Tidak semua negara memiliki kekuatan ekonomi yg berimbang. Yg kita 
saksikan sekarang ini adalah pemaksaan negara ekonomi kuat agar negara2 
lain (yg lebih lemah secara ekonomi) untuk menerapkan Free trade. 
Keadaan ini tentu saja tidak adil. Negara yg industrinya masih lemah 
menginginkan perlindungan. Free trade ini bisa menjadi sarana penjajahan 
baru.
Apakah bentuk perdagangan akan menuju kesana dimasa mendatang. Hanya 
jika tercipta keseimbangan, selain itu mungkin perlu 'dirawat inap'. 
Masih banyak kasus sengketa dlm sistem ini.

Amerika sendiri menjadi negeri yg lucu, ketika memaksa para negara utk 
tidak terlibat dalam bisnis tetapi kini memilih bail out perusahaan2 di 
negaranya. Aturan2 global ternyata menguntungkan satu pihak.



ttbnice wrote:
>
> Tawang, FYI
>  
> Globalisasi itu bukan hukumnya amrik, tapi efek dari kepadatan manusia 
> dan jarak yg semakin pendek.
> Negara itu artinya tata tertib. Jadi Amerika itu adalah sebuah bentuk 
> tata tertib. Masalah persaingan bisnis (entah itu mobil maupun 
> komputer) adalah bentuk individual, bukan negara.
> Free Trade adalah bentuk perdagangan masa depan seiring dengan 
> mengglobalnya manusia. Alias mau tidak mau akhirnya akan seperti itu.
> Tenaga kerja adalah tanggung jawab negara, jika dibebaskan, bagaimana 
> nasib tenaga kerja asli negara tsb? Memang komplex. Tapi globalisasi 
> tenaga kerja akan datang saatnya.
>  
>
> *From:* betoroismoyo@ yahoo.com <mailto:betoroism...@yahoo.com>
>
> Ane setuja kalo aturan bikinan wong tidak adil, tapi yang lebih 
> mengerikan sekaligus menjijikan adalah aturan nyang dibikin alloh, 
> ayat2 alquran sadis, miris, pedih, dan merusak nalar. Dalam hal ini 
> jelas ajaran manusia lbh manusiawi daripada ajaranya alloh.
> Kesimpulanya, alloh bodo bin buas.
>
>
> -original message-
> Subject: [zamanku] Re: Hukum Yang Dibawa nabi itu Adil Sekali
>
> Yang aneh itu Hukumnya Amerika globalisasi itu.Tadinya ngusul agar
> seluruh barrier dihilangkan .lalu industri mobil Jepang bisa
> mengkolapskan industri mobil Amerika,kok Amerikanya kaing2?
> lalu kenapa tenaga kerja tidak ikut globalisasi? Mestinya tukang
> batu,tukang kayu dari Indonesia harus tidak dibatasi masuk Uni Eropa
> dll.Makane kalau aturan yang bikin uwong itu pasti gak adil.
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>

Kirim email ke