*Selasa, 23 Desember 2008*
http://www.fpi.or.id/default.asp
 *Tanggapan Atas Provokator Anti Syariat, Jackson Kumaat (Sekjen DPP-PKP)*

Sebagaimana diberitakan sejumlah media massa, ormas Front Pembela Islam
(FPI) berencana membentuk partai politik pada pemilihan umum (Pemilu) 2014.
Motif pendirian parpol ini, karena partai-partai politik Islam yang ada saat
ini, dinilai tidak mampu memperjuangkan Syariat Islam.

Mengomentari berita tersebut, Jackson Kumaat, Sekjen Dewan Pimpinan Nasional
- Partai Karya Perjuangan (DPN-Pakar Pangan), dalam acara 'Debat Caleg Muda
Kristen' di Gedung LPMI, Jakarta, Jumat (19/12/2008) MENOLAK KERAS "Partai
FPI" bila Perjuangkan Syariat Islam. Dia menyatakan "Bagi warga negara atau
partai politik yang berniat mengubah Pancasila dan UUD 1945, silakan keluar
dari NKRI. Bagi kami, NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar,"

Jackson mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas
siapa pun dan kelompok mana pun, yang selama ini memaksakan kehendaknya
mengganti ideologi negara. Jackson menyatakan, "Pakar Pangan siap PASANG
BADAN bersama aparat penegak hukum dalam menghadapi setiap orang atau
kelompok yang berniat merusak NKRI" tantangnya.

Menanggapi pernyataan Politisi Kristen ini, Ketua Umum FPI, Habib Muhammad
Rizieq Syihab, mengomentari dengan keras melalui suratnya yang dikirim ke
Redaksi www.fpi.or.id, yaitu sebagai berikut :

Jackson Kumaat telah melakukan FITNAH KEJI terhadap Islam. Dia hendak
memposisikan Syariat Islam "berhadap-hadapan" dengan NKRI, Pancasila dan UUD
1945. Padahal, Pancasila dan UUD 1945, TIDAK PERNAH MELARANG pemberlakuan
Syariat Islam secara Konstitusional dalam bingkai NKRI. Bahkan NKRI yang
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, telah sejak lama memberlakukan secara
resmi Syariat Islam dalam Hukum Perkawinan, Waris, Wasiat, Hibah dan Wakaf,
serta menyediakan infra struktur pelaksanaannya berupa Sistem Peradilan
Islam. Belum lagi produk hukum lainnya seperti UU Zakat, UU Haji, UU
Perbankan Syariah, UU Nanggroe Aceh Darussalam yang membolehkan pelaksanaan
Syariat Islam di Aceh, dan sebagainya.

Jackson juga ingin MEMITOSKAN dan MENGULTUSKAN Pancasila UUD 1945
sebagaimana pernah dilakukan oleh Orde Lama Orde Baru. Padahal, sejarah
membuktikan bahwa Pancasila UUD 1945 adalah produk hukum manusia yang bisa
berubah dan boleh berubah, bahkan Pancasila dan UUD 1945 memang pernah dan
telah berubah.

Pancasila yang ASLI AUTENTIK adalah Pancasila yang jadi KONSENSUS NASIONAL
yang disepakati secara AKLAMASI oleh Para Founding Father bangsa Indonesia,
baik dari kalangan Islam mau pun Sekuler, Muslim mau pun non muslim, dalam
Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
pada tanggal16 Juli 1945, yaitu Pancasila yang tertuang dlm PIAGAM JAKARTA
22 juni 1945, yang isinya adalah :


   1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi
   pemeluk-pemeluknya.
   2. Kemanusiaan yang adil beradab.
   3. Persatuan Indonesia.
   4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dlm permusyawaratan
   / perwakilan.
   5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 Ada pun Pancasila yang dilontarkan Ir.Soekarno pada Sidang Pertama BPUPKI
tanggal 1 Juni 1945, masih berupa wacana usulan, dan tidak pernah menjadi
Putusan Resmi sidang tersebut. Dan isi PANCASILA SOEKARNO tersebut adalah :


   1. Kebangsaan Indonesia.
   2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan.
   3. Mufakat atau Demokrasi.
   4. Kesejahteraan Sosial.
   5. Ketuhanan.

 Pada tanggal 18 Agustus 1945, melalui Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (PPKI) yang terburu-buru, tanpa diwakili para tokoh sentral
kelompok Islam karena adanya "sabotase", akhirnya kelompok Sekuler secara
sepihak dengan leluasa MERUBAH PANCASILA ASLI tanpa persetujuan kelompok
Islam, sehingga menjadi perdebatan sengit hingga saat ini dan melahirkan
permusuhan berkepanjangan. Bagi kelompok Islam, peristiwa tersebut menjadi
TRAGEDI DEMOKRASI yang telah melahirkan PANCASILA KONTROVERSIAL yang isinya
adalah :


   1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
   2. Kemanusiaan yang adil beradab.
   3. Persatuan Indonesia.
   4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dlm permusyawaratan
   / perwakilan.
   5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 Pada tanggal 29 Oktober 1949, Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS)
kembali MERUBAH PANCASILA, selanjutnya pada tanggal 20 Juli 1950, Konstitusi
NKRI yang disebut UUDS 1950 menguatkan PANCASILA RIS yang isinya adalah :

   1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
   2. Perikemanusiaan.
   3. Kebangsaan.
   4. Kerakyatan, dan
   5. Keadilan Sosial.

