Hello ttbnice,

Saya jawab singkat saja ya

Justru yang sampeyan debat itulah beyond logic yang terasa musykil yang 
diutarakan oleh pak Tawang .

Harus kita akui bahwa agama apa pun berpotensi membuat umatnya merasa exclusive 
yang mengakibatkan friksi. Tak usah saya sebutkan sampeyan tentu sudah faham.

Maksudnya angka 0 dan 1 adalah yang paling amazing dan berguna untuk umat 
manusia itu bagaimana? Apakah karena dipakai sebagai digit pokok dalam 
computer? Kalau ya, itu kan hanya karena kesepakatan saja. Sebenarnya memakai 0 
dan 2 atau 2 dan 3 pun bisa. 

Mengenai amazingness dan mukjizat itu sebetulnya ada di setiap agama. Justru 
itu yang merupakan daya tariknya. Contoh : Yesus bangkit dari wafatnya. Budha 
lahir, menerima pencerahan, dan matinya tepat pada saat bulan purnama dll. Jadi 
Pak Tawang tidak bermaksud membodohi umat, tetapi memang begitulah kenyataannya.

Kalau saya kebetulan orang Jawa (tersirat dari nama saya) dan membawa budaya 
Jawa yang kebetulan cocok dengan etika umum apa salahnya untuk dipakai? 
Sebaliknya sampeyan ttbnice (menyiratkan niat undercover, nggak jelas) yang 
membawa budaya apa adanya, kalau memang tidak sesuai dengan etika umum apa 
salahnya untuk menyesuaikan. Saya ingin tahu, apakah sampeyan akan mengatakan 
apa adanya : " Bodoh!" kalau anak sampeyan tidak ngerti ngerti? Apakah sampeyan 
akan menjawab "Habis nge--" kalau ditanya teman atau anak, sehabis making love 
sama istri? Jadi yang pokok bukan primordialismenya tetapi adabnya.

Mengenai pedofil saya tidak mengatakan kadang kadang senang dengan anak di 
bawah umur, tetapi saya katakan kalau kebetulan saling cocok secara batiniah 
dengan orang yang jauh lebih muda. Kalau kadang kadang itu sih masih termasuk 
gemar. Kalau sampeyan mengatakan prakteknya ada yang menggunakan tekanan, harta 
dll, berarti kalau suka sama suka tanpa paksaan boleh dong? Kalau berdasarkan 
pengetahuan moderen asal sudah mampu memilih keputusan dan bertanggungjawab 
atas keputusannya itu maka banyak sekali gadis gadis usia 12 tahun yang 
memenuhi syarat. Gadis gadis muda sekarang (modern) kan pinter pinter. Maaf 
saya tidak bermaksud membela pedofil tetapi sekedar mengungkapkan bahwa kaidah 
kaidah pelarangan pedofil itu masih lemah alias banyak celahnya. Juga mengenai 
apakah gadis muda itu sudah siap atau masih nebeng ortunya, lha yang udah telat 
kawin pun banyak yang masih nebeng ortunya kok.

Salam,
Supriyadi


  ----- Original Message ----- 
  From: ttbnice 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Thursday, December 18, 2008 1:22 PM
  Subject: Re: [zamanku] Untuk ttbnice- Tawangalun tidak bodoh






  From: Supriyadi 
  Sent: Wednesday, December 17, 2008 12:15 PM
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Subject: Re: [zamanku] Untuk ttbnice- Tawangalun tidak bodoh



  Hello ttbnice ! Saya ada di sini sini aja kok boss.

  Soal beyond logic perlu bagi semua orang yang beragama. Bukan hanya bagi pak 
Tawang atau Anda saja.

  Kalau mau jujur semua umat yang meyakini agamanya masing masing dan menerima 
agamanya apa adanya sebenarnya mereka tahu ada hal hal di dalamnya yang beyond 
logic.

  Nice
  Itulah sebabnya saya tanya kemane aje pak Supriyadi ini. Karena selama ini 
saya merasa menyadari betul apa arti iman (beyond logic) dari sebuah agama, 
makanya ga pernah saya debat.


  ===============

  Hubungan antar umat beragama, sebab dan akibatnya, akhirnya mau nggak mau 
akan menyangkut ke agamanya masing masing juga yang berisi ayat ayatnya masing 
masing. Tinggal kebijakan masing masing dalam menjalaninya.

