Dan kamu juga Hafsah,
Mengapa tidak menanggapi tulisan saya tentang "Mengapa orang menjadi 
Ateis"? Apakah kamu merasa ditelanjangi dan tidak bisa membantah?
 
--- In zamanku@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitaw...@...> 
wrote:
>
> Dakwah Itu Adalah Brainwashing Dalam Kegiatan Beragama !
>                                  
> Kontroversi, perdebatan, diskusi bebas terbuka, dan logika rasional
> akan menggagalkan proses brainwashing.
> 
> Brainwashing adalah sebuah proses yang bertujuan menanamkan ide2 
yang
> irrasional kedalam otak korban-nya.  Contoh umum brainwashing adalah
> dakwah agama.
> 
> Islam adalah contoh ajaran agama yang orthodox menggunakan cara2
> brainwashing dalam mengikat kesetiaan umatnya kepada ajaran 
agamanya.
> 
> Brainwashing itu sangat buruk, keji dan tidak berperikemanusiaan, 
dan
> oleh karenanya telah dilarang diseluruh dunia kecuali tentunya 
negara2
> Islam.  Brainwashing itu merusak kreativitas korban2nya, dan hal ini
> bisa kita semua saksikan bagaimana produktivitas rakyat di-negara2
> Islam maupun yang negara2 yang mayoritas Islam ternyata paling 
rendah
> didunia ini.  Selain rendah produktifitasnya, juga rendah sekali
> kreativitasnya.
> 
> 
> > Reza Rizqy <reza_rizqy@> wrote:
> > bisa dikemukakan buku dan orangnya mbak,
> > asyik juga bisa belajar lebih lagi, 
> > apalagi dari seorang scientist seperti mbak,
> > namun hingga saat ini saya tidak pernah
> > merasa dibrainwash diketika dipondok, simple
> > saja saya nggak pernah terfokus pada satu
> > hal karena saya punya pemikiran dan otak yang
> > harus saya jalankan. dan nyatanya sampai saat
> > ini saya tidak merasa dibrainwash baik secara
> > agama maupun organisasi, organisasi
> > kemayarakatan yang saya ikuti sekarang jauh
> > dengan organisasi kemasyarakatan yang berdiri
> > dan tumbuh dipondok saya, dan tidak ada masalah
> > bagi keluarga besar guru saya dengan organisasi
> > yang saya ikuti. dimana brainwash nya mbak
> > scientis.
> 
> Kalo mau debat kusir jangan dengan saya, kalo saya katakan agama
> merupakan ideologi yang membrainwash otak umatnya tentu ada buktinya
> dan juga ada experimentnya.  Tapi bukan tugas saya untuk
> menjelaskannya kepada anda.
> 
> Kalo anda mau debat kusir urusan itu, silahkan tanya kepada MUI dan
> DepAg kenapa ajaran Islam Ahmadiah harus dilarang, bahkan pimpinan 
MUI
> dan Menteri Agama menyatakan tidak boleh disebar luaskan karena
> berbahaya bisa merusak akidah.
> 
> Jadi sebenarnya sang Menteri Agama Islam dan MUI ini sudah tahu kalo
> agama itu merupakan brainwash sehingga kalo ada Islam Ahmadiah yang
> juga ikut2an melakukan brainwash dengan akidah2 lainnya tentu akan
> mengacaukan pola brainwash yang distandarisasi untuk ditanamkan
> kedalam semua benak umat Islam secara seragam.
> 
> Di Amerika, semua agama diberi kebebasan untuk berdakwah sehingga
> akibat brainwash yang saling bertentangan akan menyebabkan 
perlawanan
> dari korban yang dibrainwash sehingga semua bentuk brainwash 
akhirnya
> tidak lagi bisa mempan.
> 
> Itulah sebabnya, untuk menetralisir pengaruh brainwashing agama di
> Amerika ini diberikan kebebasan beragama se-bebas2nya.
> 
> Jadi, kalo anda masih menganggap ajaran agama anda itu bukan
> brainwash, lalu kenapa harus melarang Islam Ahmadiah ???  Kenapa Lia
> Eden itu harus ditangkap dan dilarang ???  Biarkanlah semua agama
> tumbuh adu keahlian brainwash sehingga akan menimbulkan perlawanan
> kontroversi dari brainwash itu sendiri.
> 
> Kenapa kristenisasi dilarang? Kenapa komunis dilarang? Kenapa Lia 
Eden
> dilarang? Kenapa Islam Ahmadiah dilarang?  Semua agama berusaha
> melindungi umatnya dari kemasukan brainwashing agama lainnya 
termasuk
> disini Islam.  Membakar gereja juga termasuk melawan brainwashing 
dari
> agama Kristen.
> 
> Lebih detailnya, debat kusir ini bisa anda lanjutkan dengan anggauta
> FPI, dengan Menteri Agama, dengan Ketua MUI, dll.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke