bisa dapat menyayangi makhluk, tidak membedakan miskin kaya, 
tua muda,besar kecil ya pak? padahal tidak ada yang mengajarinya, kan ga ada 
tuhan.
  dan tau mana yang jujur dan mana yang bohong... siapa yang menentukan kalau 
itu jujur dan bohong ya? 
  mungkin dari hubungan sosial nya, eh berarti hub sosial orang atheis 
mengadopsi orang yang bkn atheis, secara tidak langsung mereka belajar dari 
tuhan.
  ---
   
  Ah, sungguh bodoh sekali anda...tetap tidak perlu allah dan sangat MUDAH 
untuk melakukan masalah ini. Mau bukti? 
   
  Saya ajarkan satu surat pada anda dan lakukan itu sendiri dengan tidak 
menyebut nama apapun saat melakukan ini, Dari surat berbuat ayat 1 dan 2:
   
  Wirajhana 01:
  Kalau hendak melakukan suatu perbuatan, pastikan bahwa apabila tindakan 
tersebut dilakukan (Baik/Buruk) orang lain kepada anda, apakah anda menyukai 
tidak?
   
  Wirajhana 02:
  Apabila saya diperlakukan Baik/buruk, apakah saya akan membalas atau tidak?
  maka jawabannya adalah lihat di ayat 01 di atas
   
  Nah, kalo jawabannya tidak SUKA, maka Konsequensi logisnya adalah jangan 
dilakukan
   
  Sesimple itu bos!..tidak perlu tuhan untuk berbuat sesimple itu
   
  ***
  Hendra:
  Semua syariat desesuaikan dengan situasi dan kondisi waktu itu pak, tidak 
terkecuali azab yang akan diturunkan,  apa harus sama model azab dan jarak 
waktu antara dulu dan sekarang?
  bukanya kita sadar bahwa dulu mengirim surat 1 minggu baru sampai, sekarang 
hanya beberapa detik sudah bisa kita baca? 
  tidak perlu tuhan mengirimkan angin selama 7 hari 7 malam, seperti halnya 
mengirim hujan 7 hari 7 malam pada kasus nuh.
  untuk memusnahkannya ini cukup dengan "senjata buatan manusia itu sendiri", 
cepak, efisien dan bersih.
  ---
   
  kalau melihat cerita nabi2 itu..ada yang pandai membunuh dan menghancurkan 
kota2 dan negara-negara...dengan alasan2 tertentu dan dikatakan atas nama 
tuhan...
  kalau menurut saya nabi yang seperti itu saat ini sudah ada, yaitu George 
Bush...
   
  Kalo nabi baru itu kebetulan berada di Aceh saat tsunami, Maka bisa 
dipastikan ucapannya di KITAB SUCI BUATAN dia, akan dikatakan bahwa SELURUH 
DUNIA TERENDAM AIR!
   
  Klaim mengklaim..itu mudah...tugas allah membuktikan ucapannya tentang Banjir 
Nuh itu memang ada dan bukan dongeng isapan jempol!
   
  Hendra Wijaya <t39u...@yahoo.co.id> wrote:
   
  Hallo pak Eka...
  Kita ketemu lagi.. bukan maksud untuk mendebat anda, cuma ingin memberi sudut 
pandang lain. he
   
  Pak Eka:
  Dari Adam s.d ke Muhammad ada berapa Nabi?
  25 an..
  -----------
  Kayaknya lebih deh pak.. 25 itu kan yang wajib diketahui kalangan muslim saja.
   
  Pak Eka:
  berapa jumlah manusia saat itu yang dikelola?
  dibawah 1 milyard!
   
  sekarang sudah 1400 tahun..sejak nabi terakhir
   
  ada 6.6 M manusia...tanpa kehadiran 1 nabi pun!
   
  kapan kiamat?
   
  setidaknya 432.000 tahun lagi TIDAK AKAN KIAMAT..
  ----------
  Kalo masalah kiamat dan tidak kiamat itu urusan Tuhan pak. kita tidak bisa 
menentukan.
  Eh.. ini untuk A theis ya... he sory pak.
   
  Pak Eka:
  Muslim mengatakan tidak ada NABI lagi selain Muhammad...maka siapa yang 
mengelola 432.000 tahun lagi kehidupan ini?
  -----------
  Yang mengelola kita sebagai muslim penerus muhammad pak.
  Anda jangan khawatir itu.
   
  Pak eka:
  kalau tanpa agama dan tuhan iapun bisa menyayangi mahluk hidup dan sesamanya, 
tidak membedakan kaya miskin, tua muda besar kecil?
  kalau ia bisa hidup jujur tidak korupsi, tidak berbohong tidak menipu?
   
  Apa hebatnya beragama dan bertuhan?
  -----------
  Bagaimana dia bisa dapat menyayangi makhluk, tidak membedakan miskin kaya, 
tua muda,besar kecil ya pak? padahal tidak ada yang mengajarinya, kan ga ada 
tuhan.
  dan tau mana yang jujur dan mana yang bohong... siapa yang menentukan kalau 
itu jujur dan bohong ya? 
  mungkin dari hubungan sosial nya, eh berarti hub sosial orang atheis 
mengadopsi orang yang bkn atheis, secara tidak langsung mereka belajar dari 
tuhan.
   
  Pak Eka:
  kenapa nabi muncul?
   
  Banyak yang durhaka dan menduakan allah, tidak menuruti perintah allah 
bla..bla..bla
  kemudian allah klaim banyak manusia berdosa hingga perlu bikin 
banjir...padahal jarak adam s/d nuh 2000 tahun-an
   
  dari nuh s/d sekarang 4000-5000 tahunan...koq ngga di musnahkan?
   
  Sekarang jelas lebih kompleks, lebih banyak manusia, tingkat kurang ajarnya 
sama [mungkin lebih...menurut kacamata nasrani dan Muslim]
   
  Koq ngga di musnahkan dengan model super bencana ala nuh?
   
  kenapa tiba2 saja allah ini jadi sabar? padahal ketika jaman buh begitu 
arogan dan megalomaninya dia dengan mengatakan bikin banjir?
   
  atau semua cuma dongeng pengantar tidur dari para tukang tipu.
  ----------------------
  Semua syariat desesuaikan dengan situasi dan kondisi waktu itu pak, tidak 
terkecuali azab yang akan diturunkan,  apa harus sama model azab dan jarak 
waktu antara dulu dan sekarang?
  bukanya kita sadar bahwa dulu mengirim surat 1 minggu baru sampai, sekarang 
hanya beberapa detik sudah bisa kita baca? 
  tidak perlu tuhan mengirimkan angin selama 7 hari 7 malam, seperti halnya 
mengirim hujan 7 hari 7 malam pada kasus nuh.
  untuk memusnahkannya ini cukup dengan "senjata buatan manusia itu sendiri", 
cepak, efisien dan bersih.
   

       

Kirim email ke