  Nice

  Justru itu, jika ada ajaran agama yg mengajarkan menyakiti sesamanya, maka 
saya ikut campur lebih dalam. Sampe ke ayat2 kalo perlu atau ke nabinya 
sekalian.  Siapapun boleh jadi gila oleh "beyond logic" agamanya, asal jangan 
ganggu orang lain. Jadi batasannya sudah jelas.

  ==================

  Mengenai angka interlock 19 itu, walaupun banyak orang yang menganggap 
reka-rekaan, tetapi kok ya bisa ratusan jumlah kecocokan dan 
interdependensinya. Katakanlah itu hanya faktor kebetulan, tapi bukankah itu 
amazing ? Saya bilang, kalau hati kita memang bersih tanpa sentimen negatif, 
pasti akan mengherani kenyataan tersebut.

  Nice

  Justru kalo hati bersih, akan menerima angka 0 dan 1 sebagai yang paling 
amazing, dan paling berguna bagi umat manusia. Saya sebetulnya tidak 
mempersoalkan "amazingnya", tapi pemanfaatan "amazing" untuk pembodohan umat yg 
saya khawatirkan. Tawang salah satu cintohnya. 

  Seharusnya Islam tidak perlu amazing2an agar umatnya tetap percaya.

  ===================


  Tentang suka otak atik beyond logicnya christianity saya terus terang tidak 
tahu siapa mendahului siapa. Tetapi saya lihat pak Tawang dalam posisi 
menjawab. Lagipula harus diakui beliau lebih tenang dalam menjawab, less 
emotionally, dibanding "lawan lawannya" yang lebih sering mencaci maki bahkan 
jorok yang samasekali jauh dari ajaran Kristus. 

  Nice

  Anda benar soal ketenangan dan kesabaran Tawang menjawab, tapi salah soal 
caci maki pihak lawan. Dari namanya saya rasa anda berasal dari Jawa, sama 
seperti Tawang. 

  Lemme tell you pak Supri, welcome to the real world. Dimana ada orang Batak, 
Ambon, Makasar, Padang, Cina yg memiliki budaya dan karakter bermacam2, bahkan 
bertolak belakang.

  Jika saya berkata bodoh, dan memiliki arti bodoh. Itu namanya bukan caci 
maki. Itu adalah kalimat yg benar dan sesuai dengan tujuan kata "bodoh" dibuat 
oleh nenek moyang kita. Tinggal tugas saya hrs membuktikan kebodohan tsb.

  Jika saya berkata "ngewe" dan berarti yg sebenarnya, saya bukan berkata 
jorok, karena itu kalimat yg benar. Saya bukan orang yg suka mengganti kata 
bodoh dengan "coba belajar sdikit lagi" atau ngewe dengan " melakukan hubungan 
suami istri". Saya bukan orang Jawa yg suka cari jalan berputar2 padahal ada 
jalan pendek di depan mata.dan artinya SAMA.

  Jika anda membacanya terkesan caci maki dan jorok, itu karena budaya anda 
mengajar anda seperti itu. 

  ==================


  It's OK perkosa tetangga yang tidak berbaju muslim ? It's not OK to me. Has 
he really said that ? Better ask him to clarify !

  Nice

  Clarify? Lu search aja deh diskusi gw dengan Tawang. Saya juga ikut nyari. 
Saya akan kabarin kale ketemu.


   =====================

  Dalam polemik di sini, pengertian pedofilia terasa menyimpang dari arti 
sesungguhnya yaitu penyimpangan seksualitas yang berciri menyenangi seks hanya 
dengan anak anak saja. Tidak tertarik secara seksual dengan orang dewasa. Kalau 
seseorang yang kebetulan saling cocok secara batiniah dengan orang yang jauh 
lebih muda bukan berarti pasti penderita pedofilia. Karena sebetulnya dia juga 
secara seksual tertarik dengan orang yang lebih dewasa.

  Nice

  Nah, anda yang jauh lebih nalar daripada Tawang aja, ternyata bisa jatuh ke 
dalam kesalahan. Anak kecil ya anak kecil. Orang dewasa yg doyan anak kecil 
entah itu doyannya cuma anak kecil doang atau kadang2 anak kecil, sama saja 
disebut pedofil. Jangan suka gutak gatik gatuk ah...