 Mr.Muhammad Roem menyebut PANCASILA 1949 1950 sebagai PENYELEWENGAN. Dan
Prof.Hazairin menyebutnya sebagai PANCASILA PALSU.

Akhirnya, pada tanggal 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit
yang intinya kembali kepada UUD 1945 yang dijiwai oleh Piagam Jakarta 22
Juni 1945 merupakan rangkaian kesatuan dengan konstitusi.

Dekrit Presiden Soekarno tersebut merupakan pengakuan bhw PANCASILA PIAGAM
JAKARTA adalah PANCASILA ASLI.

Memperhatikan Fakta Sejarah di atas, maka ternyata Pancasila pernah dan
telah dirubah dari aslinya. Karenanya, jika kini ada gerakan Islam yang
ingin mengembalikan Pancasila Asli tidak menyalahi sejarah mau pun
konstitusi, bahkan memang sudah semestinya. Apalagi dilakukan melalui
saluran hukum yang berlaku.

Ada pun UUD 1945 telah empat kali diamandemen oleh MPR RI. Jadi, baik
Pancasila mau pun UUD 1945 ternyata bisa dan boleh berubah, bahkan pernah
dan telah berubah dari aslinya. Semua itu sah-sah saja selama dilakukan
secara KONSTITUSIONAL.

Lalu, kenapa Jackson Kumaat mengancam akan mengusir siapa saja yang ingin
merubah Pancasila UUD 1945 dari NKRI karena mereka dicap pengkhianat NKRI ?!
Bahkan Jackson siap pasang badan melawan mereka ?! Apa Jackson mau menyebut
Soekarno-Hatta dan semua anggota PPKI yang telah merubah Pancasila Asli
sebagai Pengkhianat NKRI ? Atau menganggap semua Tokoh Bangsa dlm RIS NKRI
era 1950 sebagai Pangkhianat negara karena mereka juga pernah merubah
Pancasila ? Atau Jackson ingin mengusir semua anggota MPR RI yang telah
merubah UUD 1945 melalui empat kali amandemen ?!

Jackson Kumaat adalah Provokator yang ingin mengadu-domba anak bangsa.
Mengadu domba TNI-POLRI dengan UMAT ISLAM. Dia tidak tahu diri dan tidak
tahu berterima kasih kepada Umat Islam yang selama ini menghargai
kemajemukan dan tidak pernah memaksakan kehendak kepada kalangan Kristiani.

Soal Gereja Liar atau Pusat Kristenisasi yang disebut-sebut oleh Jackson
jadi korban pemaksaan kehendak umat Islam, seperti penutupan Kampus Setia di
Kampung Pulo - Jakarta Timur, adalah TIDAK BENAR. Yang benar tempat-tempat
tersebut telah melanggar SKB 2 Menteri tentang Kerukunan Umat Beragama,
dimana tempat-tempat tersebut telah meresahkan umat Islam karena secara
terang-terangan telah MEMAKSAKAN KEHENDAK untuk MEMURTADKAN umat Islam.
Khusus Kampus Setia, terjadinya pengusiran mahasiswanya karena tindak
kriminal yang dilakukan oleh mahasiswa kepada warga setempat secara
berulangkali.

Akhirnya, saya ingin mengingatkan semua pihak : "Mayoritas tidak boleh
menindas, tapi minoritas juga harus tahu diri, sehingga Bhineka Tunggal Ika
bisa tetap terjaga untuk NKRI yang damai sejahtera."

KESIMPULANNYA, pernyataan POLITISI KRISTEN JACKSON KUMAAT tidaklah
dimaksudkan untuk membela NKRI, Pancasila dan UUD 1945, secara
sungguh-sungguh. Akan tetapi hanya merupakan bentuk FITNAH, PROVOKASI dan
ADU DOMBA. Karenanya, pernyataan tersebut patut diabaikan, dan terhadap
Jackson wajib diwaspadai dan diawasi karena boleh jadi dia menjadi agen
asing untuk pecah belah bangsa. Dan FPI siap untuk mengganyang semua AGEN
ASING !

Disamping itu, Munarman SH, Panglima KLI (Komando Laskar Islam), selaku umat
Islam, menyampaikan hak jawabnya yang dikirim ke Redaksi www.fpi.or.id,
sebagai berikut :

Pernyataan Jackson Kumaat jelas telah menantang dan melecehkan serta penuh
fitnah. Perlu saya tanggapi, Jackson Kumaat itu tidak paham dengan politik
dan ideologi. Kalau dia konsisten dengan pikirannya, maka yang menolak dan
ingin mengganti syariat (akidah/ideologi) Islam dengan ideologi buatan
manusia, maka dia harus keluar dari alam raya ini. Dia harus paham bahwa
seluruh alam raya ini ada Yang memiliki dan menciptakan, dan
Pemilik/Pencipta tersebut menciptakannya beserta seluruh aturan yang sudah
ditetapkan. Jadi kalau menolak konstitusi agama Islam dan aturan/syariat
Islam silahkan dia mencari tempat di luar alam raya yang bukan diciptakan
oleh Allah SWT. Silahkan dia (kalau dia mampu) ciptakan dulu alam tempat dia
berpolitik yang sepenuhnya bebas dari pengaruh Allah SWT.

Kalau dia (Jackson Kumaat) siap pasang badan maka saya Munarman yang akan
menghadapi dia. Jangan sok jago dan gertak sambal, badannya adalah bagian
saya kalau dia siap pasang badan! (Redaksi fpi.or.id/RM)

Kirim email ke