  Orang dewasa yg sudah diberikan akal pikiran jauh lebih luas seharusnya 
mengayomi yg bau kencur, bukan memanfaatkan. Lu liat aja prakteknya ada yg pake 
tekanan, ada yg pake duit, semuanya hanyalah kepentingan si dewasa. Yg kasus 
jatuh cinta mah hanya 0,00001%. 

  Kalo anak kecil berbuat salah ya nasehati. Kalo mintanya sex, opo iyo 
dikasih? Ya ndak toh? Piye mas iki..

  ===================

  Makanya ada batas umur yg pantas dianggap dewasa, yaitu usia yg berdasarkan 
ilmu pengetahuan modern dianggap sudah mampu memilih keputusan dan bertanggung 
jawab atas keputusannya.


  Harus diakui bahwa norma atau kelaziman di jaman dulu bisa berbeda dengan 
sekarang mengenai usia kedewasaan seseorang untuk menjalani perkawinan. Tidak 
usah jauh jauh, sekarang ini saja di daerah Indramayu banyak sekali gadis gadis 
yang menikah di usia 12 karena adat setempat. Bukan karena banyaknya kaum 
pedofilia di sana. Dan memang tidak bisa disangkal bahwa pelaku perkawinan dini 
tidak selalu berakibat buruk baik phisically maupun psychologically. 

  Nice

  Kok tulisan anda bertolak belakang sih? Katanya batas umur dewasa berdasarkan 
pengetahuan, tapi di paragraf lain mengatakan fine2 aja tuh yg kawin muda. Jadi 
maksud anda apa? Anda ga setuju dengan pengetahuan?

  Batas umur jangan buat kawin atau buat enaknya doang. Tapi bagaimana dengan 
tanggung jawabnya? Apa dia sudah siap? Atau masih nebeng sama ortu?

  Ada ribuan pengetahuan modern yg mengubah cara pandang manusia sehingga 
merubah cara hidup manusia. Yang pastinya untuk menjadi lebih baik. Tapi 
sayangnya semua pengetahuan itu tidak diperoleh semua orang. Makanya banyak 
cara2 lama masih dipraktekkan.

  Saya tidak minta anda untuk merubah semua orang dalam semalam, tapi saya 
minta anda (yg sudah menerima pengetahuan itu) untuk dapat membedakan mana yg 
benar dan yg salah. 


  ====================


  Sorry, I am not a paedophilia follower but just want to see the real world !

  Nice

  Tapi bukan berarti anda harus membenarkan yang salah di real world. Yang 
salah tetap salah. Anda tau kenapa di desa2 banyak penyuluhan? Itulah bentuk 
tanggung jawab si yang tahu kepada yang tidak tahu. Itulah yg seharusnya anda 
lakukan di Indramayu.

  ==

  Salam,
  Supriyadi






    ----- Original Message ----- 
    From: ttbnice 
    To: zamanku@yahoogroups.com 
    Sent: Monday, December 15, 2008 2:52 PM
    Subject: Re: [zamanku] Untuk ttbnice- Tawangalun tidak bodoh



    Anda kemana aja bos?

    Saya dari dulu berusaha ga pernah mau terlibat debat soal iman atau adu 
ayat. Tapi saya lebih fokus ke hubungan antar umat beragama, sebab dan 
akibatnya. Jadi ga usah kasih contoh soal beyond logic ke saya, mungkin lebih 
baik ke Tawang.

    Mengenai Tawang, sebaiknya baca dulu opini2 dia mulai si angka 19 yg 
"ajaib", yg suka otak-atik 'beyond logic" nya kresten, pendapat dia yg "it is 
ok to perkosa tetangga yg ga pake baju muslim", dan dukungan terhadap 
pedofilia.  

    Seseorang yg berpengetahuan luas, jelas akan bisa menilai pedofilia itu 
benar atau tidak. 




    From: Supriyadi 
    Sent: Friday, December 12, 2008 9:54 AM
    To: zamanku@yahoogroups.com 
    Subject: Re: [zamanku] Untuk ttbnice- Tawangalun tidak bodoh



    Hello ttbnice,

    Pak Tawangalun itu tidak bodoh. Walau menyiratkan kesederhanaan cara pikir 
tetapi pengetahuannya cukup luas. Harus diakui bahwa banyak sanggahannya yang 
tak terjawab oleh umat non Islam.

    Beliau itu jujur, apa adanya, tidak mengada-ada. Coba bandingkan dengan 
nyonya Mus yang sepertinya memukau tapi banyak MUSlihat dan tendensius.

    Menurut Anda "kebodohannya" akibat interpretasi literal soal agama. Saya 
berpendapat bahwa kehidupan beragama (semua agama) dapat berlangsung terus 
hingga sekarang justru karena tetap adanya orang orang yang demikian. Yang 
secara tidak langsung memelihara keutuhan agama sebagaimana adanya.

    Karena dalam ajaran agama apa saja itu banyak hal yang beyond logic at the 
time being  maka kalau digerus terus secara logic menurut kemampuan logika 
manusia sekarang pasti lama lama akan habis.

    Suatu contoh, keberadaan Tuhan saja sudah beyond logic. Buktinya banyak 
polemik terjadi di milis ini tentang hal itu. Maka ajaran semua agama mengenai 
keberadaan Tuhan/Yang maha kuasa harus diterima literal. Hal mana menurut kaum 
beragama hal itu adalah logic.

    Salam,
    Supriyadi

      ----- Original Message ----- 
      From: ttbnice 
      To: zamanku@yahoogroups.com 
      Sent: Tuesday, December 02, 2008 4:02 PM
      Subject: [zamanku] Re: Mau tanya tentang islam


      Memang Tawang ini unik. Dibalik kebodohannya (akibat interpretasi
      literal soal Islam) tersimpan sedikit kejujuran. TErmasuk sedikit
      muslim yg mampu membedakan mana yg benar dan salah soal teroris dan
      berdiri tegas di atasnya.

      Tidak seperti HNW yg sok ngomong Islam indah, tapi ketika ada isu soal
      Islam dan non Islam, langsung keluar tanduk lucifernya.

      Memang sayang, ketegasan dan kejujuran seperti ini bersandar pada
      sesuatu yg salah.

      --- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
      >
      > Islam itu menjadi bermacam macam sekarang,ada Islam ala Ngrucky yang
      > menghasilkan orang seperti Amrozy ,Imam Samudera.Ada Islam NU yang
      > sukak Tahlil,atau ada Islam Muhammadiyah yang termasuk moderat.
      > La yang Islam salafi seperti ini:
      > 1.Kafir dhimy tdk boleh diserang,artinya Kafir yang sudah pegang Visa
      > dari aparatnya SBY,sebab Islam salafi harus patuh thd Khalifah
      > terbaiat,la SBY itu termasuk Khalifah terbaiat yang harus ditaati.
      > 2.Jadi tindakan FPI yang ndului SBY pada ngepruki warung oleh Salafi
      > dianggap salah.
      > 3.Yang boleh diserang Kafir yang mana?
      > Yaitu Kafir seperti di Ambon dulu.Salafi juga ngirim Laskar Jihad
      kesana.
      > Nah bermacam macamnya Islam itu memang telah disabdakan oleh
      > Rasul,bahwa nantinya Islam akan terbagi menjadi 73 Golongan,tapi yang
      > selamat adalah yang mengikuti Sunahku.
      > 
      > Shalom,
      > Tawangalun.
      > 
      > - In zamanku@yahoogroups.com, Kencana Parwata <kencanaparwata@> wrote:
      > >
      > > sebelum diskusi teus berjalan, maaf saya menyela dan ingin bertanya,
      > > apakah memang benar adanya kata dalam Al Qur'an mengenai jihad dan
      > perangi kafir
      > > 
      > > jihad seperti apa yang dicontohkan muhammad hingga sebagian muslim
      > saat ini berani melakukan kekerasan atas nama agamanya,?
      > > dan siapa yang termasuk orang kafir, serta orang perangi seperti apa
      > yang dimaksud dalam Qur'an?
      > > 
      > > pertanyaan ini sengaja saya kemukakan sebab selama ini sudah terjadi
      > berbagai aksi kekerasan yang dilakukan manusia yang kebetulan islam,
      > dan menyatakan bahwa tindakannya benar menurut islam, namun dibeberapa
      > milist banyak pula orang islam yang mengatakan kalau islam agama damai.
      > > 
      > > dua hal ini tentu sangat kontradiktif, 
      > > semoga bagi teman teman muslim yang ingin menanggapi dapat
      > menyampaikan fakta dan kenyataan yang ada tanpa ada yang ditutup tutupi.
      > > 
      > > 
      > > 
      > > Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar?
      > Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
      > >
      >







   

Kirim email ke